Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Ingatkan Kepala Daerah, Bahlil: Blok Masela Bukan Proyek APBD, Jangan Titip Tim Sukses!

Ingatkan Kepala Daerah, Bahlil: Blok Masela Bukan Proyek APBD, Jangan Titip Tim Sukses

Waktu: 2026-07-29 17:12:55 Sumber: Meadow Rocket Penulis: Teknologi Dibaca: 140x

TANIMBAR, KOMPAS.com – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengingatkan pemerintah daerah agar pelaksanaan Proyek Abadi LNG Blok Masela dijalankan secara profesional dan bebas dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).

Bahlil menegaskan proyek strategis nasional tersebut bukan merupakan proyek Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), sehingga proses pelaksanaannya tidak boleh diwarnai kepentingan politik maupun praktik titip-menitip.

"Untuk pekerjaan yang ada di wilayah ini akan diprioritaskan untuk pengusaha lokal. Saya minta untuk Gubernur dan Bupati (setempat), ini bukan proyek APBD, jadi harus profesional, jangan taro tim sukses, KKN di sini, kerjakan dengan profesional agar maksimal," kata Bahlil saat groundbreaking Proyek Strategis Nasional (PSN) Blok Masela di Desa Lermatang, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku, Kamis (16/7/2026).

Menurut Bahlil, keterlibatan pelaku usaha lokal merupakan salah satu tujuan utama pengembangan proyek tersebut agar manfaat ekonomi dapat dirasakan langsung oleh masyarakat di sekitar kawasan proyek.

Namun, Bahlil menekankan, keberpihakan kepada pengusaha daerah harus tetap mengedepankan prinsip profesionalisme, kompetensi, dan tata kelola yang baik, bukan didasarkan pada kedekatan politik ataupun hubungan pribadi.

Masyarakat Lokal Jadi Prioritas Pekerja

Pemerintah sebelumnya juga memastikan masyarakat lokal akan menjadi prioritas dalam penyerapan tenaga kerja di Proyek Abadi LNG Blok Masela. 

Pada puncak fase konstruksi, proyek tersebut diperkirakan menyerap hingga 12.000 tenaga kerja, dengan sekitar 30 persen di antaranya ditargetkan berasal dari Maluku dan Kabupaten Kepulauan Tanimbar.

Selain membuka lapangan kerja, pemerintah berharap proyek bernilai investasi sekitar 20–22 miliar dollar AS atau setara Rp 300–330 triliun tersebut mampu mendorong tumbuhnya pelaku usaha lokal melalui keterlibatan dalam rantai pasok barang dan jasa selama masa konstruksi maupun operasional.

Tentang PSN LNG Blok Masela

Proyek Abadi LNG Blok Masela merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) yang dikembangkan di Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku. Selain memperkuat ketahanan energi nasional, proyek ini diproyeksikan menjadi pengungkit pertumbuhan ekonomi di Indonesia Timur melalui penciptaan lapangan kerja, peningkatan penggunaan produk dan jasa dalam negeri, pengembangan UMKM, serta pemberdayaan pelaku usaha lokal.

Pemerintah menargetkan manfaat ekonomi dari proyek tersebut tidak hanya dirasakan oleh investor dan negara, tetapi juga oleh masyarakat di sekitar wilayah pengembangan melalui tata kelola yang transparan, profesional, dan akuntabel.

(Editor: Pendidikan)

Konten Terkait
  • Zulhas: Seluruh Pangan di Papua Akan Disuplai dari Wanam
  • Permukiman Rorotan Jakut Dikepung Depo Kontainer, Cermin Gagalnya Penataan Ruang Kota
  • FIFA Beri Cincin Juara untuk Pemenang Piala Dunia 2026, Contek Tradisi NFL?
  • Jadwal Kedatangan Mariano Peralta di Persib Jelang Piala Presiden 2026
  • Menpan RB Ingin KPI untuk ASN Berorientasi ke Masyarakat
  • Lebih dari 80.000 Transmigran Belum Kantongi Sertifikat Tanah
  • Ingin Bangun 30 Pabrik E10, Prabowo: India dan Brasil Saja Bisa, Masa Indonesia Enggak?
  • J Trust Bank (BCIC) Gandeng Pegolf Kristina Yoko untuk Perkuat "Branding"
Konten Rekomendasi
  • Sidang Perdana Bupati Pekalongan Nonaktif Fadia Arafiq Digelar 23 Juli
  • Soundrenaline di M Bloc, Danilla Riyad: Lebih Intim
  • Dianiaya Pacar, Wanita di Bekasi Lolos dari Sekapan Usai Kabur Lewat Jendela
  • Tanggal 18 Juli Memperingati Hari Apa? Ini Momen Penting dan Sejarahnya
  • Rumah Mewah di Grand Polonia Meledak, Kapolrestabes Medan: Diduga Kebocoran Pipa Gas Tanam
  • Pria Ditemukan Tewas di Hotel Mewah Jaksel, Ada Luka Tembak di Kepala