Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Perang dengan Iran Makin Panas, AS Tambah Jet Tempur Siluman ke Timur Tengah!

Perang dengan Iran Makin Panas, AS Tambah Jet Tempur Siluman ke Timur Tengah

Waktu: 2026-07-29 17:10:02 Sumber: Meadow Rocket Penulis: Teknologi Dibaca: 899x

Konflik antara Amerika Serikat dan Iran semakin memanas. AS mempercepat pengiriman pesawat tempur seperti F-16 Fighting Falcon dan F-35 Lightning II ke kawasan Semenanjung Arab atau Timur Tengah.

Dilansir Al Jazeera, Minggu , informasi ini disampaikan sumber internal Pentagon dalam wawancara dengan Air & Space Forces Magazine. Jet tempur yang dikirim adalah F-16 dari Skuadron Tempur ke-480 di Pangkalan Udara Spangdahlem, Jerman, dan F-35 atau jet tempur siluman dari Sayap Tempur ke-48 di RAF Lakenheath, Inggris. Pesawat tanker pengisian bahan bakar di udara juga sedang menuju ke wilayah tersebut.

Pemerintahan Presiden AS Donald Trump telah meningkatkan serangan udara terhadap Iran sejak gencatan senjata antara kedua pihak runtuh karena perselisihan mengenai Selat Hormuz. Pasukan AS sejak itu telah menyerang infrastruktur, termasuk beberapa jembatan dan target lainnya di dalam Iran.

AS dan Iran telah saling menyerang selama berminggu-minggu bahkan selama gencatan senjata-AS menyerang situs militer di sepanjang pantai Iran dan Iran menembaki pangkalan AS di Teluk dan kapal-kapal komersial. Namun, AS telah memulangkan kekuatan udara yang telah dikerahkan sejak Januari dan Februari untuk Operasi Epic Fury melawan Iran.

Belasan B-52H Stratofortress, yang dikerahkan ke RAF Fairford, Inggris, untuk serangan terhadap Iran, telah kembali ke AS dalam beberapa minggu terakhir. Sementara, beberapa B-1B Lancer tetap berada di pangkalan tersebut.

Dalam beberapa minggu terakhir, pesawat tempur F-22 Raptor dan F-15E Strike Eagle, serta pesawat serang A-10 Thunderbolt II juga kembali ke pangkalan mereka setelah dikerahkan ke Timur Tengah. Namun, masih banyak pesawat tempur AS yang berada di wilayah tersebut.

Pesawat F-16 dari Skuadron Tempur ke-480 baru-baru ini kembali ke Jerman. Namun hanya beberapa minggu setelah pulang, unit 'Wild Weasels' yang berspesialisasi dalam penindasan pertahanan udara musuh, kembali menuju Timur Tengah.

AS juga telah memberlakukan kembali blokade militer terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran dan sekarang melakukan serangan udara terhadap berbagai target yang lebih luas di dalam Iran.

Lihat juga Video: AS Hancurkan Jembatan di Iran, Termasuk Kejahatan Perang?

[Gambas:Video 20detik]

(Editor: Pendidikan)

Konten Terkait
  • Mengapa Memilih Outfit untuk Wawancara Kerja Itu Penting? Ini Penjelasannya
  • Pierluigi Collina Ungkap Sulitnya Pilih Wasit dan Jawab Kontroversi VAR
  • Dulu Ambil Air Pakai Ember, Kini Petani NTT Panen Dua Kali Setahun
  • Pengelola SPBU di Lampung Barat Ditetapkan Tersangka Kasus Penyelewengan BBM Subsidi Pertalite
  • Pembayaran Gaji PPPK Paruh Waktu Pemkot Pangkalpinang Wajib Lampirkan Pelunasan Pajak Kendaraan
  • Harga Pasaran Spanyol Vs Argentina di Final Piala Dunia 2026
  • Kesaksian Aah dan Iin, Korban Tsunami Pangandaran: Dua Tahun Hidup di Tenda Pengungsian
  • 5 Berita Terpopuler Internasional Hari Ini
Konten Rekomendasi
  • Guyon Cak Imin: PKB Lebih Jago dari Golkar di Mini Soccer, di Pemilu?
  • Satgas PRR Kawal Pembangunan Jembatan Permanen di Simalungun
  • Masih Misteri, Polisi Persilakan Pemilik Ambil BMW Tak Bertuan di Polres Jaksel
  • Final SEA V Cup 2026: Kejutan Kamboja, Indonesia Batal Hadapi Thailand
  • Komparasi Motor Listrik VinFast Viper VS Honda Icon e:
  • Hasil Semifinal Japan Open 2026: Fajar/Fikri Melaju ke Final