Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Antrean BBM di Medan Mulai Berkurang, Kurir: Tak Separah Sebelumnya!

Antrean BBM di Medan Mulai Berkurang, Kurir: Tak Separah Sebelumnya

Waktu: 2026-09-12 18:59:45 Sumber: Meadow Rocket Penulis: Wisata Dibaca: 191x

Meskipun begitu, pantauan Kompas.com di lapangan, masih ada sejumlah SPBU yang kehabisan stok, seperti di perbatasan Medan-Tanjung Morawa dan di Kecamatan Medan Johor.

"Saya sudah aman, sudah mengisi. Cuma 10 menit saja antrenya. Enggak kayak kemarin yang sampai berjam-jam," kata dia. 

Di SPBU Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), antrean BBM bersubsidi jenis Pertalite sudah tidak mengular lagi.

Antrean terlihat lebih tertib dan rapi.

"Namun sampai sekarang di SPBU yang antre solar lah. Kalau Pertalite aman. Solar ini yang masih susah, antreannya juga masih berserak sampai ke jalan raya," ujarnya.

Komisaris Independen PT Pertamina Patra Niaga, Prabu Revolusi mengatakan bahwa distribusi BBM di wilayah Sumatera Utara terus menunjukkan kondisi yang semakin normal.

Berbagai langkah percepatan distribusi dilakukan pihaknya bersama pemerintah daerah, aparat keamanan, Hiswana Migas, dan seluruh pemangku kepentingan.

"Dari hasil pemantauan melalui sistem CCTV maupun peninjauan langsung di lapangan, kondisi antrean kendaraan telah berangsur normal dan pelayanan kepada masyarakat berlangsung semakin efektif," kata Prabu.

Ia mengimbau masyarakat tetap tenang karena stok BBM di wilayah Sumatera Utara dalam kondisi aman dan mencukupi.

Pihaknya juga melakukan pengoperasian Integrated Terminal Medan Group selama 24 jam.

Bukan hanya itu, penambahan armada mobil tangki melalui skema spot carter juga dilakukan, termasuk penguatan personel Awak Mobil Tangki (AMT), serta optimalisasi suplai dari Fuel Terminal Kisaran, Fuel Terminal Siantar, dan Integrated Terminal Lhokseumawe.

“Kami mengajak masyarakat menggunakan BBM secara bijak sesuai kebutuhan dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan. Kami juga mengimbau masyarakat memperoleh informasi mengenai kondisi stok dan distribusi melalui kanal komunikasi resmi Pertamina, karena terdapat sejumlah potongan video lama yang dipublikasikan kembali tanpa konteks sehingga berpotensi menimbulkan kepanikan,” kata dia. 

(Editor: Teknologi)

Konten Terkait
  • Kejagung Siap Disupervisi KPK dalam Menangani Kasus Febrie Adriansyah
  • BGN Respons Keheranan Anggota DPR soal WTP 2025: Paling Pas Jawab BPK
  • Polres Bogor Bongkar 2 Gudang Besar Obat Keras, Lebih dari 1 Juta Butir Disita
  • MPR Gelar Agenda Sarasehan Nasional di Riau, Bahas Obligasi Daerah
  • Cara Nonton Argentina Vs Inggris di Semifinal Piala Dunia 2026, Live Streaming dan TVRI
  • Atlet Golf Jesslyn Wijaya Diduga Diculik saat Acara Ultah Keluarga di Jakpus
  • Vonis Tiga Otak Pembunuhan Kacab Bank BUMN: Keluarga Kecewa, Merasa Belum Adil
  • Burnham Langsung Telepon Trump Usai Resmi Jadi PM Inggris
Konten Rekomendasi
  • Komdigi Temukan Modus Kecurangan Registrasi Kartu SIM Biometrik
  • Cerita Ibunda yang Kena Dampak Pemuda Madiun Kabur Saat Tur di Korsel
  • Hino Perluas Layanan di Banyuwangi dengan Diler Baru
  • Bupati Lombok Barat Nobar Piala Dunia Dini Hari, Paginya Kantor Disegel KPK
  • Penampakan Pria Pengirim Ancaman Bom di SDN Srengseng Sawah 15
  • Cara Menyimpan Kentang Agar Tidak Cepat Rusak dan Awet Berbulan-bulan