Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs 5 Berita Terpopuler Internasional Hari Ini!

5 Berita Terpopuler Internasional Hari Ini

Waktu: 2026-07-29 17:09:56 Sumber: Meadow Rocket Penulis: Pendidikan Dibaca: 417x

Pemerintah Iran meminta sekutunya, kelompok pemberontak Houthi yang bermarkas di Yaman, untuk bersiap menutup jalur minyak Laut Merah, jika Amerika Serikat menyerang infrastruktur energi Teheran, terutama pembangkit listrik. Hal ini berpotensi memicu ancaman baru yang signifikan terhadap pasokan energi global.

Informasi tersebut, seperti dilansir Reuters, Jumat , disampaikan oleh tiga sumber yang berbicara kepada Reuters pada Kamis waktu setempat.

Selain berita tersebut, berikut ini berita-berita internasional yang menarik perhatian pembaca detikcom, hari ini, Jumat :

- Serangan AS ke Iran Tewaskan 38 Orang, Lebih dari 400 Luka-luka

Kementerian Kesehatan Iran melaporkan bahwa setidaknya 38 orang telah tewas dan lebih dari 400 luka-luka di negara itu sejak pertempuran dengan Amerika Serikat kembali terjadi pada 22 Juni lalu.

"Jumlah korban luka akibat serangan AS telah melebihi 400, dan 38 warga negara telah gugur sejak 22 Juni," kata juru bicara Kementerian Kesehatan Iran, Hossein Kermanpour dalam unggahan di media sosial X, seperti dilansir kantor berita AFP, Jumat .

"Di antara mereka ada 22 wanita yang terluka, tiga wanita yang gugur, sembilan orang yang terluka di bawah usia 18 tahun, dan satu orang yang gugur di bawah usia 18 tahun," imbuh juru bicara tersebut.

- Balas Serangan AS, Iran Gempur Pangkalan Militer di Suriah

Garda Revolusi Islam Iran mengatakan bahwa mereka telah menggempur pangkalan militer Al-Tanf di Suriah. Serangan itu disebut sebagai pembalasan atas kematian tentara-tentara Iran dalam serangan Amerika Serikat di kota Iranshahr, Iran.

"IRGC mengumumkan serangan mendadak terhadap Pusat Komando Operasi Khusus musuh di wilayah Al-Tanf, Suriah, sebagai pembalasan atas darah tentara-tentara Iran yang gugur di Iranshahr," tulis media pemerintah Iran di Telegram, seperti dilansir kantor berita AFP dan Reuters, Jumat .

Sejauh ini belum ada komentar langsung dari pemerintah Suriah ataupun militer Amerika Serikat.

- Presiden Israel Ingin Berdamai dengan Arab Saudi: 'It's My Dream'

Presiden Israel Isaac Herzog menegaskan kembali keinginan Israel untuk mencapai kesepakatan normalisasi hubungan dengan negara-negara Arab lainnya, termasuk Arab Saudi. Hal ini disampaikannya dalam sebuah wawancara langka dengan saluran Al Arabiya yang berbasis di Riyadh, ibu kota Saudi.

"It is my dream to see peace between Israel and Saudi Arabia . Saya sangat menghormati Putra Mahkota Mohammed Bin Salman," kata Herzog kepada Al-Arabiya, merujuk pada pemimpin de facto Arab Saudi.

"Hal yang paling kami inginkan di Israel adalah melihat rekonsiliasi antara kedua negara," tambah Herzog dalam wawancara yang berlangsung di Yerusalem dan ditayangkan pada hari Kamis waktu setempat, seperti dilansir kantor berita AFP, Jumat .

- Makin Panas! Houthi Ancam Serang Fasilitas Minyak Arab Saudi

Arab Saudi dan Houthi memanas! Kelompok pemberontak Houthi di Yaman mengancam akan menyerang fasilitas minyak dan infrastruktur lainnya di Arab Saudi, jika konflik meningkat antara kedua pihak. Ancaman ini dilontarkan beberapa hari setelah bandara di ibu kota Yaman, Sanaa yang dikuasai Houthi, menjadi target serangan udara.

"Semua fasilitas minyak dan instalasi vital Saudi adalah target rudal dan drone kami jika mereka terlibat dalam agresi skala penuh terhadap negara kami dan bergerak menuju eskalasi," kata pemimpin kelompok tersebut, Abdul Malik al-Houthi, dilansir kantor berita AFP, Jumat .

- Iran Minta Houthi Tutup Laut Merah Jika AS Serang Pembangkit Listrik

Pemerintah Iran meminta sekutunya, kelompok pemberontak Houthi yang bermarkas di Yaman, untuk bersiap menutup jalur minyak Laut Merah, jika Amerika Serikat menyerang infrastruktur energi Teheran, terutama pembangkit listrik. Hal ini berpotensi memicu ancaman baru yang signifikan terhadap pasokan energi global.

Informasi tersebut, seperti dilansir Reuters, Jumat , disampaikan oleh tiga sumber yang berbicara kepada Reuters pada Kamis waktu setempat.

Gagasan tersebut, menurut dua sumber pejabat senior Iran dan satu sumber regional yang memahami persoalan ini, telah dibahas di kalangan pemimpin Iran, dan pesannya telah disampaikan kepada Houthi, sekutu mereka di Yaman.

Lihat juga Video 'Iran Pajang Poster Trump Tergeletak di Peti Mati':

[Gambas:Video 20detik]

(Editor: Hiburan)

Konten Terkait
  • Konflik Berdarah Adonara NTT, PDIP Minta Aparat Upayakan Mediasi
  • Segini Banyak Hadiah Uang untuk Juara Piala Dunia 2026
  • ASN di Ende Terancam Tak Gajian Mulai Juli 2026 jika Pajak Belum Lunas
  • 3 Kondisi yang Memperbolehkan Ganti Foto KTP-el, Apa Saja?
  • 3 Rekor Lionel Messi yang Pecah di Piala Dunia 2026
  • Jaga Kondusivitas, Baliho HUT Sukoharjo Dipasang Tanpa Gambar Wajah Kepala Daerah
  • Biaya Body Repair Mobil per Panel dan Sol-solan
  • Tim Investigasi dari Jakarta Berangkat ke Lokasi Ledakan Gudang Amunisi Madiun
Konten Rekomendasi
  • Pelajaran dari (Populisme) Argentina
  • Disebut Perlu Beri Kompensasi Gangguan Layanan Air ke Pelanggan, Ini Penjelasan PAM JAYA
  • Prediksi Skor Robbie Gaspar untuk Final Piala Dunia 2026 Spanyol Vs Argentina, Jagokan Siapa?
  • Andy Burnham Resmi Jadi PM Baru Inggris, Langsung Dapat Titah Raja Charles
  • PM Israel Dukung Argentina di Final Piala Dunia, Sebut Presiden Milei Sahabat
  • Pemerintah Buka Opsi Penerima MBG Hanya dari Desil Bawah