Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Polisi: Tak Ada Keterlibatan Pihak Lain soal Bos Perusahaan Tewas di St Regis!

Polisi: Tak Ada Keterlibatan Pihak Lain soal Bos Perusahaan Tewas di St Regis

Waktu: 2026-09-12 18:57:11 Sumber: Meadow Rocket Penulis: Berita Dibaca: 109x

Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi tindakan serupa. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit, depresi, atau memiliki pemikiran untuk menyakiti diri sendiri, silakan segera hubungi profesional kesehatan mental, psikolog, psikiater, atau layanan hotline darurat kesehatan mental terdekat.

Seorang pria berinisial WH ditemukan tewas dengan luka tembak di bagian kepala di dalam kamar hotel St Regis, Jakarta Selatan . Polisi menyebut tidak ada keterlibatan pihak lain terkait kematian korban.

"Jadi dari hasil penyelidikan dari kepolisian, sampai saat ini kami belum menemukan keterlibatan pihak lain terkait meninggalnya korban ini," ujar Kasi Humas Polres Metro Jaksel AKP Joko Adi Wibowo kepada wartawan, Senin .

Polisi telah memeriksa sopir pribadi korban, juga berkomunikasi dengan pihak keluarga korban. Hasilnya, pihak keluarga korban menyadari kematian korban tidak menyangkut keterlibatan pihak lain.

"Dan pendalaman kita kemarin juga dilakukan pemeriksaan kembali terhadap si driver-nya korban, yang sebelumnya juga ada komunikasi dengan keluarga, dengan driver," ungkapnya.

"Artinya keluarga menyadari bahwa ini musibah yang dialami oleh korban. Artinya pun keluarga juga menyadari diduga ini tidak ada keterlibatan pihak lain," tambahnya.

Polisi menemukan senjata api di tempat kejadian perkara . Polisi mengungkapkan senjata api tersebut milik korban.

"Perkembangan penyelidikan terkait orang yang ditemukan meninggal dunia dan ditemukan juga dengan senpi di TKP," jelasnya.

Joko mengatakan berdasarkan hasil pengecekan TKP, ditemukan senpi juga identitas korban. Polisi juga menemukan surat kepemilikan senpi yang sesuai dengan identitas korban.

"Terkait kepemilikan senjata api, kami sudah cek di TKP juga menemukan identitas korban dan juga menemukan senjata api. Kemudian juga kami menemukan surat senjata. Surat senjata ini sesuai dengan identitas si korban," jelasnya.

Setelah dicek, senpi tersebut adalah legal milik korban. Hal ini juga dibuktikan terdapat sidik jari korban di senpi tersebut.

"Kemudian setelah dicek memang senjata ini adalah senjata legal, yang bersangkutan memiliki senjata api," ungkapnya.

"Kemudian dari hasil sidik jari di senjata yang ditemukan di TKP dibandingkan dengan sidik jari korban itu identik. Yang artinya bahwa yang memegang senjata api adalah korban," tutupnya.

WH ditemukan tewas pada Rabu, 15 Juli 2026. WH merupakan seorang petinggi di suatu perusahaan. Kematian WH di dalam kamar hotel diduga karena bunuh diri saat sedang menginap. Polisi menegaskan tidak ada unsur pidana terkait kematian WH.

"Dugaan meninggal dunia karena dugaannya ya mengakhiri hidupnya sendiri," kata Joko.

"Tidak ada , niat mengakhiri hidup sendiri," imbuhnya.

(Editor: Pendidikan)

Konten Terkait
  • Polisi Tangkap 3 Penadah Saat Buru Pencuri Motor di Karawang
  • Pegadaian Dorong Green Tourism Yogyakarta Lewat Becak Kayuh Listrik
  • Dedi Mulyadi Harap Tunggakan DBH Rp 1,2 T untuk Jabar Segera Direalisasikan Pusat: Dibayarkan atau Tidak
  • Transformasi Pelabuhan Pupuk Kaltim Andalkan Green Port dan Digitalisasi
  • Seskab: Pemerintah Targetkan Renovasi 400.000 Rumah Tidak Layak Huni Tahun Ini
  • Mengenal Pelat Nomor Warna Hijau yang Hanya Berlaku di Wilayah Tertentu
  • Anomali Banjir di Tengah Kemarau
  • OJK: Dana SAL Tak Lagi Diperdebatkan, Penarikan di Himbara Dilakukan Bertahap
Konten Rekomendasi
  • Pengadilan Agama Resmi Putuskan Arka sebagai Anak Ridwan Kamil
  • MPR RI Gelar Sarasehan Kedua Bahas Obligasi Daerah di Pekanbaru
  • Kisah Kelam Gigi Palsu George Washington, Presiden Pertama AS
  • OJK Bantah Isu Berobat Pakai Asuransi Wajib Bayar 10 Persen, Ini Aturan Terbarunya
  • Perancis Takluk dari Spanyol, Kylian Mbappe dan Patrick Vieira Kritik Performa Tim
  • Viral Maling Motor Panjat Rumah di Depok, 2 Orang Ditangkap