Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Persela Luncurkan Brand Aparel Lokal, Bidik Kemandirian Finansial Klub!

Persela Luncurkan Brand Aparel Lokal, Bidik Kemandirian Finansial Klub

Waktu: 2026-07-29 17:08:26 Sumber: Meadow Rocket Penulis: Hiburan Dibaca: 422x

Manajemen menaruh target serius untuk menjadikan unit bisnis apparel ini sebagai salah satu tulang punggung yang menyumbang pendapatan serta menopang kebutuhan finansial klub secara jangka panjang.

"Kami sangat serius untuk menjadikan bisnis apparel ini sebagai lini bisnis yang berkontribusi nyata bagi finance Persela. Melalui Octagon, kami ingin mengoptimalkan potensi pasar yang besar dari basis suporter kami dan mengalokasikannya langsung untuk operasional tim," ujar Praditya dalam konferensi pers di Stadion Surajaya, Minggu.

Demi menjaga kualitas dan daya tarik visual produk, manajemen Persela tidak main-main dalam proses produksi.

Manajemen Persela Lamongan resmi menggandeng brand apparel lokal, Octagon, sebagai penyedia perlengkapan olahraga resmi tim untuk mengarungi kompetisi musim Pegadaian Championship 2026-2027. Octagon sendiri menggandeng Fajar Yerusalem, desainer spesialis apparel olahraga kenamaan di Indonesia untuk merancang seluruh jajaran jersei dan perlengkapan resmi Persela Lamongan.KOMPAS.com/Eko Nur Syahputro Manajemen Persela Lamongan resmi menggandeng brand apparel lokal, Octagon, sebagai penyedia perlengkapan olahraga resmi tim untuk mengarungi kompetisi musim Pegadaian Championship 2026-2027. Octagon sendiri menggandeng Fajar Yerusalem, desainer spesialis apparel olahraga kenamaan di Indonesia untuk merancang seluruh jajaran jersei dan perlengkapan resmi Persela Lamongan.

Octagon menggandeng Fajar Yerusalem, desainer spesialis apparel olahraga kenamaan di Indonesia, yang dipercaya khusus untuk merancang seluruh jajaran jersei dan perlengkapan resmi Persela Lamongan.

Sentuhan desainer nasional ini diharapkan mampu mendongkrak nilai jual produk tanpa kehilangan identitas lokal khas Lamongan.

Manajemen Persela mematok target penjualan yang cukup tinggi untuk pasar apparel musim ini, yakni berada di kisaran 35.000 hingga 45.000 buah produk terjual ke tangan konsumen.

Praditya mengakui, pada musim-musim sebelumnya proses pendistribusian produk merchandise resmi Persela dinilai masih kurang maksimal sehingga belum mampu menjangkau seluruh lapisan pendukung.

Belajar dari evaluasi tersebut, manajemen kini berfokus pada pembenahan sistem dan pembentukan saluran distribusi yang lebih terintegrasi.

Direktur Bisnis Persela Praditya Aditya KOMPAS.com/Eko Nur Syahputro Direktur Bisnis Persela Praditya Aditya

"Pembelian nantinya bisa dilakukan secara langsung di official store maupun lewat sistem online. Kami menyadari pendistribusian yang lalu kurang maksimal, maka sekarang kami membentuk dan memperkuat saluran distribusinya agar semua kelompok suporter bisa menjangkaunya dengan mudah," tutur Praditya menambahkan.

Langkah perbaikan tersebut dibuktikan dengan kesiapan distribution channel yang matang serta dimulainya realisasi investasi di sektor ini. Langkah manajemen yang mulai mandiri mengelola ekosistem bisnis sepak bola ini mendapat sambutan hangat dari kelompok suporter setia mereka, LA Mania.

Perwakilan suporter Persela, Frans, menyatakan dukungan penuhnya terhadap langkah manajemen yang meluncurkan Octagon.

Menurutnya, kelompok suporter LA Mania sudah siap memborong jersei resmi Persela sebagai bentuk kontribusi nyata untuk mendukung finansial klub kesayangan mereka secara legal dan langsung.

 

(Editor: Pendidikan)

Konten Terkait
  • Febrie Adriansyah Punya Dua Status Hukum dalam Kasus yang Sama, Ini Kata Pakar
  • Kenapa Febrie Adriansyah Belum Ditahan? Kejagung: Kan Baru Dipanggil Sekarang
  • Menteri HAM Pigai Usul Pembentukan Komnas Masyarakat Adat
  • Jadwal Final SEA V Cup 2026: Indonesia Ditantang Finalis Baru Kamboja
  • Berkas Lengkap, Kurir Sabu Jaringan Ko Erwin Dilimpahkan Bareskrim ke Jaksa
  • Mengenal Inés García, Pacar Lamine Yamal yang Setia Mendampingi hingga Spanyol Juara Dunia
  • Gugur Dalam Ledakan Gudang Amunisi di Madiun, Serda Hengki Pernah 15 Tahun Tugas di Timika
  • Misteri Hilangnya Atlet Golf Jesslyn Wijaya, dari Restoran di Jakpus hingga Malaysia
Konten Rekomendasi
  • Pakar Apresiasi Prabowo Terkait Penanganan 3 Kasus Korupsi: Tegas
  • 3 Zodiak yang Disebut Paling Beruntung pada 21 Juli 2026, Ada Scorpio
  • UU Haji Digugat ke MK, Soroti Risiko Pidana bagi Umrah Mandiri
  • Kejagung: Febrie Adriansyah di Indonesia, Tinggal Tunggu Diperiksa
  • Korupsi Proyek Mini Zoo Purworejo Rugikan Negara Rp 6,5 Miliar, Tiga Tersangka Segera Disidang
  • Terlilit Pinjol, Istri Sakit, Ibu Meninggal: Tekanan Berlapis Peneror Bom SDN Srengseng Sawah