Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Mendes Pastikan KDMP dan BUMDes Tak Bersaing, Kolaborasi Perkuat Ekonomi Desa!

Mendes Pastikan KDMP dan BUMDes Tak Bersaing, Kolaborasi Perkuat Ekonomi Desa

Waktu: 2026-09-12 19:02:34 Sumber: Meadow Rocket Penulis: Berita Dibaca: 452x

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto mengatakan Koperasi Desa Merah Putih nantinya akan bekerja sama dengan BUMDes untuk menyerap sekaligus memasarkan hasil produksi masyarakat desa. Yandri mengatakan keberadaan KDMP tak akan menggantikan ataupun bersaing dengan BUMDes.

"Badan usaha milik desa yang sudah ada selama ini dengan Koperasi Desa Merah Putih, insyaallah, tidak akan bertabrakan, tapi akan melakukan kolaborasi, kerja sama untuk memastikan kegiatan ekonomi di desa itu benar-benar on the track dan para petani, sesuai dengan potensi desa masing-masing," kata Yandri seusai rapat terbatas di Istana, Jakarta, Rabu .

Ke depan, lanjut Yandri, seluruh potensi desa akan dimaksimalkan melalui operasional KDMP. Selain memperkuat perekonomian masyarakat, keberhasilan koperasi juga akan memberikan manfaat langsung bagi pemerintah desa melalui pembagian hasil usaha.

"Apalagi yang dipakai kan Dana Desa dan apalagi nanti dari keuntungan itu ada 20 persen dari Kopdes itu akan menjadi pendapatan asli desa," ujarnya.

"Jadi pemerintah desa dengan segala unsurnya punya kepentingan, Kopdes ini berhasil dan sukses karena ada efek positifnya kepada desa, termasuk sisanya yang 80 persen akan kembali ke rakyat di desa itu," lanjut Yandri.

Selain itu, Yandri mengungkap pengembangan desa tematik telah dijalankan selama setahun terakhir dan telah menunjukkan hasil yang positif. Menurutnya, desa tematik kini menjadi penyuplai dapur MBG.

"Banyak desa tematik ini menjadi penyuplai MBG, banyak. Jadi hampir seribu bahkan BUMDes itu menjadi penyuplai utama MBG," ungkap Yandri.

Pengembangan desa tematik akan disesuaikan dengan potensi ekonomi masing-masing daerah, mulai dari komoditas pertanian, perikanan, hingga perkebunan. KDMP akan menjadi off taker produk hasil tani tersebut.

"Memang ada desa jagung, ada desa padi, ada juga desa ikan nila, desa ikan lele, desa cokelat, dan desa-desa lain. Nah, ini nanti tetap Koperasi Desa Merah Putih akan menjadi offtaker-nya bekerja sama dengan badan usaha milik desa," tutur Yandri.

Lihat juga Video: 6.300 Koperasi Merah Putih Berbasis Energi Terbarukan Masuk Tahap Operasional

[Gambas:Video 20detik]

(Editor: Wisata)

Konten Terkait
  • Penjualan Mobil Jetour Semester I/2026 Tembus 1.500 Unit
  • Resto Steak di Menteng Kebakaran
  • MAKI Nilai Pernyataan Hotman di Kasus Febrie Bahaya, Coba Benturkan Proses Hukum
  • 3 Perwira Senior dan 5 Insinyur Kementerian Pertahanan Irak Diduga Korupsi Proyek Rp 1,28 Triliun
  • Satgas PRR dan PNM Siapkan Skema Pembiayaan Usaha bagi Penyintas di Agam
  • Capai Final Piala Dunia 2026, Messi Tepis Isu Argentina Dibantu FIFA
  • Isu Palestina dan Kekalahan Argentina
  • Perkara Klakson Berujung Konflik Antar-tetangga hingga Digotong Paksa
Konten Rekomendasi
  • Studi: Mayoritas Karhutla Besar di Asia Tenggara Berasal dari Banyak Titik Api
  • Rasa Group Bidik Timur Tengah hingga AS, Andalkan Ekspor Brand Kuliner Indonesia
  • Eri Cahyadi Minta Camat dan Lurah Surabaya Buka Layanan Hotline untuk Memudahkan Warga Mengadu
  • Pria Challenge Bocah di Depok Sempat Diamkan Korban 5 Menit di Freezer
  • Habiburokhman: Presiden Tak Pernah Campuri Urusan Hukum Acara Pidana
  • Polisi Ungkap Siswa MAN 3 Padang Bawa 4 Bom Rakitan, 1 Meledak