Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Rusdi Kirana Pastikan PKB Tempatkan Rakyat Sebagai Pusat Pembangunan!

Rusdi Kirana Pastikan PKB Tempatkan Rakyat Sebagai Pusat Pembangunan

Waktu: 2026-07-29 17:09:05 Sumber: Meadow Rocket Penulis: Pendidikan Dibaca: 795x

Wakil Ketua MPR RI sekaligus Wakil Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa Rusdi Kirana memastikan PKB selalu hadir sebagai penopang arah kebijakan ekonomi yang sesuai dengan konstitusi. Serta menempatkan rakyat sebagai pusat pembangunan.

Hal tersebut diungkapkan olehnya saat menyampaikan sambutan di Gelaran Ekonomi Rakyat dan Diskusi Publik 'Arah Baru Amanat Ekonomi Konstitusi' yang menjadi bagian peringatan Hari Lahir PKB ke-28 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, hari ini.

Adapun acara itu mengusung tema tentang ekonomi konstitusi bukan sekadar slogan politik, melainkan komitmen nyata PKB dalam mengawal arah kebijakan ekonomi nasional.

"Saya berharap tema ini bukan hanya menjadi narasi politik atau slogan kampanye. Ini adalah komitmen untuk mengembalikan arah ekonomi nasional agar tetap berpijak pada konstitusi, menempatkan rakyat sebagai pusat pembangunan, dan mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia sebagaimana amanat Pasal 33 UUD 1945, dan PKB hadir sebagai penopang arah kebijakan ekonomi itu," kata Rusdi, Senin .

Sementara itu, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa Abdul Muhaimin Iskandar atau Gus Muhaimin, yang membuka acara tersebut menegaskan, bahwa orientasi baru ekonomi yang dijalankan Presiden Prabowo Subianto merupakan pilihan yang tepat sebagai hasil pembelajaran dari perjalanan ekonomi Indonesia selama 25 tahun terakhir.

Menurutnya, gagasan tersebut bukanlah konsep baru karena telah lama menjadi visi Presiden Prabowo sebagaimana tertuang dalam berbagai tulisan, buku, maupun pemikiran yang disampaikannya jauh sebelum menjabat sebagai presiden.

"Apakah ini bisa disebut sosialisme baru atau ekonomi konstitusi, tentu akan didalami oleh para narasumber. Yang jelas, PKB bergabung bersama Pak Prabowo dengan semangat yang sama, yakni menghadirkan arah baru pembangunan ekonomi agar pengalaman 25 tahun terakhir menjadi pelajaran menuju kebijakan yang lebih tepat," ujar Gus Muhaimin.

Meski demikian, dia menilai tantangan terbesar saat ini bukan berada pada konsep kebijakan, melainkan pada pelaksanaannya di lapangan.

"Menurut saya, yang belum benar adalah implementasinya. Problem utama kita ada di pelaksanaan. Karena itu saya meminta diskusi ini direkam dan dirangkum dengan baik, sebab aspek teknokrasi dan implementasinya justru ada dalam forum ini," katanya.

(Editor: Wisata)

Konten Terkait
  • Ramai-ramai Anggota DPR Cecar WTP untuk BGN Era Dadan: Dibikin-bikin?
  • Mahasiswa Indonesia Tembus Finalis Kompetisi Global IFT FIRST 2026
  • Sekolah Rakyat 2026 Tampung 28.478 Siswa Baru dari Keluarga Miskin Ekstrem
  • Bukan Cuma Komodo, Manggarai Barat Punya 94 Desa Wisata yang Memikat
  • Xi Jinping Tantang Dominasi AS, Ingin China Pimpin Tata Kelola AI Global
  • Konflik di Adonara Timur, Pemkab Flores Timur: Mediasi Sudah Berulang Kali
  • Trump Sebut Pemilu AS 2020 Diintervensi China
  • Hampir 1.000 Burung Liar Diangkut dalam Bagasi Bus Menuju Jakarta, Digagalkan di Bakauheni
Konten Rekomendasi
  • Penetapan Tersangka Febrie Adriansyah, Perlukah Izin Presiden? Ini Kata Pakar
  • Gibran Tinjau Rehabilitasi MIN 1 Rokan Hilir, Dorong Pemenuhan Sarana Prasarana Pendidikan
  • 2 Penyedia Rekening Bandar Narkoba Andre 'The Doctor' Segera Disidang
  • Kak Seto Usul DKI Jadi Provinsi Pertama Punya Seksi Perlindungan Anak Tiap RT
  • Cerita Warga Makassar Bertahan dengan Air Sumur Berlumpur, Kuning, dan Berminyak Setiap Kemarau
  • BNPB Resmikan 52 Unit Rumah Bantuan untuk Korban Konflik di Flores Timur