Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Banjir Dahsyat Terjang Afghanistan, 100 Orang Lebih Dilaporkan Hilang!

Banjir Dahsyat Terjang Afghanistan, 100 Orang Lebih Dilaporkan Hilang

Waktu: 2026-09-12 19:14:52 Sumber: Meadow Rocket Penulis: Wisata Dibaca: 131x

Banjir dahsyat menerjang Provinsi Nuristan, Afghanistan. Bencana tersebut menyebabkan lebih dari 100 orang dilaporkan hilang, sementara puluhan orang lainnya tewas dan terluka.

Dilansir AFP, Selasa , Badan Nasional Penanggulangan Bencana Afghanistan menyatakan sedikitnya 20 jenazah telah ditemukan. Selain itu, lebih dari 80 orang mengalami luka-luka akibat banjir.

ANDMA menyebut korban jiwa ditemukan di ibu kota Provinsi Nuristan, Parun, serta sejumlah wilayah lain di provinsi yang berbatasan dengan Pakistan tersebut.

Kantor Gubernur Nuristan mengungkapkan sejumlah pejabat daerah turut menjadi korban. Wali Kota Parun beserta beberapa pegawai pemerintah dilaporkan masih hilang.

"Sembilan jenazah telah ditemukan," kata Juru Bicara Gubernur Nuristan, Feraidon Samim.

Samim maupun ANDMA sama-sama menyebut lebih dari 100 orang hingga kini masih belum ditemukan.

Laporan AFP sebelumnya menggambarkan kawasan Parun sebagai daerah dengan pasar, pertokoan, dan sejumlah bangunan yang berdiri di dekat aliran sungai. Lokasi tersebut diduga menjadi salah satu area yang paling terdampak banjir.

Kepala LSM Shpoul di Parun, Ashiqullah Safi, mengatakan banjir telah menghancurkan pusat pemerintahan kota, sebuah hotel, serta puluhan toko.

Menurutnya, warga setempat kini berupaya mencari korban secara mandiri dengan peralatan yang sangat terbatas. Proses pencarian juga terkendala material berupa bebatuan besar yang terbawa arus banjir dan menutupi sebagian wilayah kota.

Sebelumnya, Kepala Badan Perlindungan Lingkungan Afghanistan, Mawlavi Mati-ul-Haq Khalis, memperingatkan frekuensi banjir di Afghanistan terus meningkat.

Ia mengatakan persoalan lingkungan telah memberikan dampak besar terhadap masyarakat Afghanistan dan memperburuk krisis kemanusiaan yang masih berlangsung di negara tersebut.

(Editor: Pendidikan)

Konten Terkait
  • Tri Tito Sebut Sinergi Pemda-TP PKK Percepat Program Prioritas di Grassroots
  • Kekeringan Mengancam Pemangkasan Produksi Padi Bandung Barat hingga 15 Persen
  • Penipuan Tiket Kapal Marak di Sikka, Pelni Imbau Warga Beli melalui Kanal Resmi
  • Terlalu Banyak Barang di Rumah Bisa Memicu Stres, Ini Cara Mengatasinya
  • Prabowo Tegaskan Tak Tebang Pilih Berantas Korupsi, Ibaratkan Kanker
  • Soroti Kebakaran TPA, Waka MPR Tekankan Pembenahan Hulu dan Pengawasan
  • 10 Kota Paling Tidak Layak Huni di Dunia 2026, Ada dari Indonesia?
  • Bahlil Guyon ke Nusron Pakai Kacamata Hitam karena Inggris Kalah dari Argentina
Konten Rekomendasi
  • 3 Zodiak yang Diprediksi Semakin Berdaya pada 17 Juli 2026, Ada Aries
  • Bogor Diguyur Hujan Deras Setelah Berhari-hari Kering, Warga Senang
  • Transformasi Pelabuhan Pupuk Kaltim Andalkan Green Port dan Digitalisasi
  • Baleg DPR Setujui Harmonisasi RUU Kehutanan, Dibuat Sejalan Putusan MK
  • Berbekal Pelatihan BRI Peduli, Eks PMI Asal Indramayu Kembangkan Usaha Olahan Hasil Laut
  • KPK Amankan Total 19 Orang dalam OTT Bupati Lombok Barat