Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Peneror Bom di SDN Jaksel Tak Sangka Ulahnya Bikin Heboh, Kini Menyesal!

Peneror Bom di SDN Jaksel Tak Sangka Ulahnya Bikin Heboh, Kini Menyesal

Waktu: 2026-09-12 19:02:29 Sumber: Meadow Rocket Penulis: Olahraga Dibaca: 698x

Polisi mengungkap sosok MY , pelaku yang mengirim ancaman teror bom ke SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta Selatan , mengaku tak menyangka ulahnya itu berujung heboh. MY juga mengaku menyesal atas perbuatannya itu.

"Tersangka tidak menyadari bahwa apa perbuatannya akan menjadi seheboh ini. Dan kemudian dari pemeriksaan juga, si tersangka itu merasa menyesal lah atas kejadian yang telah dilakukannya," kata Kasie Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Joko Adiwibowo kepada wartawan, Rabu .

Saat ini MY sudah ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat dengan Pasal 600 dan/atau Pasal 601 Undang-Undang RI Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP. Tersangka ditahan di Rutan Polres Metro Jakarta Selatan.

"Kemudian, karena statusnya sebagai tersangka tersebut, mulai terhitung mulai kemarin, kemarin tanggal 14 , Saudara MY kita lakukan penahanan di rutan Polres Jakarta Selatan," jelasnya.

Pelaku MY diketahui merupakan orang tua salah seorang siswa di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi. Dia bahkan sempat menjemput anaknya usai mengirimkan ancaman.

Sebagai informasi, ancaman teror itu dikirimkan saat siswa sedang melakukan upacara pada Senin pagi. Setelah penyisiran Tim Gegana dan Densus 88 Antiteror, tidak ditemukan adanya bahan peledak di lokasi.

Polisi mengungkap motif pria MY mengirim ancaman teror bom ke SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa. Kepada polisi, dia mengaku kesal terhadap pihak sekolah.

"Jadi kalau motif dari kejadian ini, dari keterangan tersangka, tersangka itu merasa kesal pada salah satu pihak sekolah sehingga melampiaskan dengan perbuatan ini," kata AKP Joko.

MY mengaku pernah berkomunikasi dengan pihak sekolah perihal seragam anaknya yang juga bersekolah di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi. Namun, menurut Joko, pelaku mengaku respons sekolah tidak baik hingga berujung aksi teror bom.

"Jadi beberapa hari sebelum kejadian, pernah ada komunikasi sama pihak sekolah yang membicarakan masalah seragam sekolah. Namun responsnya dirasakan oleh si tersangka ini tidak baik," tuturnya.

"Jadi beberapa hari sebelum kejadian kan nanya dia masalah seragam. Jawabannya , 'Udah, nggak usah beli seragamnya, saya tahu kondisi kamu kan begitu,' gitu loh. Jadi kayaknya merasa tersinggung gitu loh," imbuhnya.

Simak juga Video 'Pramono Minta Peneror Bom di SDN Srengseng Sawah Didalami':

[Gambas:Video 20detik]

(Editor: Olahraga)

Konten Terkait
  • Jembatan Darurat Nagari Anduriang Rampung, Akses Padang Pariaman Berangsur Pulih
  • Asa Warga Tanimbar di Balik Proyek Blok Masela Rp 300 Triliun, Harapan Tak Sekadar Cerita
  • Pengelola SPBU di Lampung Barat Ditetapkan Tersangka Kasus Penyelewengan BBM Subsidi Pertalite
  • Urutan Febrie Tersangka: Ditetapkan Kortas Tipikor, Dilimpah ke Kejagung
  • 16,3 Juta Wisatawan Datang ke Bali Sepanjang 2025, Macet Jadi Ancaman
  • Prabowo Rapat Bareng Luhut dkk di Hambalang, Update Ekonomi Nasional-GovTech
  • Bareskrim Bongkar Peredaran Vape Narkoba di Apartemen Jaktim, 3 Jadi Tersangka
  • Febrie Tersangka 3 Kasus Korupsi, Legislator PDIP: Kalau Bisa Hukum Mati
Konten Rekomendasi
  • Tim DVI Polda Sulsel Minta Data Keluarga Korban KM Nurul Salsa, Antisipasi Kebutuhan Identifikasi
  • Alasan Persib Bandung Rekrut Mariano Peralta dari Borneo FC
  • Lihat IG Pramono, Warga Langsung Bawa Kucing Sakit ke Klinik Hewan Keliling
  • AS Lancarkan Serangan Terbaru, Trump Ingatkan Iran Bersikap Baik
  • International Halal Market di CFD HI, Warga Cicipi Makanan Thailand-Malaysia
  • Beasiswa JAPFA 2026 bagi Siswa SMA/SMK dan Mahasiswa D3-S1, Ada Bantuan Pendidikan dan Peluang Karier