Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Bukan Flare, Penyebab Kebakaran TPA Benowo Surabaya Masih Diselidiki!

Bukan Flare, Penyebab Kebakaran TPA Benowo Surabaya Masih Diselidiki

Waktu: 2026-09-12 18:57:39 Sumber: Meadow Rocket Penulis: Teknologi Dibaca: 891x

Rini menyebut, jarak antara Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya dengan TPA Benowo tidak berdekatan. Oleh karena itu, dia memperkirakan tidak ada flare yang masuk ke sana.

"Makanya saya kan juga bingung, masak flare, tempatnya jauh (TPA Benowo dengan Stadion GBT). Saya enggak tahu jaraknya, nanti salah," ujarnya.

Lebih lanjut, kata Rini, salah satu yang menyebabkan kebakaran cepat membesar adalah angin kencang. Namun, pihaknya masih mendalami terkait awal munculnya titik api.

"Iya (masih diselidiki penyebabnya). Memang awalnya kecil, anginnya sangat besar cepat merambat, untuk memastikan terkait flare saya belum tahu, pastinya kita belum tahu juga," jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, Kepala Bidang DPKP Surabaya, M. Rokhim mengatakan, kebakaran tersebut melanda TPA Benowo pada Minggu (19/7/2026) malam.

“Terima beritanya pukul 18.49 WIB, api pokok padam 21.05 WIB, pembasahan selesai dan dinyatakan kondusif 23.58 WIB,” kata Rokhim, ketika dikonfirmasi, Senin (20/7/2026).

Rokhim menyebut, total kendaraan yang diberangkatkan ada 8 unit, yakni 2 Unit Tempur Pos Pakal, 1 Unit Tempur Pos TOW, 2 Unit Tempur Rayon 5 Margomulyo, 1 Unit Tempur Rayon 2 Tambak Rejo.

“Terus 1 Unit Tempur Pos Lakarsantri dan 1 Unit Tempur Rayon 3 Rungkut. Lalu ada bantuan 15 unit tangki air Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan 7 alat berat ekskavator,” jelasnya.

Sedangkan, kata Rokhim, ketika petugas tiba di lokasi, kobaran api tersebut sempat meluas. Akhirnya, pihaknya melakukan lokalisasi sebelum melakukan proses pemadaman.

“Luas keseluruhan (TPA Benowo) 10 hektar, kalau luas yang lahan terbakar kurang lebih 900 meter atau Blok B sisi selatan, tumpukan sampah. Korbannya nihil,” ujarnya.

(Editor: Otomotif)

Konten Terkait
  • Mojtaba Khamenei Angkat Suara Usai Pemakaman Ayahnya
  • Daun Kelor Dilarang Dikonsumsi di Australia tapi Populer di Indonesia, Mengapa Bisa Demikian?
  • Pemotor Ditabrak Mobil BYD di Jaksel, Pelaku Kabur, Korban Cedera di Kepala
  • Bonatua Minta Pihak UGM Datang Mediasi Kasus Ijazah Jokowi: Kalau Tidak, Akan Deadlock
  • Bansos PKH-BPNT Tahap 3 Cair 20 Juli 2026, Ada Perubahan Daftar Penerima
  • Alasan Kucing Menjilati Kucing Lain Menurut Penelitian, Ternyata Tidak Selalu karena Ramah
  • Harga Daging Sapi Naik, Pedagang Bakso di Lamongan Dilema Hendak Naikkan Harga
  • Kejagung Respons soal Rumah Febrie Adriansyah di Sentul yang Tak Masuk LHKPN
Konten Rekomendasi
  • Alasan Prabowo Terbitkan Perpres yang Jadi Landasan TNI Jaga Rumah Eks Jampidsus
  • Polisi Amankan 8 Orang Usai Ojol Geruduk Kantor "Debt Collector" di Bandung, Kantor Akan Tutup
  • Jaga Kondusivitas, Baliho HUT Sukoharjo Dipasang Tanpa Gambar Wajah Kepala Daerah
  • Prilly Latuconsina Liburan ke Kalibiru, Angin Segar untuk Wisata Kulon Progo
  • Kasus Pemerkosaan Anak di Sampang, Polisi Dalami Grup "Teh Gembul" Buatan Para Tersangka
  • DJP Sebut Pajak Marketplace Tak Bikin Harga Barang Naik, Ini Penjelasannya