Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Ketua Komisi III DPR-K Manokwari Apresiasi Polda Papua Barat karena Ungkap PETI di Waserawi!

Ketua Komisi III DPR-K Manokwari Apresiasi Polda Papua Barat karena Ungkap PETI di Waserawi

Waktu: 2026-07-29 18:08:38 Sumber: Meadow Rocket Penulis: Berita Dibaca: 820x

Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPR-K) Manokwari mengapresiasi langkah Kapolda Papua Barat dan jajarannya yang berhasil ungkap pelaku pertambangan emas ilegal (PETI) di kawasan Waserawi dan juga mengamankan enam Eksavator.

Ketua Komisi III DPR-K yang membidangi Lingkungan Hidup, Abu Rumkel S.IK, mengatakan bahwa persoalan penambangan emas ilegal selama telah merusak lingkungan, apalagi para pelaku kerap menggunakan alat berat yang memperparah kawasan.

"Kami memberikan catatan apresiasi kepada Kapolda Papua Barat dan jajarannya, sebab para pelaku kerap menggunakan alat alat yang merusak lingkungan," kata Abu Rumkel yang ditemui di Manokwari, Jumat (17/7/2026).

Dia berharap Polda Papua Barat terus melakukan operasi di kawasan Waserawi atau lokasi penambangan emas ilegal agar memperkecil ruang para pelaku tambang Ilegal yang kerap datang dari luar Manokwari.

Pasalnya, Abu Rumkel menyebut, mereka hanya mencari keuntungan tetapi merusak lingkungan yang berdampak jangka panjang bagi masyarakat di Manokwari.

Selain itu, Rumkel meminta agar Kapolda dan jajarannya tidak hanya berhenti pada pelaku penambang Ilegal, tetapi juga mengejar para penada yang mengambil dan menjual Emas hasil dulang di kawasan Waserawi

"Kami berharap Polda jangan berhenti pada pelaku penambang tetapi juga mengejar para penada emas hasil dulang di kawasan Waserawi," ujarnya.

Hingga saat ini, proses mobilisasi enam unit excavator ke Mapolda Papua Barat masih berlangsung dengan pengamanan 1 pleton tambahan personel Brimob. Kasus ini ditangani lebih lanjut oleh Ditreskrimsus Polda Papua Barat.

Dirkrimsus Polda Papua Barat, Kombes Pol Darma Suwandito, mengatakan bahwa Barang bukti yang diamankan antara lain, Emas 28,3 gram, tiga Botol Merkuri, dua Alat pengaduk, dua sendok, satu alat bakar, dan tiga timbangan, serta buku catatan, alkon, karpet, selang, dan alat pendulang.

Selain itu, menurut Darma, ada lima orang yang berhasil diamankan yakni, Juhran Sahude selaku pengawas, EW (operator), R (pekerja kas), I (pekerja kas), J (pekerja kas), serta ML (koki).

"Kami masih kejar tujuh orang lainnya diduga melarikan diri, salah satunya berinisial F yang diduga sebagai pemodal," kata Darma.

(Editor: Otomotif)

Konten Terkait
  • Resep Telur Balado Ala Rumahan yang Nikmat Buat Lauk Bekal Kantor
  • Kemendikdasmen Ungkap Penyebab SD Minim Murid Baru di Tahun Ajaran 2026/2027
  • Ajari Anak Percaya Diri dengan 5 Kalimat Ini
  • Susah Dapatkan Solar, Keluhan Pengemudi Angkutan di Sumatera: Rasanya Perih, Sudah Tak Sanggup Lagi
  • Di Depan Mensos, Ortu Siswa Sekolah Rakyat Pasuruan Ucapkan Ikrar Mandiri
  • UU Haji Digugat ke MK, Soroti Risiko Pidana bagi Umrah Mandiri
  • Viral Pijat India Sajikan Miras di Danau Sunter Jakut, Ternyata Cuma Konten
  • Rincian Utang Rp 1,6 Triliun BGN Era Dadan: Bayar EO, Unhan, hingga Sendok
Konten Rekomendasi
  • Dana Kelolaan Sucor AM Tembus Rp 42,6 Triliun hingga Juni 2026
  • Nilai Tukar Rupiah ke Dollar AS 18 Juli 2026 di Bank Mandiri, BCA, dan BNI
  • Blok Masela dalam Angka: Efek Domino Investasi Rp 300 Triliun bagi Indonesia
  • Demo Tuntut Penurunan Plt Rektor UINSA, Mahasiswa Bakar Ban dan Jas Almamater
  • KPK Buka Penyidikan Baru Terkait Kasus Bupati Rejang Lebong
  • Kronologi Kecelakaan 9 Kendaraan di Sibolangit Tewaskan 4 Orang, Diduga Truk Bermuatan Galon Rem Blong