Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Kasus Pemerkosaan Anak di Sampang, Polisi Dalami Grup "Teh Gembul" Buatan Para Tersangka!

Kasus Pemerkosaan Anak di Sampang, Polisi Dalami Grup "Teh Gembul" Buatan Para Tersangka

Waktu: 2026-07-29 17:12:47 Sumber: Meadow Rocket Penulis: Teknologi Dibaca: 527x

Penyidikan kasus dugaan pemerkosaan secara bergilir terhadap seorang anak berusia 15 tahun di Kabupaten Sampang, Jawa Timur, mengungkap fakta baru.

Polisi menemukan para tersangka sempat membuat grup WhatsApp (WA) bernama "Teh Gembul" untuk berkomunikasi.

Kapolres Sampang AKBP Hartono membenarkan keberadaan grup bernama tersebut. Namun, saat penyidik melakukan penelusuran, grup itu sudah tidak lagi aktif karena para anggotanya keluar setelah penangkapan terhadap salah satu tersangka.

"Mereka membuat grup bernama Teh Gembul," ujarnya, Jumat (17/7/2026), dilansir dari TribunJatim.

Menurut dia, penyidik juga belum dapat mengetahui isi percakapan dalam grup tersebut karena riwayat chat telah hilang.

Meski demikian, polisi memastikan grup percakapan tersebut memang dibuat oleh para tersangka.

Penyidik juga masih mendalami apakah seluruh 27 tersangka tergabung dalam grup tersebut atau hanya sebagian.

"Saat ini tentang grup WA itu dalam proses pendalaman," ucapnya.

Polisi Masih Kejar 14 Tersangka

Selain mendalami grup "Teh Gembul", penyidik juga terus melanjutkan proses hukum terhadap para tersangka dalam kasus rudapaksa anak di Sampang.

Dalam kasus ini, polisi telah menetapkan 27 tersangka. Dari jumlah tersebut, sebanyak 13 orang telah diamankan, sedangkan 14 tersangka lainnya masih dalam pengejaran polisi.

"Kami juga fokus pengejaran para pelaku," imbuh Hartono.

Sebanyak delapan tersangka telah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Sampang melalui proses tahap II. Seluruh tersangka yang dilimpahkan tersebut merupakan anak yang berhadapan dengan hukum.

"Hari ini satu tersangka menjalani pelimpahan tahap II," pungkasnya.

(Editor: Kesehatan)

Konten Terkait
  • Kronologi Dugaan Pelecehan Seksual di Unesa, Korban Bertambah Jadi 26 Orang
  • Ada yang Bela Spanyol, Ada yang Dukung Messi, Ada Pula yang Cuma Mau Nonton Konser
  • Rumah Febrie Adriansyah di Sentul Dijadikan Kantor Yayasan oleh Don Ritto Sejak 2023
  • Tayang 7 Episode, Agent Kim Reactivated Cetak Rating Penayangan Tertinggi
  • Diresmikan Prabowo, Konstruksi Proyek Abadi Masela di Maluku Dimulai
  • Satgas PRR Kawal Pembangunan Jembatan Permanen di Simalungun
  • Selesaikan Konflik Agraria, Akademisi Usulkan 5 Langkah Ini
  • Bentrok di Adonara NTT: 3 Orang Tewas, 5 Luka, 20 Rumah Terbakar
Konten Rekomendasi
  • Evakuasi Belum Selesai, Longsor di China Keburu Timbun Warga yang Belum Mengungsi
  • Kerugian JPO Tendean Miliaran Rupiah, Pemprov DKI Colek Perusahaan Pemilik Truk
  • Menhut Tak Ikut Rapat di DPR, Waka Komisi IV: Beliau Izin Umrah
  • 6 Cara Mencuci Buah dan Sayur agar Tetap Bersih dan Segar
  • Jenazah Turis China Masih Tertahan di Labuan Bajo, Tunggu Keluarga Datang ke Indonesia
  • Arsene Wenger Jawab Kritik Aturan Jeda Minum Piala Dunia 2026