Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Timnas Argentina di Ambang Sanksi Imbas Kibarkan Spanduk Las Malvinas!

Timnas Argentina di Ambang Sanksi Imbas Kibarkan Spanduk Las Malvinas

Waktu: 2026-09-12 18:59:56 Sumber: Meadow Rocket Penulis: Olahraga Dibaca: 154x

Beberapa pemain Argentina terlihat membawa spanduk bernuansa politik terkait sengketa Kepulauan Falkland atau yang disebut Argentina sebagai Malvinas.

Dalam video dan foto yang beredar, bek Argentina Lisandro Martinez dan Giovani Lo Celso terlihat memegang spanduk bertuliskan "Las Malvinas Son Argentinas" atau "Falkland adalah milik Argentina".

Aksi tersebut viral di media sosial karena dianggap kontroversial dan berpotensi adanya hukuman dari FIFA seperti yang mereka dapat satu dekade lalu.

Arti Tulisan "Las Malvinas Son Argentinas"

Tulisan "Las Malvinas son Argentinas" merujuk pada Kepulauan Falkland atau Malvinas, wilayah yang masih menjadi sengketa antara Argentina dan Britania Raya.

Konflik memuncak pada Perang Falkland pada 1982 setelah Argentina mulai menginvasi kepulauan tersebut.

Perang yang berlangsung hingga Juni 1982 itu berakhir dengan kemenangan Britania Raya dan menewaskan ratusan prajurit dari kedua belah pihak. 

Meski hubungan diplomatik kembali terjalin pada 1989, Argentina hingga kini tetap mengklaim Malvinas sebagai wilayahnya.

Di sisi lain Britania Raya mempertahankan kedaulatan atas Falkland yang juga didukung mayoritas penduduk setempat.

Penyerang timnas Inggris, Harry Kane, dan rekan-rekan setimnya bereaksi setelah kalah dalam pertandingan semifinal Piala Dunia 2026 antara Inggris dan Argentina di Stadion Atlanta, Atlanta, pada 15 Juli 2026.AFP/ODD ANDERSEN Penyerang timnas Inggris, Harry Kane, dan rekan-rekan setimnya bereaksi setelah kalah dalam pertandingan semifinal Piala Dunia 2026 antara Inggris dan Argentina di Stadion Atlanta, Atlanta, pada 15 Juli 2026.

Bertentangan dengan Aturan FIFA

IFAB bersama FIFA rutin menindak tegas penggunaan simbol, slogan, dan bendera bernuansa politik di ajang sepak bola internasional.

"Peralatan tidak boleh memiliki slogan, pernyataan, atau gambar politik, agama, atau pribadi." 

"Pemain tidak boleh memperlihatkan pakaian dalam yang menampilkan slogan, pernyataan, atau gambar politik, agama, pribadi, atau iklan selain logo produsen," demikian bunyi buku peraturan IFAB.

"Untuk setiap pelanggaran, pemain dan/atau tim akan dikenai sanksi oleh penyelenggara kompetisi, asosiasi sepak bola nasional, atau FIFA."

Kejadian serupa sempat dilakukan oleh para pemain Argentina pada 2014 lalu saat membentangkan spanduk dengan tulisan yang sama sebelum pertandingan persahabatan melawan Slovenia.

FIFA akhirnya menjatuhkan denda kepada Asosiasi Sepak Bola Argentina sebesar 20.000 euro atau saat ini setara Rp400 juta.

(Editor: Bisnis)

Konten Terkait
  • Sempat Setop Memanggang 3 Tahun karena Cedera, Baker Asal Bandung Kini Bersinar di India
  • Kebakaran di TPS Liar Cikeas Terjadi Sejak Pekan Lalu, Asap Kini Muncul Lagi
  • Pemprov Jabar Integrasikan Sekolah Maung dengan Dunia Industri
  • MenPAN-RB Tulis Surat untuk Seluruh ASN: Terus Jaga Integritas
  • BERITA FOTO: Keluhan Warga Medan Saat Mengantre BBM
  • Kantor Disegel, Bupati Lombok Barat Ternyata Kena OTT KPK
  • Usai MenPAN-RB, Giliran Kepala BKN Sampaikan Pesan Terbuka untuk ASN
  • Dana Asing hingga MSCI Jadi Penentu Arah IHSG di Semester II-2026
Konten Rekomendasi
  • Polisi Selidiki Dugaan Perusakan 63 Pohon Karet di Pangandaran, Keterlibatan Oknum Ormas Didalami
  • Taiwan Protes Kantornya Ditutup di Port Moresby, China Dukung Papua Nugini
  • TransNusa Terbang dari Bali ke Waingapu dan Wakatobi
  • Aset Militer AS Jadi Sasaran Drone Harakiri Iran
  • Komisi III DPR Bentuk Panja Awasi Kasus yang Bikin Febrie Adriansyah Tersangka
  • Diresmikan Prabowo, Konstruksi Proyek Abadi Masela di Maluku Dimulai