Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Gibran Sebut Infrastruktur Jadi Keluhan Utama Warga Lampung, Jalan Penopang Ekonomi Diprioritaskan!

Gibran Sebut Infrastruktur Jadi Keluhan Utama Warga Lampung, Jalan Penopang Ekonomi Diprioritaskan

Waktu: 2026-09-12 18:57:32 Sumber: Meadow Rocket Penulis: Olahraga Dibaca: 498x

Jalan rusak tampaknya masih menjadi pekerjaan rumah besar di Provinsi Lampung. Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengaku hampir selalu menerima keluhan serupa setiap kali berkunjung ke Lampung.

Menurut Gibran, persoalan infrastruktur, terutama jalan, menjadi aspirasi yang paling sering disampaikan masyarakat karena berdampak langsung terhadap aktivitas ekonomi maupun mobilitas warga.

"Saya kalau ke Lampung pasti keluhannya itu, jalan. Nanti masalah infrastruktur, masalah singkong dan lain-lain, kami konsultasikan lagi ke pimpinan ya, biar mendapatkan atensi khusus untuk Lampung ini," kata Gibran saat berdialog dengan warga dan petani di Dusun III, Desa Muara Jaya, Kecamatan Sukadana, Lampung Timur, Rabu (15/7/2026).

Ia mengatakan, persoalan jalan tidak seharusnya menjadi ajang saling menyalahkan antara pemerintah provinsi maupun pemerintah kabupaten/kota. Sebab, setiap daerah memiliki keterbatasan kemampuan fiskal untuk membiayai pembangunan infrastruktur.

"Masalah jalan, aspal, ini saya kira tidak perlu lempar-lemparan ke gubernur atau bupati. Ini kan masing-masing daerah memang ada keterbatasan anggaran, keterbatasan fiskal," ujarnya.

Karena itu, Gibran memastikan pemerintah pusat akan berkolaborasi dengan pemerintah daerah untuk mempercepat perbaikan ruas-ruas jalan yang dinilai penting bagi aktivitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah.

Menurutnya, jalan yang menopang distribusi hasil pertanian dan kegiatan ekonomi masyarakat akan menjadi prioritas untuk diperbaiki.

"Nanti kami coba usahakan agar titik-titik jalan yang memang diperlukan untuk diperbaiki, terutama yang menopang kegiatan ekonomi, akan kami prioritaskan," ucapnya.

Keluhan mengenai infrastruktur tersebut juga ditemui Gibran saat meninjau Jembatan Way Bunut di Kecamatan Way Bungur. Jembatan yang mangkrak sejak 2016 itu sempat menjadi sorotan publik karena warga dan pelajar terpaksa menyeberangi sungai menggunakan perahu untuk beraktivitas sehari-hari.

Ia mengaku prihatin melihat kondisi masyarakat yang selama bertahun-tahun harus menghadapi keterbatasan akses akibat belum rampungnya pembangunan jembatan tersebut.

Gibran memastikan pembangunan jembatan darurat ditargetkan selesai dalam dua pekan sehingga dapat segera dimanfaatkan masyarakat. Sementara itu, pembangunan jembatan permanen akan dilakukan setelah proses koordinasi dengan pemerintah daerah terkait persoalan teknis dan pembebasan lahan rampung.

"Jembatan daruratnya dua minggu lagi jadi. Jembatan permanennya juga akan segera dibangun, tapi yang namanya pembangunan tentu membutuhkan sinergi dengan kepala daerah," katanya.

Kunjungan Gibran ke Lampung Timur kali ini juga diwarnai sejumlah aspirasi lain dari masyarakat, mulai dari persoalan harga singkong hingga kebutuhan sarana pertanian.

Seluruh masukan tersebut, kata dia, akan dibawa ke pemerintah pusat agar mendapatkan perhatian khusus dalam upaya percepatan pembangunan di Provinsi Lampung.

(Editor: Wisata)

Konten Terkait
  • Panas Membara, Italia Umumkan Status Merah di 15 kota
  • Pimpinan BGN yang Baru pun Heran Laporan Keuangan Era Dadan Dapat WTP BPK
  • Gempa M 6,1 Guncang Tahuna Kepulauan Sangihe Sulut
  • Cerita Damkar Karanganyar Evakuasi 5 Anak Kucing Berkat Laporan Seorang Ibu Hamil
  • Putusan MK: Pemberian Izin Tambang Ormas Tak Boleh Penunjukan Langsung
  • Prabowo Ungkap Indonesia Setop Impor Solar Mulai Juli 2026
  • BYD M6 DM Catat Efisiensi 92 KM per Liter di Semarang, Lengkapi Uji Konsistensi Teknologi DM di Karakter Jalan Berbeda
  • Faiq Pedagang Kambing Viral Mirip Yesus di Kota Batu Banjir Tawaran Endorse
Konten Rekomendasi
  • Survei AFTECH: Fintech Beralih Fokus ke Penguatan Fundamental Bisnis
  • TNI AL Buka 3.110 Hektare Lahan Kedelai Baru untuk Dukung Pengurangan Impor
  • Tanggul Sungai Aek Sigala-gala Jebol, Permukiman di Tapanuli Tengah Terendam 1,5 Meter
  • Selain Febrie Adriansyah, Don Ritto Juga Tersangka dan Ditahan di Polda Metro
  • 5 Rute KAI Punya Pemandangan Indah, Ada yang dari Stasiun Tertinggi
  • Bukan Jadi Siomay, Ikan Sapu-sapu Diolah untuk Pakan Maggot di Jakbar