Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Anak Bakar Ayah Kandung di Medan, Polisi: Diduga karena Stres Ditinggal Istri Nikah Lagi!

Anak Bakar Ayah Kandung di Medan, Polisi: Diduga karena Stres Ditinggal Istri Nikah Lagi

Waktu: 2026-09-12 18:58:13 Sumber: Meadow Rocket Penulis: Hiburan Dibaca: 457x

Warga setempat sempat dibuat heboh oleh teriakan korban dan lekas bergotong-royong membantu memadamkan api yang membakar tubuh YL dengan menyiramkan air seadanya.

Sementara itu, pelaku yang berusaha kabur langsung dihajar massa sebelum akhirnya diamankan oleh petugas Polsek Sunggal yang tiba di lokasi kejadian.

"Semalam sudah diperiksa, hasilnya pelaku ini stres ditinggal istrinya yang sudah nikah lagi. Lalu, dia merasa enggak adil karena ayahnya lebih memperhatikan ibu tiri," ungkap Herman membeberkan hasil pemeriksaan sementara.

Beruntung, nyawa sang ayah masih dapat diselamatkan dari kobaran api. Korban kini tengah menjalani masa pemulihan setelah sempat mendapatkan perawatan medis.

"Nah, untuk kondisi korban alami luka bakar di kaki dan tangan. Sempat dibawa ke rumah sakit cuma ini sudah pulang di rumah," tambahnya merinci kondisi kesehatan korban.

Kini, pelaku yang hasil tes urinenya dinyatakan positif sebagai pengguna narkoba tersebut telah resmi ditahan di sel tahanan Polsek Sunggal guna menjalani proses hukum lebih lanjut.

Sempat Ngamuk dan Rusak Dua Angkot

Di lain pihak, Kepala Lingkungan VI Kelurahan Lalang, Nanda Amri, mengungkapkan bahwa beberapa saat sebelum nekat membakar sang ayah, pelaku ternyata sempat membuat keributan di kawasan Simpang Kampung Lalang.

"Ada dua angkutan yang dirusaknya. Enggak tahu ribut soal apa. Tiba-tiba pelampiasannya ke orangtua," ucap Nanda saat memberikan keterangan.

Nanda menuturkan, riwayat konflik antara anak dan ayah ini sebenarnya sudah terjadi sejak beberapa hari sebelumnya. Pelaku diketahui sempat terlibat cekcok mulut karena memaksa orangtuanya untuk membelikan sebuah mobil.

"Padahal ekonomi keluarganya sulit. Memang meresahkan dia ini karena residivis, bolak balik masuk penjara. Masalah kekerasan dan narkoba," ujarnya menutup pembicaraan.

(Editor: Otomotif)

Konten Terkait
  • Waka MPR Ajak Tingkatkan Kesadaran Masyarakat soal Mitigasi Bencana
  • Studi Ungkap Mikroplastik Cemari Laut Dalam, Capai Kedalaman 2.000 Meter
  • Dikepung "Stockpile" Batu Bara, Warga Tagih Janji Wapres Gibran Selamatkan Candi Muaro Jambi
  • 3 Kapal di Muara Angke Terbakar, Polisi Selidiki Penyebabnya
  • Menkop Apresiasi Pramono Bikin Jalan Rasuna Said Jadi Lebih Indah dan Keren
  • Rapat bersama Komisi II, Mendagri Paparkan Kinerja Anggaran Kemendagri yang Tetap Optimal di Tengah Efisiensi
  • PDIP Bakal Resmikan Monumen Kudatuli di Kantor DPP 27 Juli
  • DPRD Surabaya Dukung Penataan PKL di Surabaya, Dorong Langkah Humanis
Konten Rekomendasi
  • Kajati-Kapolda Bertemu, Kejagung: Hubungan Baik Kita Akrabkan Kembali
  • RUU Bantuan Kematian Prancis Tunggu Putusan Dewan Konstitusi
  • Menjemput Sehat dari Rumah-rumah Warga di Jember...
  • Cerita Warga Depok Rumahnya Diteror Tetangga: Tendang Pagar hingga Bawa Golok
  • Gempa M 5,4 Guncang Tahuna Kepulauan Sangihe Sulut
  • Siaran Langsung Inggris Vs Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026