Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Investasi Semester I 2026 Tembus Rp 1.010 Triliun, Serap 1,45 Juta Tenaga Kerja!

Investasi Semester I 2026 Tembus Rp 1.010 Triliun, Serap 1,45 Juta Tenaga Kerja

Waktu: 2026-09-12 19:02:33 Sumber: Meadow Rocket Penulis: Kesehatan Dibaca: 287x

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani melaporkan realisasi investasi pada semester I 2026 mencapai Rp 1.010,6 triliun. Nilai tersebut setara 49,5 persen dari target investasi sepanjang tahun sebesar Rp 2.041,3 triliun.

Rosan mengatakan, capaian itu tumbuh 7,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu, meski perekonomian global masih dibayangi tantangan geopolitik dan geoekonomi.

"Target tahun 2026 sebesar Rp 2.041,3 triliun. Pada semester pertama atau Januari sampai Juni 2026, realisasi investasi mencapai Rp 1.010,6 triliun atau meningkat 7,2 persen secara year-on-year. Capaian ini sudah memenuhi 49,5 persen dari target tahunan," ujar Rosan usai melaporkan perkembangan investasi kepada Presiden di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (16/7/2026).

Realisasi investasi tersebut juga menyerap 1.448.862 tenaga kerja. Jumlah itu meningkat sekitar 15 persen dibandingkan semester I 2025.

Berdasarkan sumber pendanaan, Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) mencapai Rp 502,9 triliun atau 49,8 persen dari total investasi. Penanaman Modal Asing (PMA) mencapai Rp 507,6 triliun atau 50,2 persen.

Komposisi investasi di Pulau Jawa dan luar Jawa juga relatif seimbang.

Investasi di Pulau Jawa mencapai Rp 502,8 triliun atau 49,8 persen dari total realisasi. Investasi di luar Jawa mencapai Rp 507,8 triliun atau 50,2 persen.

DKI Jakarta masih menjadi daerah dengan realisasi investasi terbesar secara gabungan PMA dan PMDN, yakni Rp 173,9 triliun atau 17,2 persen dari total investasi nasional.

Posisi berikutnya ditempati Jawa Barat dengan investasi Rp 138,1 triliun, disusul Jawa Timur Rp 72,7 triliun, Sulawesi Tengah Rp 68,7 triliun, dan Banten Rp 66,3 triliun.

Sektor industri logam dasar, barang logam, bukan mesin, dan peralatannya menjadi penyerap investasi terbesar pada semester I 2026. Nilainya mencapai Rp 150,4 triliun atau 14,9 persen dari total investasi.

Rosan menambahkan, Singapura masih menjadi investor asing terbesar di Indonesia pada semester I 2026 dengan nilai investasi 8,8 miliar dollar AS.

Posisi berikutnya ditempati Hong Kong dengan investasi 7,8 miliar dollar AS, Tiongkok 3,9 miliar dollar AS, Jepang 1,9 miliar dollar AS, dan Amerika Serikat 1,7 miliar dollar AS.

Menurut Rosan, tingginya realisasi investasi menunjukkan kepercayaan investor terhadap Indonesia tetap terjaga di tengah ketidakpastian global.

Ia menilai stabilitas ekonomi dan politik, tingkat pengembalian investasi yang menarik, serta reformasi perizinan menjadi faktor yang mendorong arus investasi tetap tumbuh.

"Kami terus menjaga dan meningkatkan iklim investasi, termasuk melalui penyederhanaan perizinan agar memberikan kepastian bagi para investor," ujar Rosan.

(Editor: Olahraga)

Konten Terkait
  • 3 Kapal di Muara Angke Jakut Terbakar, Damkar Kerahkan 65 Personil
  • Jenazah Turis China Masih Tertahan di Labuan Bajo, Tunggu Keluarga Datang ke Indonesia
  • Bukayo Saka Jawab Keraguan Thomas Tuchel Usai Hattrick ke Gawang Perancis
  • Karut-Marut Ganti Rugi Bendungan Temef: Hak Ulayat Diklaim Sepihak, Arsip Desa Diduga Raib
  • Wisatawan Batal Berfoto di Monumen Habibie-Ainun karena Kurang Terawat, Dinsos Parepare Janji Tindak Lanjuti
  • PP 30/2026: Unduh Data Perusahaan Kena Tarif Rp 500.000, Paket 100 Perusahaan Rp 5 Juta
  • Pertalite Langka di Sumut karena Konsumen Pertamax Beralih? Ini Analisis Pengamat
  • Berbagai Tanda Tubuh Kurang Tidur yang Sering Tak Disadari, Termasuk Naik Berat Badan
Konten Rekomendasi
  • WN Iran Ditangkap Usai Curi Uang Kasir Minimarket di Badung Bali, Modus Tukar Uang
  • 7 Makanan Terbaik untuk Dipadukan dengan Telur
  • Tak Ingin Pengendara Celaka, Pemulung di Padang Tambal Jalan Rusak dengan 60 Karung Puing Bangunan
  • Ada Konser Akbar Monas 2026, Berikut Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Medan Merdeka
  • Rasa Group Bidik Timur Tengah hingga AS, Andalkan Ekspor Brand Kuliner Indonesia
  • SPP SMA/SMK Negeri Diusulkan Aktif Lagi di Jabar, Terapkan Skema Bertingkat, Ini Alasannya