Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Transformasi Pelabuhan Dipercepat, Kemenhub Andalkan Green Smart Port!

Transformasi Pelabuhan Dipercepat, Kemenhub Andalkan Green Smart Port

Waktu: 2026-07-29 17:13:58 Sumber: Meadow Rocket Penulis: Berita Dibaca: 147x

Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan pelabuhan sekaligus memperkuat daya saing sektor transportasi nasional.

"Ke depan, tidak hanya transportasi laut, tetapi juga moda transportasi lainnya akan kami dorong untuk menerapkan nilai-nilai ASRI agar transformasi menuju sistem transportasi yang berkelanjutan dapat berlangsung lebih cepat," katanya.

Ilustrasi pelabuhan di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT).WIKIMEDIA COMMONS/TIKET2 Ilustrasi pelabuhan di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Menurut Dudy, pengembangan pelabuhan hijau juga selaras dengan agenda pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.

Sistem logistik yang andal dinilai menjadi faktor penting untuk memastikan distribusi pangan berlangsung cepat, efisien, dan merata di seluruh wilayah Indonesia.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menegaskan pelabuhan memiliki posisi strategis dalam menjaga kelancaran distribusi barang, khususnya komoditas pangan.

"Pelabuhan bukan hanya menjadi tempat bongkar muat, tetapi juga simpul utama dalam sistem logistik pangan nasional. Perannya sangat menentukan kelancaran pasokan, menekan disparitas harga, dan menjaga stabilitas pangan," ujar Zulhas.

Ia menilai transformasi sektor logistik harus terus dipercepat agar mampu menjawab tantangan perkembangan ekonomi dan meningkatkan daya saing Indonesia di tingkat global.

Sebagai bentuk apresiasi terhadap penerapan prinsip keberlanjutan, pemerintah kembali memberikan Penghargaan Green and Smart Port ASRI 2026 kepada delapan pelabuhan yang dinilai berhasil mengimplementasikan aspek efisiensi operasional, digitalisasi, tata kelola, dan pengelolaan lingkungan.

Delapan pelabuhan penerima penghargaan tersebut yakni PT Petrokimia Gresik, PT Pupuk Kalimantan Timur, PT Krakatau Bandar Samudera, PT Vale Indonesia, PT Pelindo Petikemas–TPK Banjarmasin, PT Indonesia Kendaraan Terminal, PT Pelindo Multi Terminal Branch Tanjung Intan, dan Terminal Petikemas Bitung.

Kemenhub mencatat sejak 2019 hingga 2025 sebanyak 41 pelabuhan telah mengikuti asesmen green and smart port, sebagai bagian dari upaya mempercepat transformasi pelabuhan nasional menuju sistem logistik yang lebih modern, efisien, dan ramah lingkungan.

(Editor: Pendidikan)

Konten Terkait
  • Semangat 28 Murid SD di Aceh Utara, Ikut MPLS meski Belajar di Tenda Darurat
  • Profil Timnas Spanyol Jelang Final Piala Dunia 2026 Lawan Argentina
  • TNI AL Buka 3.110 Hektare Lahan Kedelai Baru untuk Dukung Pengurangan Impor
  • Di Balik Bisnis Triliunan Piala Dunia 2026, Jejak Karbon Presiden FIFA Ikut Disorot
  • Siaran Langsung Inggris Vs Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026
  • Pos Indonesia Pastikan Tetap Penuhi Kewajiban ke Pemegang Sukuk Meski Pembayaran Ditunda
  • Lalin di Sejumlah Ruas Jalan Arteri Jakarta Macet
  • Menjulang 27 Lantai, Gedung Kementerian Rp 1 T Ini Diejek Mirip Jagung
Konten Rekomendasi
  • Memanas! AS Bombardir Penyimpanan Rudal Iran Selama 90 Menit
  • Juara LCC Empat Pilar Papua, SMA YPPK Teruna Bakti Maju ke Tingkat Nasional
  • Jadwal Kedatangan Mariano Peralta di Persib Jelang Piala Presiden 2026
  • Kerusakan Umum pada Motor Listrik Setelah 1 Tahun Pemakaian
  • Momen Kapolda Riau dan Ojol-Mahasiswa Nobar Final Piala Dunia di Polda Riau
  • Bangun Batch 3 IKN, Basuki Minta Tambahan APBN Rp 2,7 Triliun