Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Dukungan Keluarga Jadi Kekuatan Terbesar bagi Pejuang Kanker!

Dukungan Keluarga Jadi Kekuatan Terbesar bagi Pejuang Kanker

Waktu: 2026-07-29 17:09:55 Sumber: Meadow Rocket Penulis: Hiburan Dibaca: 494x

"Anda ingin seluruh keluarga menjadi sebuah komunitas yang saling mendukung. Sebenarnya, alasan nomor satu mengapa orang bisa hidup lebih lama adalah karena mereka memiliki komunitas yang suportif," ujar Dr. See dalam Exclusive Media Roundtable & Interview di Jakarta pada Kamis (16/07).

Komunitas yang suportif berarti memiliki orang-orang yang selalu hadir ketika seseorang menghadapi tekanan hidup. Dukungan tersebut bisa datang dari mana saja, baik itu pasangan, anak, sahabat, maupun keluarga besar yang memberikan rasa aman dan diterima.

Stres kronis dapat menjadi beban yang berat

Dalam praktiknya sebagai dokter onkologi, Dr. See sering mendampingi pasien selama bertahun-tahun, hingga mengenal perjalanan hidup mereka di luar penyakit kanker.

Ia menyaksikan pasien menghadapi perceraian, kehilangan pekerjaan, konflik keluarga, hingga persoalan kesehatan mental yang berlangsung dalam waktu lama. Menurutnya tekanan seperti itu lah yang lebih sering menjadi perhatian dibanding diagnosis kanker itu sendiri.

"Saya melihat begitu banyak tekanan hidup dan tekanan dalam keluarga (pada pasien). Bukan terlalu banyak masalah keuangan, tetapi lebih banyak masalah keluarga dan kesehatan mental," tutur Dr. See

Keluarga perlu menjadi tempat yang aman

Dr. See kemudian menceritakan salah satu pasien yang telah didampinginya selama 11 tahun. Dalam kurun waktu tersebut, pasien hidup di tengah tekanan akibat suami yang berselingkuh dan anak yang mengalami gangguan kesehatan mental.

Menurutnya, kisah tersebut menunjukkan bagaimana stres kronis dapat terus menguras kondisi fisik maupun emosional seseorang. Oleh karena itu, keluarga seharusnya menjadi tempat untuk saling menguatkan, bukan justru menambah tekanan.

Ia menilai banyak orang dari Generasi X dan sebagian milenial tumbuh dengan kebiasaan mengutamakan kebutuhan semua orang di sekitarnya, tetapi melupakan dirinya sendiri.

Dukungan sederhana, seperti memberi ruang bagi orangtua untuk beristirahat atau memastikan mereka tidak memikul semua beban sendirian, dapat membantu pasien terus bertahan.

Menemani juga merupakan bentuk perawatan

Bagi Dr. See, perasaan didengar dan ditemani selama menjalani pengobatan juga dibutuhkan oleh pasien kanker, bukan terapi medis saja.

Ia memaparkan, sebagian besar pasien justru tidak mengingat detail obat yang diberikan selama masa pengobatan. Namun, yang mereka ingat adalah bagaimana mereka diperlakukan selama proses tersebut.

"Sebagai dokter, saya melihat bahwa mereka tidak selalu ingat nama obat atau jenis terapi. Yang mereka ingat adalah apakah mereka merasa didengar, apakah mereka merasa ditemani, apakah mereka merasa diperlakukan sebagai manusia, bukan sekadar diagnosis," tulis Dr. See dalam refleksi pribadinya.

Dalam perjalanan melawan kanker, dukungan keluarga dan komunitas menjadi bagian penting yang membantu pasien untuk tetap merasa memiliki harapan dan kualitas hidup yang baik.

(Editor: Kesehatan)

Konten Terkait
  • Resep Telur Balado Ala Rumahan yang Nikmat Buat Lauk Bekal Kantor
  • IATA: Penerbangan Ramah Lingkungan Mahal dan Maskapai Tak Sanggup Tanggung Sendiri
  • Matcha vs Kopi, Begini Perbedaan Kepribadian Peminumnya
  • BUMN BKI Buka Lowongan Kerja hingga 7 Agustus 2026, Cek Posisi dan Syaratnya
  • 3 Zodiak yang Diprediksi Beruntung pada 16 Juli 2026, Ada Virgo
  • Lestarikan Peradaban Leluhur, Gubernur Bobby Berkomitmen Revitalisasi Situs Tetegewo
  • Ingin Jadi Guru hingga Pernah Dibully, Peserta Jalur Disabilitas UNJ Naik Jadi 138 Orang
  • Skenario Keji Anak Angkat di Nganjuk, Jadi Otak Pembunuhan Ayah, Jasadnya Dikubur di Samping Rumah
Konten Rekomendasi
  • Jadwal KRL Jogja-Solo pada 21, 22, dan 23 Juli 2026, Lengkap dari Tugu ke Palur
  • Kecelakaan Motor vs Truk di Lombok Tengah, Tiga Anak di Bawah Umur Meninggal
  • Niat Tolong Korban Kecelakaan, Seorang Pejalan Kaki Tewas Ditabrak Truk di Bangkalan
  • Timnas Inggris jadi Tim ke-16 Peraih Peringkat Ketiga Piala Dunia
  • Rundown Konser Afgan di JCC Senayan Hari Ini
  • Piala Dunia 2026 Tak Mampu Dongkrak Ekonomi Meksiko, Pertumbuhan Tetap Lesu