Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs CEO INPEX: Blok Masela Harus Bermanfaat bagi Masyarakat Lokal!

CEO INPEX: Blok Masela Harus Bermanfaat bagi Masyarakat Lokal

Waktu: 2026-07-29 17:09:20 Sumber: Meadow Rocket Penulis: Wisata Dibaca: 840x

TANIMBAR, KOMPAS.com – Operator Proyek Abadi LNG Blok Masela, INPEX Corporation, memastikan pengembangan proyek gas tersebut tidak hanya ditujukan untuk memperkuat ketahanan energi nasional, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di sekitar wilayah operasi.

Chief Executive Officer (CEO) INPEX Takayuki Ueda mengatakan, berbagai hasil kajian menunjukkan Proyek Abadi LNG Blok Masela akan memberikan dampak ekonomi nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal.

"Berdasarkan riset, proyek Blok Masela akan memberi dampak besar pada ekonomi nasional, lalu memberikan manfaat sosial untuk masyarakat sekitar," kata Ueda saat groundbreaking Proyek Strategis Nasional (PSN) Blok Masela di Desa Lermatang, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku, Kamis (16/7/2026).

Menurut dia, manfaat tersebut menjadi salah satu tujuan utama pengembangan proyek yang diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan timur Indonesia.

Selain memperkuat pasokan energi nasional, proyek bernilai sekitar 20–22 miliar dollar AS atau setara Rp 300–330 triliun itu diproyeksikan menciptakan ribuan lapangan kerja, meningkatkan aktivitas ekonomi daerah, serta membuka peluang usaha bagi masyarakat dan pelaku UMKM di Maluku.

Ueda mengatakan, INPEX juga berharap Blok Masela menjadi simbol kemajuan melalui kerja sama erat antara Indonesia dan Jepang.

"Ini juga menjadi simbol kerja sama dan kemajuan. Ini sangat penting untuk Indonesia dan pihak yang bekerja sama," ujarnya.

Ia menambahkan, INPEX berkomitmen mengembangkan proyek tersebut dengan pengalaman lebih dari 50 tahun di sektor energi.

"Kami sudah memiliki pengalaman lebih dari 50 tahun, ini menjadi bekal," kata dia.

Pemerintah sebelumnya memproyeksikan pengembangan Proyek Abadi LNG Blok Masela mampu menyerap hingga 12.000 tenaga kerja pada fase konstruksi, dengan sekitar 30 persen di antaranya berasal dari Maluku dan Kabupaten Kepulauan Tanimbar.

Kajian LPEM FEB UI juga memperkirakan proyek ini dapat berkontribusi terhadap peningkatan PDB nasional, penerimaan negara, hingga penurunan tingkat kemiskinan di kawasan sekitar proyek.

(Editor: Wisata)

Konten Terkait
  • Anggota Komisi IX DPR Minta Kebijakan MBG Wajib Terdokumentasi, Bukan Instruksi Verbal
  • Taiwan Protes Kantornya Ditutup di Port Moresby, China Dukung Papua Nugini
  • Cerita Dokter Obati Kambing hingga Iguana di Mobil Klinik Keliling
  • Mentan Apresiasi Kinerja Ahmad Luthfi, Jateng Bakal Dapat 7 Ribu Pompa Air
  • Harga Emas Antam Hari Ini 21 Juli 2026, Wajib Tahu Sebelum Beli
  • Iwakum Kecam Hotman Paris: Pernyataannya Rendahkan Profesi Wartawan
  • LNG Abadi Masela Serap 12.000 Tenaga Kerja, Pemerintah Prioritaskan Warga Lokal
  • Milisi Irak Tawarkan Imbalan Rp 179 M untuk Bunuh Trump
Konten Rekomendasi
  • Menkeu Purbaya Sebut Koperasi Desa Merah Putih Pasti Untung asal Tidak Dikorupsi
  • Paniknya Ibu-ibu di Bogor Lihat 2 Ular King Cobra, Minta Bantuan Damkar
  • Jaringan Judi Online Terungkap di Purwakarta Libatkan WNA, Omzet Capai Rp 96 Miliar
  • Menjaga Kemilau Batu Akik di Pasar Rawa Bening, Surganya Para Kolektor
  • BMW di JLNT Antasari Diduga Mogok, Pemilik Diminta Segera Ambil ke Polres Jaksel
  • Viral Pria Lempar Helm ke Tetangga Terekam CCTV di Depok, Polisi Selidiki