Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Bupati Majalengka Optimistis Masa Depan Bandara Kertajati Cerah Saat Jadi Pusat Industri Dirgantara!

Bupati Majalengka Optimistis Masa Depan Bandara Kertajati Cerah Saat Jadi Pusat Industri Dirgantara

Waktu: 2026-07-29 18:09:47 Sumber: Meadow Rocket Penulis: Teknologi Dibaca: 367x

Bupati Majalengka, Eman Suherman, meyakini Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati bakal memiliki masa depan yang cerah seiring dengan dikembangkannya bandara ini sebagai pusat industri dirgantara nasional.

Optimisme tersebut disampaikan Eman usai menghadiri penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara PT Dirgantara Indonesia (Persero) atau PTDI dan PT BIJB (Perseroda) di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Jakarta, pada Rabu (15/7/2026).

"Semoga kerja sama strategis ini menjadi langkah awal dalam memperkuat sinergi antarlembaga, mendorong pengembangan sektor kedirgantaraan dan kebandarudaraan, serta memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi dan pembangunan wilayah, khususnya di Kabupaten Majalengka dan Provinsi Jawa Barat," ujar Eman dalam keterangannya, Jumat (17/7/2026).

Menurut Eman, transformasi Kertajati menjadi kawasan industri kedirgantaraan sebagaimana nota kesepahaman tersebut dipastikan bakal membawa efek ganda yang besar.

Mulai dari mampu membuka keran investasi baru, menciptakan lapangan pekerjaan, hingga mengukuhkan posisi Kabupaten Majalengka sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru di kawasan strategis Rebana.

Lebih lanjut, Eman menegaskan bahwa BIJB Kertajati memiliki potensi yang jauh lebih besar dari sekadar bandara yang melayani penerbangan penumpang.

Kawasan ini dipandang sangat mumpuni untuk dikembangkan menjadi pusat aktivitas industri penerbangan berskala besar yang mampu menarik minat investor, baik dari dalam maupun luar negeri.

Diketahui, dalam kegiatan tersebut, PTDI juga memaparkan rencananya dalam pengembangan BIJB Kertajati ke depannya.

Pada tahap awal, PTDI akan mengoptimalkan fasilitas yang sudah ada, termasuk pemanfaatan landasan pacu untuk uji terbang pesawat maupun drone, baik untuk kebutuhan komersial maupun pertahanan.

Selanjutnya, PTDI juga berencana membangun fasilitas maintenance, repair and overhaul (MRO) di atas lahan seluas 150-200 hektar.

Di dalamnya akan mencakup fasilitas manufaktur pesawat, perawatan pesawat, layanan rekayasa teknologi, hingga industri pesawat tanpa awak atau drone.

Dalam jangka panjang, PTDI juga berencana memindahkan lini produksi pesawat N219 ke Kertajati.

Relokasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan efisiensi produksi sekaligus mempermudah distribusi komponen pesawat ke pasar internasional.

"Kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, BIJB, dan PTDI ini kami harapkan dapat mempercepat terwujudnya Kertajati sebagai kawasan industri dirgantara yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui peningkatan investasi, penyerapan tenaga kerja, dan pertumbuhan ekonomi daerah," kata Eman.

(Editor: Bisnis)

Konten Terkait
  • Kronologi Kecelakaan Maut Sibolangit, Diduga Akibat Rem Blong
  • Prabowo Sebut PT DSI Sudah Kelola Devisa Lebih dari 10,5 Miliar Dollar AS
  • AI Mulai Jadi Teman Belanja, Konsumen Kian Percaya Rekomendasinya
  • Viral Banner "Halal Gantung Maling" di Wonosobo, Imbas Rentetan Kasus Curanmor
  • Sambut Presiden Prabowo, Siswa di Malang Titip Harapan soal Menu MBG
  • Kronologi Kecelakaan 9 Kendaraan di Sibolangit Tewaskan 4 Orang, Diduga Truk Bermuatan Galon Rem Blong
  • Bos Laundry di Jaksel Bantah Tahan Ijazah Karyawan, Akui Masih Ada Dokumen Tersimpan
  • Pakai Dana APBN, Revitalisasi Kawasan Keraton Solo Sasar 13 Titik
Konten Rekomendasi
  • Harga Bitcoin Hari Ini 21 Juli 2026 Bullish di Atas 65.000 dollar AS
  • Prabowo Tegaskan Tidak Tebang Pilih dalam Berantas Korupsi, Ibaratkan Seperti Kanker
  • Saham Induk Google Melesat 3 Persen Usai Kabar Pengembangan Chip AI Gemini
  • Ketua Komisi III DPR-K Manokwari Apresiasi Polda Papua Barat karena Ungkap PETI di Waserawi
  • Kabut Asap Ancam AS Jelang Final Piala Dunia, Trump Salahkan Kanada!
  • Pemerintah Buka Peluang Pelibatan Kantin di Program MBG