Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Tangis Haru Warnai Penutupan MPLS di Banyumas, Siswa Sungkem dan Basuh Kaki Orangtua!

Tangis Haru Warnai Penutupan MPLS di Banyumas, Siswa Sungkem dan Basuh Kaki Orangtua

Waktu: 2026-09-12 19:15:42 Sumber: Meadow Rocket Penulis: Bisnis Dibaca: 463x

Kepala SMP Negeri 4 Kedungbanteng, Durotun Nasikhin mengatakan, rangkaian MPLS bertujuan membantu siswa baru beradaptasi dengan lingkungan sekolah, mulai dari mengenal fasilitas, tata tertib, hingga budaya sekolah.

"MPLS ini untuk menumbuhkan motivasi, semangat belajar, serta karakter positif seperti disiplin, tanggung jawab, dan kerja sama, sekaligus membangun hubungan yang baik antara siswa baru dengan guru, tenaga kependidikan, dan teman sekelas," kata Durotun kepada wartawan, Jumat.

Ia menjelaskan, prosesi sungkeman menjadi pembeda pada penutupan MPLS tahun ini.

Rasa terima kasih dan memohon doa restu

Melalui kegiatan tersebut, siswa diajak menyampaikan rasa terima kasih sekaligus memohon doa restu kepada orangtua sebelum memulai perjalanan belajar di jenjang SMP.

Suasana haru terlihat ketika para siswa bersimpuh di hadapan orangtua mereka. Tidak sedikit orangtua yang memeluk anaknya dan menangis sambil memberikan doa.

Selain sungkeman, para siswa juga membasuh kaki orangtua menggunakan air yang diberi taburan bunga sebagai simbol penghormatan, bakti, dan rasa syukur atas perjuangan orangtua membesarkan mereka.

"Kegiatan mencuci kaki orangtua menggunakan air bunga menjadi simbol penghormatan, bakti, dan rasa syukur anak kepada orangtua yang telah menjadi perantara perjuangan dan kasih sayang dalam kehidupan mereka," ujar Durotun.

Pelepasan balon warna-warni

Panitia kegiatan, Ailys Fauziah, menambahkan, penutupan MPLS juga diisi dengan pelepasan balon warna-warni yang telah ditulisi cita-cita dan harapan para siswa.

"Balon yang diterbangkan menjadi simbol semangat para siswa untuk belajar, berprestasi, dan menggapai cita-cita di masa depan," kata Ailys.

Menurutnya, rangkaian kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan mengenalkan lingkungan sekolah, tetapi juga menanamkan nilai-nilai karakter, seperti menghormati orangtua, bersyukur, disiplin, dan memiliki semangat meraih impian.

Salah seorang orangtua siswa, Lida, mengaku terharu mengikuti prosesi tersebut.

"Ini menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi saya sebagai orangtua dan juga bagi anak saya," ujarnya.

(Editor: Hiburan)

Konten Terkait
  • Paniknya Ibu-ibu di Bogor Lihat 2 Ular King Cobra, Minta Bantuan Damkar
  • 4 Jenis Alat Masak yang Paling Cocok untuk Kompor Listrik, Catat!
  • Peneliti Temukan Mikroplastik di Ekosistem Laut Dalam Terpencil di Bumi, Alarm bagi Manusia?
  • Xiaomi Redmi Kids Watch Pro Resmi, Smartwatch Anak dengan Offline Tracking
  • Penjahit di Bali Cekcok dengan Pelanggan hingga Singgung SARA, Kini Mina Maaf
  • Pimpinan KPK Sebut Kasus Febrie Tak Bisa Diambil Alih dengan Sembarangan
  • Prediksi Skor Robbie Gaspar untuk Final Piala Dunia 2026 Spanyol Vs Argentina, Jagokan Siapa?
  • Disalurkan di Kopdes, Prabowo: Barang Subsidi Milik Rakyat, Tidak Diperdagangkan
Konten Rekomendasi
  • Anak Peneror Bom di SDN Srengseng Sawah 15 Pindah Sekolah
  • Ledakan Gudang Amunisi Madiun, Karangan Bunga Berjejer di Kediaman Serda Hengki
  • Spesialis Maling Motor Bersenpi Ditangkap Polisi, Sudah Beraksi 20 Kali di Jaksel
  • Kenapa Konsumen Masih Saja Terjerat Rayuan Pengembang Nakal?
  • INFOGRAFIK: Hoaks Ibu Rumah Tangga Dapat Bantuan DAP Australia Sebesar Rp 1 Miliar
  • Pemerintah Gelontorkan Rp 10,3 Triliun untuk Percepat Program Listrik Desa