Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Serangan Rudal dan Drone Iran di Yordania, 2 Tentara AS Tewas!

Serangan Rudal dan Drone Iran di Yordania, 2 Tentara AS Tewas

Waktu: 2026-09-12 18:58:28 Sumber: Meadow Rocket Penulis: Wisata Dibaca: 704x

Dua anggota militer Amerika Serikat tewas setelah serangan rudal balistik dan pesawat nirawak Iran di Yordania. Sementara, satu lainnya dinyatakan hilang.

Dilansir AFP Minggu , informasi tersebut disampaikan Pentagon pada Sabtu waktu setempat. Komando Pusat AS menyebut insiden itu terjadi pada Jumat , ketika pasukan AS bersama pasukan sekutu sedang menghadapi serangan rudal balistik dan drone yang dilancarkan Iran.

"Dua anggota militer AS tewas saat pasukan AS dan sekutu bertahan dari serangan rudal balistik dan pesawat tak berawak Iran," demikian keterangan CENTCOM.

Sementara itu, empat personel lainnya telah dievakuasi ke rumah sakit di Yordania untuk mendapatkan perawatan medis. Hingga saat ini belum ada keterangan lebih lanjut mengenai identitas para korban maupun rincian operasi pencarian terhadap personel yang hilang.

Sebelumnya, Iran mengancam akan melanjutkan "operasi serangan berskala penuh" jika Amerika Serikat terus melancarkan gelombang serangan terhadap negara tersebut.

Ancaman tersebut, seperti dilansir AFP dan Egypt Independent, Sabtu , dilontarkan oleh seorang pejabat tinggi Korps Garda Revolusi Islam Iran , Mayor Jenderal Mohsen Rezaei, yang juga penasihat militer senior untuk pemimpin tertinggi Iran Mojtaba Khamenei.

"Jika serangan-serangan AS berlanjut selama dua atau tiga hari lagi, kami akan memasuki fase operasi serangan skala penuh," tegas Rezaei dalam wawancara yang dikutip lembaga penyiaran negara IRIB pada Jumat waktu setempat.

"Iran tidak akan lagi membatasi diri pada tindakan pembalasan, respons yang sepadan... Tidak akan ada batas politik yang aman dari kekuatan serangan Iran," ujarnya.

Rezaei menambahkan bahwa AS seharusnya membayar ganti rugi finansial atas tindakan yang oleh para pejabat Iran disebut sebagai serangan terhadap infrastruktur sipil. Washington telah membantah dengan sengaja menargetkan fasilitas sipil Teheran.

Pernyataan itu muncul saat AS melancarkan serangan selama tujuh malam berturut-turut terhadap target-target Iran, yang dibalas oleh Teheran dengan menargetkan negara-negara Teluk yang menampung aset-aset militer Washington.

Rezaei juga memperingatkan bahwa respons militer Iran akan meluas hingga ke luar perbatasannya, jika konflik semakin memanas.

(Editor: Otomotif)

Konten Terkait
  • Makan Banyak Sayuran Disebut Bantu Memperlambat Penuaan Tubuh, Ini Temuan Studi
  • Mahasiswa King's College London Minta RUU Perampasan Aset Dibahas Secara Cermat
  • Takhayul Bikin Rumah Angker Sulit Laku di Jepang, Apa Solusinya?
  • Rebutan Air, Dua Petani di Soppeng Terlibat Duel Maut, Satu Tewas
  • CEO INPEX: LNG Blok Masela Buka Babak Baru Kerja Sama Energi Indonesia-Jepang
  • India Kutuk Serangan Kapal di Ukraina Buntut 4 Warganya Tewas
  • Pabrik Sandal Porto di Karanganyar Terbakar, Asap Hitam Membubung Tinggi
  • Kisah Minos Antoni, Sukses Menyulap Sampah Pantai Pulisan Jadi Kerajinan Bernilai Jutaan Rupiah
Konten Rekomendasi
  • 8 Makanan yang Sering Lupa Dicuci, Padahal Penting untuk Kesehatan
  • AHY Ungkap Rencana Pembangunan Infrastruktur Bali, Transportasi Massal hingga Taksi Air
  • Efek Minum Kopi Tiap Hari bagi Tubuh, dari Menit Pertama hingga Bertahun-tahun Kemudian
  • Kebakaran Landa Gunung Biru di Mojokerto, Jalur Pendakian Bukit Cendono Ditutup Sementara
  • ASN di Ende Terancam Tak Gajian Mulai Juli 2026 jika Pajak Belum Lunas
  • KSSK Lapor Kredit Perbankan Tumbuh 11,5 Persen, DPR Soroti Penyaluran ke UMKM