Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Kebakaran Landa Gunung Biru di Mojokerto, Jalur Pendakian Bukit Cendono Ditutup Sementara!

Kebakaran Landa Gunung Biru di Mojokerto, Jalur Pendakian Bukit Cendono Ditutup Sementara

Waktu: 2026-09-12 19:14:23 Sumber: Meadow Rocket Penulis: Kesehatan Dibaca: 133x

Kebakaran tersebut bahkan terlihat dari kawasan kejauhan. Asap putih tampak membumbung dari salah satu puncak gunung yang ada di Pegunungan Anjasmoro tersebut.

Agustiningtyas menegaskan, pihaknya menyiapkan beberapa upaya dalam penanggulangan kebakaran di kawasan pegunungan tersebut. Di antaranya berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menyiapkan empat regu pemadam untuk mencari titik api.

”Melakukan pemantauan dari puncak Bukit Cendono oleh satu regu Tahura. Juga koordinasi dengan instansi terkait, mulai dari BPBD Kabupaten Mojokerto, BPBD Provinsi Jatim, dan Kepolisian,” kata Agustiningtyas.

Secara terpisah, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto, Rinaldi Rizal Sabirin, menjelaskan bahwa titik api di kawasan Pegunungan Anjasmoro itu pertama kali terlihat pada Selasa, 14 Juli 2026 sore.

Kobarannya saat itu terlihat dari kawasan Dusun Mrasih, Desa Kemiri, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto.

"Itu terlihat titik api mengepul. Sehingga teman-teman dari Tahura Raden Soerjo, karena ini masuk kawasan hutan konservasi yang ada di bawah Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur, itu membentuk tim bersama BPBD terjun ke lokasi,” ujar Rinaldi saat dihubungi Kompas.com, Rabu.

Saat ini, menurut Rinaldi, tim tersebut stand by di Pos Pendakian Bukit Cendono, Kecamatan Pacet, Mojokerto.

Setelah dilakukan pengecekan, titik api diduga berasal dari kawasan lereng Gunung Biru yang bersebelahan dengan Bukit Cendono di Pegunungan Anjasmoro.

”Sementara memang jalur pendakian Bukit Cendono ditutup sementara sampai kondisi sudah aman,” kata Rinaldi.

Dia menyebut, tim pemadam masih memantau kondisi di lapangan, karena titik api cukup sulit dijangkau secara manual lantaran medan yang curam dan terjal.

Menurut Rinaldi, mereka masih berupaya mencari akses dalam memadamkan beberapa titik api yang berkobar di kawasan pegunungan, melalui Desa Kemiri, Kecamatan Pacet atau melalui Desa Gumeng, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto.

(Editor: Wisata)

Konten Terkait
  • Sukses Digelar, Grid.ID Awards 2026 Berikan Apresiasi kepada Figur Publik Inspiratif Indonesia
  • Alasan Nama Bayi Muhammad MBG Subianto di Wonosobo Tak Bisa Dicantumkan di Akta Kelahiran
  • MBG Aktif Lagi, Polisi Uji Food Safety untuk Menjamin Mutu Makanan di Pamekasan
  • Roy Suryo Minta Hakim Batalkan Status Tersangka, Klaim Tak Pernah Manipulasi Ijazah Jokowi
  • Astrolog Sebut 4 Zodiak yang Paling Beruntung di Akhir Juli 2026, Ada Leo
  • Gunung Lewotobi Meletus Lagi Minggu Siang, Tinggi Kolom Abu 1,5 Kilometer
  • Spesialis Maling Motor Bersenpi Ditangkap Polisi, Sudah Beraksi 20 Kali di Jaksel
  • Eks Kabareskrim Sebut Ada Pertaruhan Marwah Kejagung dalam Pengusutan Febrie Adriansyah
Konten Rekomendasi
  • Guru SD di Lubuklinggau Akui Pukul Siswa yang Tak Hafal Perkalian Pakai Mistar
  • Daftar Harga Sewa Perlengkapan Pendakian di Gunung Lemah Wonosobo
  • Pemerintah Hapus Tarif Naturalisasi WNA Khusus untuk Kepentingan Negara
  • Polisi Amankan 8 Orang Usai Ojol Geruduk Kantor "Debt Collector" di Bandung, Kantor Akan Tutup
  • 10 Contoh Jawaban Upaya Peningkatan Atasi Tantangan Tindak Lanjut di PMM, Guru Wajib Tahu
  • Melawan Kekeringan NTT, Pemerintah Bangun Irigasi Air Tanah Berbasis Panel Surya