Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Konflik Berdarah Adonara NTT, PDIP Minta Aparat Upayakan Mediasi!

Konflik Berdarah Adonara NTT, PDIP Minta Aparat Upayakan Mediasi

Waktu: 2026-07-29 17:09:07 Sumber: Meadow Rocket Penulis: Teknologi Dibaca: 223x

Bentrok antarwarga terjadi di Pulau Adonara, Flores Timur, Nusa Tenggara Timur . Anggota Komisi III DPR Fraksi PDIP Nasyirul Falah Amru mendorong penyelesaian konflik melalui musyawarah mufakat tanpa kekerasan.

"Harusnya segala persoalan bisa dirampungkan dengan musyawarah mufakat. Konflik kalau hanya mengandalkan klaim tanah adat desa sampai kapan pun tidak akan selesai," kata Falah kepada wartawan, Selasa .

Falah meminta aparat segera meredam peristiwa itu untuk menghindari konflik warga semakin parah. Dia mendorong pihak kepolisian juga mengupayakan penyelesaian konflik melalui mediasi warga.

"Aparat keamanan juga harus segera turun untuk meredam dan menghindari konflik yang lebih parah. Untuk itu sebaiknya aparat kepolisian harus mengusut tuntas dan memediasi supaya bentrok tidak melebar dan segera tuntas," ujarnya.

Diketahui, bentrok itu terjadi antara warga Desa Narasaosina dan Desa Waiburak. Polisi mengatakan tiga orang tewas dan lima orang mengalami luka ringan akibat insiden ini.

"Tiga orang meninggal dunia, lima orang luka ringan, dan 20 unit rumah terbakar," ujar Kasi Humas Polres Flores Timur AKP Eliezer A Kalelado, seperti dilansir detikBali, Minggu .

Bentrok ini terjadi pada Sabtu pagi. Eliezer mengatakan pendataan jumlah korban maupun kerusakan rumah masih terus dilakukan setelah bentrokan dua desa tersebut.

Kasi Humas Polres Flores Timur AKP Eliezer A. Kalelado mengatakan personel gabungan TNI-Polri masih disiagakan di wilayah Adonara Timur untuk menjaga keamanan pascabentrokan hingga situasi benar-benar aman dan terkendali.

"Kami memastikan personel gabungan TNI-Polri tetap melaksanakan penjagaan di wilayah Adonara Timur untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat," ujarnya.

(Editor: Wisata)

Konten Terkait
  • Duduk Perkara Ratusan Ojol Geruduk Kantor "Debt Collector" di Bandung, Motor Disebut Sudah Lunas
  • Presiden Argentina Umumkan Hari Libur Nasional Usai Kalah Piala Dunia
  • Cegah Truk Tabrak JPO Jakarta, Rambu Batas Tinggi dan Portal Sensor Perlu Diperbanyak
  • Obligasi Daerah Dinilai Cocok Jadi Alternatif Pembiayaan di Riau
  • Jajal Mitsubishi XForce Hybrid, Suspensi Empuk, BBM Lebih Irit
  • Menperin: Industri Pengolahan Serap Lebih dari 20 Juta Pekerja, SDM Terampil Masih Dibutuhkan
  • Polres Bogor Bongkar 74 Kasus Narkoba, Sita 3 Kg Sabu hingga 1.193 Pil Ekstasi
  • Perancis Takluk dari Spanyol, Kylian Mbappe dan Patrick Vieira Kritik Performa Tim
Konten Rekomendasi
  • Misteri Warga Madiun Hilang di Korea Selatan, Berawal dari Pamit Pergi ke Surabaya
  • Lagi, Penyidik Polri Datangi Kejagung Bawa Barang Bukti Kasus Eks Jampidsus Febrie
  • Rapat bersama Komisi II, Mendagri Paparkan Kinerja Anggaran Kemendagri yang Tetap Optimal di Tengah Efisiensi
  • BPDP: Riset Sawit Jangan Berhenti di Jurnal, Harus Masuk ke Industri
  • PMI Bank Indonesia Turun ke 51,43, Industri Manufaktur Masih Bertahan di Zona Ekspansi
  • Yusril: DPR Sedang Bikin Draf Baru RUU Perampasan Aset