Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Penertiban Kawasan Pasar Gede Solo, Parkir Liar dan Becak Tak Bertuan Diamankan!

Penertiban Kawasan Pasar Gede Solo, Parkir Liar dan Becak Tak Bertuan Diamankan

Waktu: 2026-07-29 17:12:16 Sumber: Meadow Rocket Penulis: Wisata Dibaca: 412x

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Solo, Jawa Tengah melakukan penertiban di kawasan Pasar Gade, Kamis (16/7/2026).

Kepala Satpol PP Kota Solo, Didik Anggono, menjelaskan penertiban difokuskan di luar Pasar Gede meliputi parkir liar dan pedagang kaki lima (PKL).

Meski sudah ada rambu parkir, tapi masih ada parkir liar atau sembarangan. Selain itu, ada satu PKL ditertibkan karena berjualan tidak pada tempatnya.

Didik mengungkapkan, sebagai ikon Kota Solo, Pasar Gede harus bersih dari aktivitas parkir liar dan PKL liar.

"Weekend itu kan ada banyak pengunjung ke Pasar Gede, dan ternyata ya harus ada petugas di situ atau harus ada momentum untuk mengingatkan bahwa tidak boleh sembarangan mereka parkir ataupun berjualan, seperti itu," kata Didik saat dihubungi Kompas.com melalui telepon, Kamis.

Didik juga menambahkan, ada tujuh becak diamankan karena diparkir sembarangan dengan cara digembok di kawasan Pasar Gede.

"Jadi diparkir, orangnya entah ke mana, pulang atau malah mungkin disewakan. Nah, seolah-olah di situ itu dibuat parkir untuk parkirnya becak yang justru kumuh, kotor kan karena kan becaknya enggak pernah pergi, enggak bergerak begitu," ungkap Didik.

Kawasan Pasar Gede bebas parkir liar dan PKL liar

Dari tujuh becak itu, kata Didik, tiga dibawa ke kantor dan empat di antaranya diambil pemiliknya.

"Yang selatan itu tiga becak, yang utara itu empat becak. Digemboki semua itu. Pemiliknya itu entah ke mana, dicari enggak ada. Yang tiga kita bawa ke kantor. Nanti biar ngambil ke kantor," paparnya.

Lebih lanjut, Didik mengajak kepada seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk bersama-sama menjaga agar kawasan Pasar Gede nyaman dan bersih dari aktivitas parkir liar dan PKL liar.

"Komitmen antar-OPD yang masing-masing itu punya fungsi. Terkait penataan parkir, terkait dengan mohon maaf, mungkin pengelolaan pasar dan sekitarnya pasar. Dan juga kami sebagai penertib atau penegak aturan kan ya sama-sama lah, seperti itu," imbuh dia.

"Jadi kami memandang bahwa Pasar Gede ini ikon, ya. Ikon Solo, ya. Semakin banyaknya orang yang datang ke Kota Solo, khususnya di Pasar Gede, dan itu pandangan kami adalah perlu untuk dirapikan, perlu untuk dikembalikan fungsinya ke masing-masing fungsi. Kan ada ruang parkir, ada untuk jualan, itu kan kita kembalikan sehingga orang itu nyaman. Gitu aja, tujuannya nyaman," sambung dia.

(Editor: Bisnis)

Konten Terkait
  • ORI030 Laris Manis, Pemerintah Tambah Kuota Jadi Rp 30 Triliun
  • Kejagung Bentuk 'Tim 9' Berisi Eks Jaksa KPK Tangani Kasus Febrie Adriansyah
  • Pascakecelakaan Beruntun, Dua Lajur Tol JORR Arah Cakung Masih Ditutup
  • Prabowo Puji Danantara Pangkas 250 BUMN dalam 18 Bulan: Saya Bangga
  • Konflik Adonara, Menteri HAM Dorong Penyelesaian Lewat Pendekatan Budaya
  • Prabowo Ingin Perbaikan MBG Dikaji Matang dan Tak Terburu-buru
  • Bareskrim Bongkar Peredaran Vape Narkoba di Apartemen Jaktim, 3 Jadi Tersangka
  • Prediksi Line Up Spanyol vs Argentina, Duel Yamal Lawan Messi
Konten Rekomendasi
  • Ketua DPRD Lebak Bantah Perintahkan Penculikan Aktivis, Klaim Sudah Damai dengan Korban
  • Polisi Bongkar Peredaran Etomidat di Bogor, Pod Getar Dijual hingga Rp 6 Juta Per Cartridge
  • Bahlil Buka Peluang Harga Pertamax Turun Jika Minyak Dunia Turun
  • Program Sekolah Gratis Pemprov Banten Bantu Anak Buruh Lanjutkan Pendidikan
  • Di Lanud Malang, Prabowo Resmikan Panen Raya Serentak 43 Titik Se-Indonesia
  • Pertunjukan Angklung Ramaikan Hari Kemerdekaan ke-81 RI di IKN