Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Kuasai Honai OPM di Intan Jaya, Koops Habema Temukan 3 Pucuk Senjata!

Kuasai Honai OPM di Intan Jaya, Koops Habema Temukan 3 Pucuk Senjata

Waktu: 2026-09-12 19:02:04 Sumber: Meadow Rocket Penulis: Kesehatan Dibaca: 298x

Koops TNI Habema menguasai sebuah honai yang menjadi lokasi transit kelompok bersenjata OPM pimpinan Daniel Aibon Kogoya di sekitar Kampung Abundoga, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, Kamis (16/7/2026).

Dari lokasi tersebut diamankan satu pucuk senjata api organik jenis Lee Enfield kaliber 7,62 mm, dua pucuk senjata api rakitan kaliber 5,56 mm, satu pucuk senapan angin dalam kondisi terbongkar, sejumlah munisi, serta berbagai perlengkapan lain yang berkaitan dengan aktivitas kelompok tersebut.

Koops TNI Habema menyebut, operasi merupakan tindak lanjut dari rangkaian informasi intelijen yang mengindikasikan adanya rencana aksi bersenjata terhadap aparat keamanan, serta kegiatan konsolidasi kelompok bersenjata di wilayah tersebut.

"Setelah melalui proses pengintaian, verifikasi, dan perencanaan yang matang, pasukan bergerak menuju lokasi untuk mengamankan sasaran dengan tetap mengedepankan keselamatan masyarakat," jelas Kapen Koops TNI Habema, Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Jumat (17/7/2026).

Menurutnya, keberhasilan itu menjadi langkah penting dalam mengurangi potensi ancaman terhadap masyarakat sipil sekaligus mencegah penggunaan senjata untuk melakukan aksi kekerasan di wilayah Intan Jaya.

"Peristiwa ini menunjukkan bahwa upaya mewujudkan Papua yang damai memerlukan keseimbangan antara menjaga keamanan dan membangun kepercayaan melalui pendekatan yang humanis, dengan mengedepankan dialog, kepedulian, dan penghormatan terhadap masyarakat," ujarnya lagi.

Koops TNI Habema pun mengajak seluruh anggota kelompok bersenjata OPM yang hingga kini masih berada di hutan agar menghentikan kekerasan dan memilih jalan damai.

"Negara tetap membuka ruang dialog dan kesempatan bagi siapa pun yang ingin kembali melalui jalur damai, bermartabat, dan sesuai ketentuan hukum. Bersama masyarakat, pemerintah, dan seluruh elemen bangsa, Papua yang aman, damai, dan sejahtera merupakan cita-cita yang harus diwujudkan bersama," ujarnya.

(Editor: Pendidikan)

Konten Terkait
  • Gen Z Perlu "Fourth Place" untuk Atasi Rasa Kesepian Digital
  • Byon Combat Showbiz 8 Digelar 29 Agustus, Jeka Saragih Perebutkan Sabuk Asia
  • Korupsi Proyek Mini Zoo Purworejo Rugikan Negara Rp 6,5 Miliar, Tiga Tersangka Segera Disidang
  • Respons 110, Polres Jaksel Usut Rumah Makan Minang Dibobol Maling
  • DLHK Banten Ungkap Biang Kerok Bikin Air di Sungai Ciujung Menghitam
  • Soal Sanksi untuk Bupati Purwakarta, Mendagri Serahkan ke Dedi Mulyadi
  • Kebakaran Hebat Hanguskan Rumah dan Lapak Kayu di Bekasi, Pemadaman Terkendala Macet
  • Curhat Lautaro Martinez Usai Argentina Kalah di Final Piala Dunia 2026
Konten Rekomendasi
  • Menkes Minta Tata Kelola Blokir Anggaran Diperbaiki
  • Polisi Selidiki Kematian Pengacara yang Jatuh dari Lantai 46 Apartemen
  • Timnas Argentina di Ambang Sanksi Imbas Kibarkan Spanduk Las Malvinas
  • Usai MenPAN-RB, Giliran Kepala BKN Sampaikan Pesan Terbuka untuk ASN
  • Promo JSM Alfamart 17-19 Juli 2026, Minyak Goreng Sunco 2L Rp 43.900
  • Polresta Tangerang Tangkap Pengedar Tramadol, 493 Butir Obat Keras Disita