Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Prajurit Siswa Meninggal di Rindam I/BB Pematangsiantar, Polisi Militer Selidiki Penyebabnya!

Prajurit Siswa Meninggal di Rindam I/BB Pematangsiantar, Polisi Militer Selidiki Penyebabnya

Waktu: 2026-09-12 19:01:34 Sumber: Meadow Rocket Penulis: Kesehatan Dibaca: 671x

Seorang prajurit siswa ditemukan meninggal dunia di Kompleks Resimen Induk Komando Daerah Militer I/Bukit Barisan (Rindam I/BB) Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara, Senin (20/7/2026).

Belum diketahui pasti penyebab kematian siswa pendidikan pertama Tamtama itu.

Namun, jasadnya dibawa ke Ruang Forensik dr Djasamen Saragih Pematangsiantar.

Pantauan di Kompleks Rindam I/BB Jalan Argasari, Kecamatan Siantar Sitalasari, mobil Inafis Polres Pematangsiantar tiba sekitar pukul 12.00 WIB.

Tepat satu jam kemudian, iringan mobil Inafis bersama ambulans Rindam I/BB keluar meninggalkan tempat, menuju ruangan forensik RSUD dr Djasamen Saragih di Jalan Vihara, Kota Pematangsiantar.

Tiba di lokasi, jenazah langsung dibawa masuk ke Ruang Forensik oleh sejumlah anggota TNI.

Hingga malam sekitar pukul 21.30 WIB, jenazah masih berada di ruangan instalasi forensik medikolegal.

Respons Komandan Detasemen 

Saat dimintai konfirmasi, Komandan Detasemen Polisi Militer I/1 Pematangsiantar Letkol Haru Prabowo menolak memberikan keterangan.

Letkol Haru yang sejak sore di Ruang Forensik itu hanya mengatakan penyebab kematian prajurit siswa itu masih dalam penyidikan.

“Belum, masih dalam proses penyidikan. Nanti ada konferensi pers,” ucap Letkol Haru singkat sambil berjalan meninggalkan awak media.

Foto: Sejumlah anggota TNI berada di ruangan instalasi jenazah Forensik dr.Djasamen Saragih, Pematangsiantar, Sumatera Utara, Senin (20/7/2026) malam.KOMPAS.COM/TEGUH PRIBADI Foto: Sejumlah anggota TNI berada di ruangan instalasi jenazah Forensik dr.Djasamen Saragih, Pematangsiantar, Sumatera Utara, Senin (20/7/2026) malam.

Tanggapan Keluarga

Sementara itu, pihak keluarga hingga kini belum dapat informasi resmi mengenai penyebab kematian korban.

"Info yang kami dapat (penyebab kematian) masih simpang siur," ujar salah satu keluarga korban saat ditemui di ruang forensik, Senin malam.

Perwakilan keluarga yang datang dari Kota Medan itu mengatakan, korban merupakan prajurit siswa pendidikan Tamtama berinisial JGG (21) asal Nias Barat yang menjalani pendidikan di Rindam I/BB.

Ia mengakui informasi kematian korban telah diketahui oleh pihak keluarga yang berada di kampung halamannya.

Pihaknya pun datang mewakili, sementara jenazah korban masih dilakukan otopsi oleh dokter forensik.

“Kami mewakili keluarga dari Kota Medan. Saya kenal almarhum ini orangnya baik dan pendiam,” ucapnya.

(Editor: Pendidikan)

Konten Terkait
  • Terlilit Pinjol, Istri Sakit, Ibu Meninggal: Tekanan Berlapis Peneror Bom SDN Srengseng Sawah
  • Prabowo: S&P Umumkan Bahwa Pembentukan PT DSI Tepat
  • Kembali Gugat KPK di PN Jaksel, Kuasa Hukum Ketum Kesthuri: Berbeda dari Sebelumnya
  • Ketum Kesthuri Tersangka Kasus Kuota Haji Kembali Gugat KPK ke PN Jaksel
  • Lahan Transmigrasi Raib Dicaplok Sawit, Kementrans Akan Usut Tuntas
  • Viral Warung Lontong di Pati Ditarik Retribusi Rp 840.000, DPUTR: Bukan Tarif Setahun
  • Jembatan Darurat Nagari Anduriang Rampung, Akses Padang Pariaman Berangsur Pulih
  • Jadwal KRL Solo-Jogja Selasa 21 Juli 2026, Cek Keberangkatan Pertama hingga Terakhir
Konten Rekomendasi
  • Line Up Artis di Final Piala Dunia 2026: Shakira, Bieber, Hingga BTS
  • Terlibat Begal Motor, Pelajar SMP di Cianjur Ditangkap
  • Kajati-Kapolda Bertemu, Kejagung: Hubungan Baik Kita Akrabkan Kembali
  • Komdigi Jateng Sebut Dinsos Jadi Korban Peretasan 1,2 Juta Data Bansos, Tak Ada Niat Jahat
  • Kemenag Sebut Tambahan Anggaran Rp 5,7 Triliun untuk TPG dan Dosen Sudah Disetujui Kemenkeu
  • Riuh Tawa Anak-anak di Pantai Tangkoko saat Belajar Menjaga Laut dari Segenggam Sampah