Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Usai Tikam 2 Pemuda di Samarinda, Pelaku Buang Pisau ke Bak Sampah!

Usai Tikam 2 Pemuda di Samarinda, Pelaku Buang Pisau ke Bak Sampah

Waktu: 2026-07-29 17:12:48 Sumber: Meadow Rocket Penulis: Teknologi Dibaca: 301x

Selain berhasil mengamankan pelaku tanpa perlawanan, polisi juga menyita sebilah pisau dapur yang diduga kuat digunakan untuk menusuk kedua korban. Senjata tajam tersebut ditemukan petugas tersembunyi di dalam sebuah bak sampah di kawasan Simpang Pasundan.

Asriadi menjelaskan, lokasi penyimpanan barang bukti tersebut berhasil terendus setelah pelaku mengakui semua perbuatannya dan mengaku membuang pisau itu seusai melakukan aksi penikaman.

"Saat diinterogasi pelaku mengaku sajamnya dibuang ke dalam bak sampah, kemudian langsung diamankan di lokasi yang disebutkan pelaku," ujarnya menjelaskan kronologi penemuan barang bukti.

Dalam kejadian mencekam itu, 2 orang pemuda menjadi korban keganasan pelaku. Salah seorang korban mengalami luka tikaman serius di bagian pinggang belakang, sementara satu korban lainnya mengalami luka robek cukup dalam di tangan kiri akibat sabetan senjata tajam.

Dipicu Masalah Balap Liar

Sebelum dievakuasi ke rumah sakit, kedua korban yang terluka parah sempat berjalan teratih-tatih meminta pertolongan kepada warga yang berada di sekitar lokasi kejadian.

Seorang warga setempat, Udin ( 30 ), mengatakan bahwa sebelum perkelahian hebat itu pecah, kedua kelompok pemuda tersebut diduga memang telah bersepakat untuk bertemu di lokasi untuk menyelesaikan suatu masalah.

"Awalnya mereka ketemuan. Infonya mau ngomong baik-baik soal balapan, tetapi tiba-tiba terjadi perkelahian di pencucian motor di atas itu," kata Udin.

Menurut pengamatan Udin, usai keributan pecah, 2 korban yang mengalami luka-luka berusaha menyelamatkan diri dengan berlari ke arah bawah jalan. Mereka sempat dikejar oleh kelompok lawan yang diduga berjumlah sekitar 6 orang.

"Salah satu korban yang kena tikam di pinggang itu minta tolong, kondisinya sudah berlumuran darah. Katanya dia dipukul terus ditikam pakai pisau," ujar Udin menceritakan kesaksiannya.

Tidak hanya menganiaya korban, kelompok pelaku juga sempat merusak sepeda motor milik korban hingga tergeletak di jalan. Warga sekitar kemudian membantu menegakkan kembali motor tersebut setelah para pelaku bergegas meninggalkan lokasi.

Kedua korban selanjutnya langsung dievakuasi menggunakan mobil ambulans relawan menuju Rumah Sakit Dirgahayu untuk mendapatkan penanganan medis darurat. Tak lama setelah kejadian, polisi langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta memasang garis polisi.

Hingga kini, pihak penyidik masih terus mendalami motif utama di balik aksi penikaman tersebut. Dugaan sementara peristiwa ini dipicu oleh persoalan balap liar, namun polisi belum menyimpulkan penyebab pastinya.

"Motifnya masih kami dalami lagi," kata Asriadi.

Ia menambahkan, sejauh ini penyidik telah memeriksa 2 orang saksi kunci untuk mengungkap secara utuh kronologi dan motif di balik peristiwa berdarah tersebut.

"Sejauh ini sudah ada dua orang saksi yang kami periksa untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut," ucap Asriadi.

(Editor: Wisata)

Konten Terkait
  • Lubang Misterius di Google Maps Ternyata Kawah Meteorit Purba Berusia 390 Juta Tahun
  • 10 Tahun HBC Purwakarta, dari Komunitas Jadi Keluarga Besar
  • KPK Dalami Tujuan Bupati Kuansing Beri Amplop ke Menhut Raja Juli
  • Link Live Streaming Piala Dunia 2026 Hari Ini: Final Spanyol Vs Argentina
  • Ketua Komisi III DPR-K Manokwari Apresiasi Polda Papua Barat karena Ungkap PETI di Waserawi
  • Pramono Perintahkan Sopir Truk Molen yang Nyangkut di Jembatan Matraman Ditindak Tegas
  • Pengacara Tewas Usai Diduga Loncat dari Lantai 46 Apartemen di Jaksel
  • Danau Dendam Tak Sudah Bersolek, Disulap Jadi Destinasi Kelas Dunia
Konten Rekomendasi
  • Terduga Pembunuh ASN Bangkalan Belum Tertangkap, Diduga Dibantu Bersembunyi
  • Pigai Dorong Penyelesaian Konflik Adonara Lewat Pendekatan Budaya, Ini Alasannya
  • Pencarian Hari Ke-empat Belum Membuahkan Hasil, 25 Korban KM Nurul Salsa Masih Hilang
  • Pria di Bantul Serahkan Dollar AS untuk Digandakan, Tertipu Rp100 juta
  • Waka BGN Minta Waktu ke Mitra SPPG untuk Tata Program MBG
  • Pria di China Kaget, Meja Makan Retak di Rumahnya Ternyata Benda Bersejarah Dinasti Qing