Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Pesona Tanaman Mirip Bunga Bangkai di Bekasi yang Bikin Penasaran Warga!

Pesona Tanaman Mirip Bunga Bangkai di Bekasi yang Bikin Penasaran Warga

Waktu: 2026-09-12 19:17:51 Sumber: Meadow Rocket Penulis: Olahraga Dibaca: 658x

Warga Kranji, Kota Bekasi, dibuat penasaran dengan kemunculan tanaman yang bentuknya menyerupai bunga bangkai. Tanaman yang tumbuh di pekarangan rumah warga itu menarik perhatian karena memiliki kelopak besar dan tampilan tak biasa, tetapi tak mengeluarkan bau khas bunga bangkai.

Detikcom pun berkesampatan untuk melihat langsung bunga tersebut, di Jalan Lapangan Bola, Kranji, Kota Bekasi, Sabtu . Tanaman menyerupai bunga bangkai itu tampak tumbuh di sebuah pekarangan kontrakan warga. Tanaman itu tumbuh berdekatan dengan tanaman lainnya.

Sekilas, bentuknya memang mirip bunga bangkai. Tanaman itu memiliki kelopak berukuran besar dengan batang bunga yang menjulang di bagian tengah.

Meski begitu, tanaman tersebut tidak mengeluarkan bau busuk seperti bunga bangkai. Ukurannya pun tidak terlalu tinggi.

Pemilik tanaman, Warsini, mengatakan tanaman itu sebenarnya adalah pohon suweg. Bibitnya dibawa suaminya, Juari, dari kampung halamannya di Pacitan, Jawa Timur, lalu ditanam di pekarangan rumah.

"Itu ayahnya katanya nanam pohon suweg tuh. Bawa dari kampungnya Pacitan, Jawa Timur," ujar Warsini saat ditemui detikcom di kediamannya, Kranji, Kota Bekasi.

[Gambas:Instagram]

Awal Mula Pohon Suweg Mirip Bunga Bangkai

Warsini, menceritakan bahwa pohon itu ditanam oleh suaminya. Suaminya memang kerap menanam tanaman tersebut untuk dikonsumsi karena sejenis dengan talas.

"Ya ini kan udah lama nanam, udah bertahun-tahun. Bawa dari kampung, Pacitan," kata Warsini.

Ia banyak menanam bibit pohon suweg. Namun memang hanya satu pohon yang bunganya tumbuh mirip seperti bunga bangkai tersebut.

Bunga dari pohon suweg yang menyerupai bunga bangkai itu awal ditanam dua minggu lalu. Kemudian sekitar 3-4 hari setelahnya, Warsini mulai melihat keunikan dari tanaman itu.

Mulanya, kata dia, muncul kuncup atau tunas muda dari pohon tersebut. Lama kelamaan, kuncup itu pun mekar dan menampakkan kelopak bunga yang lebar.

Pada bagian tengahnya terdapat batang bunga. Sekilas tanaman itu benar-benar memiliki bentuk mirip seperti bunga bangkai.

"Udah dua mingguan sih saya melihatnya. Cuma mekarnya kan baru 3-4 hari kemarin. Mekar sendiri. Satu itu doang yang berbunga mah," jelas Warsini.

Tak Ada Bau Khas Bunga Bangkai

Meski bentuk suweg menyerupai bunga bangkai, Warsini mengaku tidak mencium bau menyengat dari tanaman tersebut. Warsini memilih membiarkan tanaman itu tetap tumbuh meski kini ramai menjadi perhatian warga.

"Nggak tahu sih. Orang di situ juga dekat sampah, ya bau nggak bau," kata dia.

"Diemin aja. Biarin aja dia hidup, ntar mati sendiri dia. Silakan aja ngelihat, orang kalau mau ini mah," tuturnya.

Lihat juga Video: Rela Izin Kerja Demi Lihat Bunga Bangkai Sumatera Mekar di California

[Gambas:Video 20detik]

(Editor: Teknologi)

Konten Terkait
  • Daftar Harga Lengkap Motor Listrik VinFast di Indonesia
  • Syarat Beasiswa Bright 2026, Ada Biaya UKT Penuh, Tunjangan Bulanan dan Asrama
  • Drake Pasang Taruhan Rp24,5 Miliar untuk Kemenangan Argentina di Final Piala Dunia
  • Pigai Usul RUU Masyarakat Adat Tidak Dibenturkan dengan UU Kehutanan
  • 35 Soal Asesmen Literasi Membaca dan Numerasi MPLS 2026 Jenjang SMP, Lengkap Kunci Jawaban
  • KPK Siap Hadapi Gugatan Praperadilan Ketum Kesthuri Tersangka Kasus Kuota Haji
  • Karina aespa Cerita Pernah Lari 6 Jam demi Turun 4 Kg dalam Sehari
  • Sahara Barat: The Odyssey Christopher Nolan dan Bayang-Bayang Sejarah yang Belum Tuntas
Konten Rekomendasi
  • "Jangan Bilang Orangtua, Nanti Aku Culik", Ancaman Pelaku "Challenge" Bocah Masuk Freezer
  • Resep Telur Puyuh Kecap Ala Korea, Lauk Sederhana dengan Bumbu Meresap
  • Demo Tuntut Penurunan Plt Rektor UINSA, Mahasiswa Bakar Ban dan Jas Almamater
  • Rincian Utang Rp 1,6 Triliun BGN Era Dadan: Bayar EO, Unhan, hingga Sendok
  • IATA: Penerbangan Ramah Lingkungan Mahal dan Maskapai Tak Sanggup Tanggung Sendiri
  • PMI Bank Indonesia Turun ke 51,43, Industri Manufaktur Masih Bertahan di Zona Ekspansi