Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Trump Tuntut Bayaran Usai Klaim AS Jaga Selat Hormuz!

Trump Tuntut Bayaran Usai Klaim AS Jaga Selat Hormuz

Waktu: 2026-09-12 19:07:01 Sumber: Meadow Rocket Penulis: Berita Dibaca: 705x

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan AS akan dibayar untuk menjaga Selat Hormuz. Tuntutan dari Trump itu disampaikan usai ia menyebut militer negaranya mengambil alih jalur perdagangan minyak global tersebut.

"Kami akan menjadi penjaga selat itu," kata Trump dilansir AFP, Senin .

Trump mengatakan penjagaan militer AS di Selat Hormuz kali ini tidak akan cuma-cuma. Dia ingin mendapatkan bayaran dari negara-negara yang melintasi jalur tersebut.

"Kami akan dibayar untuk menjaganya. Jumlahnya besar, tetapi kami hanya ingin mendapatkan penggantian biaya atas semua ini, atas risiko bahaya yang dihadapi orang-orang kami," ujar Trump.

Pernyataan dari Trump itu muncul usai AS dan Iran kembali terlibat saling serang di Selat Hormuz sejak pekan kemarin. Aksi berbalas serangan ini terjadi setelah kedua negara sempat sepakat melakukan gencatan senjata.

Permusuhan selama sepekan terakhir berpusat pada jalur perdagangan energi yang vital, di mana kendali atas jalur tersebut menjadi titik sengketa utama antara Washington dan Teheran.

Dalam wawancaranya dengan Fox News pada hari ini, Trump mengeluhkan taktik negosiator Iran yang menginginkan perubahan terhadap hal-hal yang telah disepakati dalam perundingan selama berjam-jam pada akhir pekan lalu.

"Kami mengambil alih selat itu. Mereka tidak punya apa-apa. Mereka tidak punya apa-apa," kata Trump.

"Kemarin, mereka mengadakan pertemuan selama 11 jam... Dan semuanya sudah disepakati kemarin. Lalu mereka keluar ruangan, menelepon kembali, dan mengatakan bahwa mereka harus melakukan beberapa perubahan," tambahnya.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran mengatakan bahwa pemerintah sedang berbicara dengan para mediator dari Qatar, Pakistan, dan Oman dalam upaya mencegah eskalasi perang.

Korps Garda Revolusi Islam Iran menyatakan bahwa Selat Hormuz kembali ditutup hari ini, namun AS bersikeras bahwa selat tersebut terbuka bagi lalu lintas maritim dan tidak dikuasai oleh Iran.

Simak Video 'AS Gertak Iran: Kalau Agresif, Bakal Dibalas Kekuatan Luar Biasa':

[Gambas:Video 20detik]

(Editor: Kesehatan)

Konten Terkait
  • 2 Tahun Diteror Tetangga, Satu Keluarga di Depok Awalnya Cuma Tegur soal Musik Keras
  • "Halo, Saya Ada 5 Orang Mau Minta Uang Kopi" Satpol PP Pungli Rp 300.000 di Rumah Belajar Jakut
  • Bentrok 2 Desa di Adonara NTT Kembali Terjadi, 2 Orang Tewas
  • PDIP Bakal Resmikan Monumen Kudatuli di Kantor DPP 27 Juli
  • Bupati Kulon Progo Ungkap Penyebab Kenakalan Pelajar: Berawal dari Pembiaran Hal-hal Kecil
  • Dikecam Sana-sini, Hotman Paris 2 Kali Minta Maaf Usai Konpers Kasus Febrie
  • Iran Wanti-wanti AS: Anda Tak Bisa Mengancam Kami, Ini Bukan Venezuela!
  • Dana Kelolaan Sucor AM Tembus Rp 42,6 Triliun hingga Juni 2026
Konten Rekomendasi
  • Australia Ingin Belajar Praktik Dialog Lintas Agama dari Indonesia
  • Penjualan Mobil Jetour Semester I/2026 Tembus 1.500 Unit
  • Argentina Libur Nasional Usai Messi Dkk Gagal Juara Piala Dunia
  • Daftar 15 Wali Kota, Bupati, dan Gubernur Hasil Pilkada 2024 yang Ditangkap KPK dari 2025-2026
  • Kasus Dugaan Teror di Rumah Dinas Wabup Deli Serdang, Hasil Labfor Diumumkan Senin
  • Viral karena Disebut Mirip "Yesus", Penjual Kambing Asal Kota Batu Sempat Ragu Bikin Konten