Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Amukan Topan Bavi Kian Dekat, 900 Ribu Orang Mengungsi di China!

Amukan Topan Bavi Kian Dekat, 900 Ribu Orang Mengungsi di China

Waktu: 2026-07-29 18:11:21 Sumber: Meadow Rocket Penulis: Bisnis Dibaca: 162x

Lebih dari 900.000 orang telah mengungsi dari rumah-rumah mereka di China, seiring topan dahsyat, Topan Bavi semakin mendekati wilayah negara tersebut.

Cuaca ekstrem telah menyebabkan kerusakan parah di China selatan dan tengah minggu ini, dengan badai yang menewaskan sedikitnya 39 orang dan menyebabkan puluhan sungai meluap serta bendungan jebol.

Dilansir kantor berita AFP, Sabtu , Topan Bavi diperkirakan akan mendarat pada Minggu pagi di sekitar Wenzhou, sebuah kota metropolitan berpenduduk hampir 10 juta jiwa di provinsi Zhejiang, China bagian timur. Pemerintah kota tersebut mengatakan 887.801 orang telah dievakuasi dari rumah mereka hingga Jumat malam waktu setempat.

"Mobilisasi proaktif dan menyeluruh dilakukan sepenuhnya untuk berjaga-jaga terhadap skenario terburuk," kata otoritas Wenzhou dalam sebuah pernyataan.

Warga menggunakan kayu untuk memperkuat penutup logam yang melindungi toko-toko dan menempelkan selotip pada jendela. Topan Bavi diperkirakan akan membawa "hujan lebat yang luar biasa" ke Zhejiang bagian timur dan provinsi Fujian bagian timur laut.

Sementara di Taiwan, jalan-jalan sebagian besar sepi di Taiwan utara, di mana sebagian besar bisnis tutup untuk hari kedua karena angin dan hujan menerpa wilayah tersebut.

Lebih dari 14.000 orang telah dievakuasi dari rumah mereka, ratusan penerbangan dibatalkan, dan lebih dari 170.000 rumah tangga di seluruh Taiwan mengalami pemadaman listrik akibat Topan Bavi.

"Semua orang takut akan cuaca buruk dan memilih untuk tetap di dalam rumah, tetapi saya hanya keluar karena ada pesanan," kata seorang pemilik warung sarapan bernama Tsai kepada AFP di kota pelabuhan Keelung, Taiwan.

"Beberapa orang sedang bertugas dan tidak akan punya makanan, jadi saya masih perlu mengantarkan makanan kepada mereka," kata pria berusia 50 tahun itu.

Badai Bavi diturunkan statusnya menjadi topan saat melintasi Samudra Pasifik setelah menghantam Guam dan Kepulauan Mariana Utara pada hari Senin sebagai topan super.

Kecepatan angin maksimumnya melambat menjadi 137 kilometer per jam, dengan hembusan sekitar 173 km/jam, pada hari Sabtu , menurut Badan Meteorologi Pusat Taiwan .

Sementara di Filipina, jumlah korban tewas akibat tanah longsor dan insiden lain yang dipicu oleh hujan lebat akibat Topan Bavi, telah meningkat menjadi 18 orang, sebagian besar di pulau Mindanao, Filipina selatan.

Hampir 11.000 orang di seluruh kepulauan tersebut mengungsi dari rumah mereka dan puluhan pelabuhan tetap ditutup, dengan 313 kapal berlindung.

[Gambas:Video 20detik]

(Editor: Otomotif)

Konten Terkait
  • Prabowo Singgung Anggapan RI Akan Kolaps: Ternyata Semakin Hari Semakin Kuat
  • Zelensky Copot Menhan Ukraina, Warga dan Militer Ngamuk
  • Menantang Ombak dan Ongkos, Perjuangan Nelayan Pangandaran Bertahan Hadapi Kenaikan Harga Bahan Bakar
  • Brimob Polda Metro Sterilisasi Tenis Indoor Senayan, Amankan Konser Mitski
  • Anggaran Bangun Ulang JPO Tendean Belum Ada, Pramono Cari Dana CSR hingga KLB
  • Mau Nonton Piala Dunia di Rumah, Pasien Puskesmas di Sulbar Kabur Bawa Infus
  • Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 16 Juli 2026, Berangkat dari Palur Pagi hingga Malam
  • Regulasi Berbelit, Prabowo Minta Single National Identity Card Segera Dieksekusi
Konten Rekomendasi
  • Roy Suryo Gugat Ganti Rugi Rp 210 Juta, Refly Harun: Akan Disumbangkan ke Panti Asuhan
  • Bupati Pati Nonaktif Sudewo Akui Pernah Minta Jatah Proyek Nur Widayat Naik Jadi 30 Persen, Ini Alasannya
  • Penipuan Tiket Kapal Marak di Sikka, Pelni Imbau Warga Beli melalui Kanal Resmi
  • Pilu Ibu dan Anak Tewas Tertabrak KA Pandalungan di Tambun Selatan
  • DPRD Minta Maaf atas Peretasan 1,2 Juta Data Warga, Pemprov Diminta Tak Kalah Pintar dari Hacker
  • Sirop Tumpah yang Bikin Gelombang Dahsyat Seperti Tsunami