Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Warga Minta JPO Tendean Cepat Dibangun Lagi, Sebut Zebra Cross Tak Cukup Aman!

Warga Minta JPO Tendean Cepat Dibangun Lagi, Sebut Zebra Cross Tak Cukup Aman

Waktu: 2026-09-12 18:57:52 Sumber: Meadow Rocket Penulis: Wisata Dibaca: 127x

Rahman mengaku kerap memanfaatkan JPO tersebut untuk menuju berbagai fasilitas umum di seberang jalan, seperti bank.

Senada dengan Rahman, warga lainnya, Suhartati (53), mengatakan JPO selama ini menjadi akses penting bagi warga, termasuk para lansia meski harus mengeluarkan tenaga ekstra untuk menaiki tangga.

Ia berharap pemerintah segera menghadirkan solusi agar warga tidak perlu memutar cukup jauh untuk menjangkau kawasan Kuningan Barat.

"Memang kalau JPO yang kayak lansia memang agak susah, karena kan dia kan naik tangga ya, jadi agak susah. Tapi sering kepakai. Ya, terserah pemerintah sajalah maunya gimana," kata Suhartati saat ditemui terpisah.

Menurut dia, zebra cross belum dapat menggantikan fungsi JPO di lokasi tersebut.

Sebab, kendaraan melaju dengan kecepatan tinggi saat jalan lengang, sementara pada jam sibuk arus lalu lintas sangat padat.

"Kalau zebra cross kayaknya agak susah ya. Soalnya kendaraannya kan kenceng banget, padat juga gitu," ujar dia.

Hal serupa disampaikan Nevi (48). Ia mengaku sedih melihat sisa-sisa beton JPO setelah proses pembongkaran.

Menurut Nevi, selama ini JPO menjadi akses utama bagi warga sekitar, termasuk para pekerja kantoran dan pekerja proyek yang mengontrak di Gang Jati.

"Tadi pagi ke depan lagi ngelihat sedih juga ya. Ya pengen secepatnyalah, secepatnya dibangun lagi ya. Amin. Di depan kan masih ada proyek, kasihan orang-orang proyek," tutur Nevi.

Nevi mengatakan, JPO juga kerap dimanfaatkan warga untuk mengakses halte Transjakarta di pemberhentian Kantor Pos Mampang maupun menghindari kemacetan di lampu merah persimpangan Jalan Kapten Tendean.

Ia sendiri sering menggunakan cara tersebut saat masih bekerja di kawasan Sudirman.

"Saya kan sebelumnya kerja di Sudirman. Jadi kalau posisinya macet, buru-buru dari ojek turun di situ, buat nyebrang," kata Nevi.

Adapun proses pembongkaran JPO Tendean selesai sekitar pukul 21.00 WIB. Setelah alat berat meninggalkan lokasi, truk pengangkut puing masih berada di pinggir jalan untuk memuat sisa material pembongkaran.

Jalan Kapten Tendean arah Blok M kemudian dibuka kembali pada pukul 21.45 WIB, menyusul jalur arah sebaliknya yang lebih dulu dibuka pada pukul 17.10 WIB.

(Editor: Berita)

Konten Terkait
  • Jeda Paruh Musim, Mario Aji dan Veda Ega Pratama Cari Motivasi di Bali
  • Berkaca Dari Kecelakaan Maut di Pantura Indramayu, Mobil Pikap Dilarang untuk Angkut Penumpang
  • Pengamat Sebut BBM Langka di Sumut Bisa Picu Harga Kebutuhan Pokok Naik jika Tak Segera Teratasi
  • Cabai Habanero Lokal Pertama Indonesia, Lebih Pedas dari Rawit
  • Menjaga Kemilau Batu Akik di Pasar Rawa Bening, Surganya Para Kolektor
  • ITS Kembangkan Material Komposit Hibrida dari Limbah Sawit, Ringan tetapi Berkekuatan Tinggi
  • Studi Fosil Terbaru Bantah Teori Lama soal Evolusi Manusia
  • 49 Kota Paling Rentan Terhadap Panas, Ada 3 di Indonesia
Konten Rekomendasi
  • ITS Kembangkan Material Komposit Hibrida dari Limbah Sawit, Ringan tetapi Berkekuatan Tinggi
  • The Odyssey Tayang dalam Format Berbeda, Apa Beda Dolby, IMAX dan 70mm?
  • FIFA Buka Investigasi Keributan Argentina Vs Spanyol di Laga Final, Apa Sanksi yang Mengintai?
  • Ketum KOI Harap Prestasi Anggie Intania Chalik Picu Kebangkitan Tinju Indonesia
  • Jadwal KRL Jogja-Solo Besok Selasa 21 Juli 2026, Cek Jadwal dari Yogyakarta ke Solo
  • Kronologi Kecelakaan 9 Kendaraan di Sibolangit Tewaskan 4 Orang, Diduga Truk Bermuatan Galon Rem Blong