Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Di DPR, Kepala Perpusnas Keluhkan Anggaran Turun Ganggu Program Literasi!

Di DPR, Kepala Perpusnas Keluhkan Anggaran Turun Ganggu Program Literasi

Waktu: 2026-09-12 18:59:08 Sumber: Meadow Rocket Penulis: Wisata Dibaca: 696x

Kepala Perpustakaan Nasional RI E. Aminudin Aziz mengeluhkan penurunan anggaran yang drastis. Ia mengatakan, akibat penurun itu, program literasi pun terganggu.

"Bahwa betul dengan penurunan anggaran yang sangat drastis, pekerjaan yang terkait dengan literasi itu menjadi terganggu," kata Aminudin saat rapat dengar pendapat bersama Komisi X DPR, di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis .

Ia memberi contoh terkait program pembagian buku ke setiap desa, taman baca masyarakat, hingga puskesmas. Dia mengatakan program yang disambut positif oleh masyarakat itu tidak bisa lagi dilakukan pada 2026.

"Tahun 2026 ini tidak bisa kami kerjakan karena tidak ada uangnya," imbuh dia.

Tak hanya itu, ia mengatakan rencana pembangunan fisik, renovasi, hingga pembelian perlengkapan juga tidak bisa dilakukan. Jadi, kata dia, rencana menggerakkan literasi lebih masif lagi tak bisa terealisasi.

"Nah, ini apa, menjadikan rencana kita untuk menggerakkan literasi lebih masif ini tidak bisa kita kerjakan," ujar dia.

Aminudin mengatakan pihaknya juga sudah menyampaikan ini kepada Bappenas. Dia bahkan meminta agar target diturunkan karena dana yang tidak memadai.

"Tidak mungkin dengan anggaran besar tercapai, dengan anggaran kecil tetap tercapai. Jadi ya sudah saja dikasih kecil, ngapain buat besar, kan gitu. Nah, logika ini tentu tidak bisa kita terima karena bagaimanapun kalau tidak ada penurunan target, ya kami tidak akan bisa mencapai target-target yang sudah ditetapkan," tutur dia.

"Oleh karena itu, kami melakukan negosiasi dengan Bappenas supaya ada penurunan angka-angka target. Dan ini diskusi terus dilakukan dan ini terjadi penurunan-penurunan itu. Maka ketika kita bicara tentang target-target tadi, itu sebetulnya adalah target-target yang sudah disepakati untuk terjadi penyesuaian," lanjutnya.

Aminudin mengatakan pada 2025 Perpusnas mendapatkan anggaran lebih dari Rp 721,6 miliar. Anggaran itu, lanjut dia, juga sempat diblokir Rp 132 miliar sehingga anggaran yang bisa dipakai hanya Rp 589,5 miliar.

"Nah, sepanjang tahun 2025 itu kami mendistribusikan anggaran itu ke unit-unit kerja, lalu terealisasi anggaran sebesar Rp 583,2 miliar dan ini setara dengan 98,93%," pungkas dia.

Simak juga Video 'Gen Z dan Alpha Dominasi iPusnas, Tren Baca Digital Nanjak Terus':

[Gambas:Video 20detik]

(Editor: Pendidikan)

Konten Terkait
  • 2 Link Live Streaming Spanyol Vs Argentina di Final Piala Dunia 2026 dan Cara Nonton Gratis di TVRI
  • Apa Itu GASS? Empat Keunggulan Teknologi Dual Mode BYD yang Perlu Diketahui
  • 5 Shio Paling Pintar Menurut Astrologi Tiongkok, Ada Kamu?
  • Cak Imin Puji Sekjen Golkar Berani Kritik NU: Kita Sama-sama Tak Ingin NU Salah Jalan
  • Warga Jepang Masih Percaya Takhayul, Rumah Angker Sulit Laku
  • PBVSI Lepas Timnas Voli Putri Ikuti 2 Turnamen Internasional, Patok Target Realistis
  • Maba ITB 2026 Masih Bisa Ajukan Keringanan UKT Semester 1 sampai 21 Juli, Ini Caranya
  • Jual Seragam Rp 1 Juta, Dua Kepala SD Negeri di Ngawi Diperiksa Polisi
Konten Rekomendasi
  • Kapolda Jabar Luncurkan Gerakan 'Jaga Rawat Jawa Barat', Perkuat Ekosistem Keamanan
  • Sebulan di Meksiko, Rivera Kembali dengan Misi Baru di Persebaya
  • [KLARIFIKASI] Video Ini Bukan Kerusuhan di Paris usai Laga Perancis Vs Maroko
  • Nomor Peneror Bom SDN Srengseng Sawah Diduga Juga Pernah Teror Warga
  • Hakim Lerai Debat di Sidang Eks Ketua Ombudsman: Terserah Saksilah
  • Syarat-syarat Agar KPK Bisa Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah dari Kejagung