Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Sambil Menahan Tangis, Istri Kenang Sosok Serda Hengki yang Gugur dalam Ledakan Gudang Amunisi!

Sambil Menahan Tangis, Istri Kenang Sosok Serda Hengki yang Gugur dalam Ledakan Gudang Amunisi

Waktu: 2026-09-12 19:02:06 Sumber: Meadow Rocket Penulis: Pendidikan Dibaca: 524x

Ia begitu meresapi saat bercerita mengenai sosok yang selama ini menjadi kepala keluarga, sekaligus tempat bersandar bagi dirinya dan kedua anak mereka.

Bagi Fitria, Serda Hengki bukan hanya seorang prajurit TNI. Ia adalah suami yang bertanggung jawab, dan selalu mengutamakan keluarga.

"(Serda Hengki) sosok bapak yang baik. Bapak tanggung jawab, kepala keluarga tanggung jawab," ucap Fitria, Jumat (17/7/2026).

Setiap hari, kata Fitria, suaminya berangkat dan pulang bekerja menggunakan motor.

Rumah Serda Hengki bearada di Desa Sidorejo, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun. Sementara tempatnya berdinas yakni di Gudang Pusat Munisi (Gupusmu) II Pusat Puspalad, Jalan Raya Madiun-Surabaya, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun.

Jarak rumah Serda Hengki dari Gupusmu II Pusat Puspalad kurang lebih 45 kilometer.

"Tiap hari pulang, naik motor motor," ujarnya.

Pagi terakhir bersama Serda Hengki

Pagi itu, Kamis (16/7/2026), Serda Hengki berpesan kepada istrinya untuk seimbang menjalani hidup.

"Ya cuma kalau pesannya bapak ya kalau kerja yang baik-baik, kalau sudah kerja ya kerja, waktunya pulang istirahat. Kalau memang waktunya kerja maksimalkan kerja," lanjutnya.

Pesan itu bukan hanya ditujukan kepada dirinya sebagai seorang bidan, tetapi juga menjadi prinsip hidup yang selalu dipegang Serda Hengki.

"Kalau saya dinasihati ya sama, hati-hati," ucapnya.

Momen terakhir bersama sang suami masih melekat kuat dalam ingatan Fitria. Pagi itu, ia memperhatikan setiap aktivitas Hengki sebelum berangkat dinas.

"Pagi, sebelum berangkat kerja masih tak liatin terus, salat masih tak liatin," tuturnya.

Sebelum Serda Hengki berangkat kerja, dirinya masih menyiapkan sarapan dan mengantar keberangkatan suaminya dengan pandangan mata, hingga motor yang dikendarai Serda Hengki tak lagi terlihat.

Diberitakan sebelumnya, ledakan dahsyat terjadi di Gudang Pusat Amunisi (Gupusmu) di Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Kamis (16/7/2026) sekitar pukul 09.00 WIB.

Insiden tersebut mengakibatkan Serda Hengki Noto Susanto gugur, sementara enam prajurit lainnya mengalami luka-luka dan menjalani perawatan di RSUD Caruban.

(Editor: Bisnis)

Konten Terkait
  • KPK Buka Peluang Kembangkan Penyidikan Suap Pejabat Bea Cukai
  • Polisi Tangkap 3 Penadah Saat Buru Pencuri Motor di Karawang
  • Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho Pimpin IMI Riau Periode Ke-4
  • India Kutuk Serangan Kapal di Ukraina Buntut 4 Warganya Tewas
  • Pembebasan Lahan Bendungan Bagong di Trenggalek Capai 97,75 Persen, Sisa 41 Bidang
  • 10 Contoh Jawaban Upaya Peningkatan Atasi Tantangan Tindak Lanjut di PMM, Guru Wajib Tahu
  • Jadwal Sibuk, Tom Holland Ungkap Rela Tetap Terima Peran The Odyssey karena Zendaya
  • Salah Injak Pedal, Mobil BYD Tabrak Dinding Kaca Gedung di SCBD
Konten Rekomendasi
  • Walhi Jatim Sebut Kebakaran TPA Benowo Bentuk Kegagalan Penanganan Sampah
  • Polisi Cek TKP Kasus Anjing Husky yang Viral Dibacok di Bekasi
  • Sedang Asyik Hisap Sabu di Perahu, Tiga Pria di Demak Digerebek Polisi
  • Penipuan Tiket Kapal Marak di Sikka, Pelni Imbau Warga Beli melalui Kanal Resmi
  • Sebabkan Listrik Padam Empat Perumahan, Pencuri Spesialis Kabel Gardu di Palembang Ditangkap Polisi
  • Angkot Tua yang Nekat Beroperasi Bakal Dikandangkan