Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Kuwait Klaim Cegat Serangan Drone dari Iran!

Kuwait Klaim Cegat Serangan Drone dari Iran

Waktu: 2026-07-29 18:07:55 Sumber: Meadow Rocket Penulis: Otomotif Dibaca: 193x

Konflik Iran dan Amerika Serikat masih merembet ke negara Timur Tengah lainnya. Terbaru, Kuwait menyatakan pihaknya mencegat rudal dan drone Iran.

Dilansir Al-Jazeera, Minggu Staf Umum militer Kuwait mengatakan pertahanan udaranya "menghadapi serangan rudal dan drone musuh" setelah "agresi Iran yang berdosa".

"Setiap ledakan yang terdengar adalah akibat dari sistem pertahanan udara yang mencegat serangan musuh," ujarnya melalui unggahan X.

Peringatan ini muncul beberapa jam setelah tentara Iran mengklaim serangan drone skala besar terhadap gudang amunisi di Camp Buehring, yang sebelumnya dikenal sebagai Camp Udairi, dan sistem radar pertahanan udara di Pangkalan Udara Ali Al Salem.

Sebelumnya, diberitakan bahwa militer AS menyatakan telah memulai serangan udara baru terhadap Iran untuk 'dengan cepat menghukum' negara itu karena telah membunuh anggota militer Amerika.

"Serangan-serangan ini dirancang untuk lebih melemahkan kemampuan Iran dalam mengancam pelayaran komersial di Selat Hormuz dan dengan cepat menghukum pasukan Garda Revolusi Islam yang melancarkan serangan terhadap anggota militer Amerika di Yordania tadi malam," kata Komando Pusat AS dalam sebuah unggahan di X.

CENTCOM mengumumkan sebelumnya bahwa dua anggota militer AS tewas dan satu hilang dalam pertempuran. Ini menandai korban jiwa militer Amerika pertama akibat tembakan Iran sejak Maret.

"Dua anggota militer AS tewas saat pasukan AS dan sekutu bertahan dari serangan rudal balistik dan pesawat tak berawak Iran," demikian keterangan CENTCOM.

Sementara itu, empat personel lainnya telah dievakuasi ke rumah sakit di Yordania untuk mendapatkan perawatan medis. Hingga saat ini, belum ada keterangan lebih lanjut mengenai identitas prajurit AS yang tewas maupun rincian operasi pencarian terhadap personel yang hilang.

Iran mengancam akan melanjutkan 'operasi serangan berskala penuh' jika AS terus melancarkan gelombang serangan terhadap negara tersebut. Ancaman tersebut, seperti dilansir AFP dan Egypt Independent, dilontarkan oleh seorang pejabat tinggi Korps Garda Revolusi Islam Iran , Mayor Jenderal Mohsen Rezaei, yang juga penasihat militer senior untuk pemimpin tertinggi Iran Mojtaba Khamenei.

Lihat juga Video: Detik-detik Drone Iran Hantam Gudang di Kuwait

[Gambas:Video 20detik]

(Editor: Teknologi)

Konten Terkait
  • Link Live Streaming Piala Dunia 2026 Hari Ini: Final Spanyol Vs Argentina
  • Prabowo: Pakar Ramalkan RI Negara Ke-4 Terkaya di Dunia Tahun 2045
  • Periksa Bobby Rizaldi, KPK Dalami Pengaturan Audit BPK untuk Muara Enim
  • Cerita Warga Depok Rumahnya Diteror Tetangga: Tendang Pagar hingga Bawa Golok
  • Sopir Xenia Tabrak 4 Motor hingga 3 Orang Luka di Pondok Gede Diamankan
  • Don Ritto Pernah Kelola Restoran deClan Bareng Eks Jampidsus Febrie, tapi Bantah Korupsi
  • Bendungan Jlantah Rp 1 Triliun Bereskan Krisis Air, Layanan 100 Persen
  • Kasus Teror Tetangga di Depok Diduga Berawal dari Perselisihan Sejak 2024
Konten Rekomendasi
  • Pria Asal Madiun Diduga Kabur Saat Ikut Tur di Korsel, Begini Kronologinya
  • Kantor Disegel, Bupati Lombok Barat Ternyata Kena OTT KPK
  • Cerita Wartini Sekolah di Usia 55 Tahun demi Menemani Sang Anak Meraih Mimpi
  • Jawab Tantangan Tumbuh Kembang Anak dengan Kolaborasi Lintas Ahli
  • Pramono Perintahkan Sopir Truk Molen yang Nyangkut di Jembatan Matraman Ditindak Tegas
  • Burnham Langsung Telepon Trump Usai Resmi Jadi PM Inggris