Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Pabrik Sandal di Karanganyar Hangus Terbakar, Ratusan Karyawan Diliburkan Sementara Waktu!

Pabrik Sandal di Karanganyar Hangus Terbakar, Ratusan Karyawan Diliburkan Sementara Waktu

Waktu: 2026-07-29 17:12:16 Sumber: Meadow Rocket Penulis: Hiburan Dibaca: 417x

Labfor Polda Jateng Selidiki Penyebab Kebakaran

Guna mengamankan tempat kejadian perkara (TKP), pihak kepolisian telah memasang garis polisi (police line) di sekeliling area bangunan yang runtuh. Marindra menuturkan, pihaknya juga telah berkoordinasi secara intensif dengan pemilik pabrik untuk keperluan proses identifikasi lanjutan terkait penyebab pasti munculnya titik api.

Meskipun demikian, berdasarkan hasil olah TKP awal, dugaan kuat penyebab kebakaran dipicu oleh adanya hubungan pendek arus listrik atau korsleting di area gudang tempat penyimpanan bahan baku biji plastik serta ruang produksi utama.

"Nanti mau dicek dari tim identifikasi dan Labfor (Laboratorium Forensik) Polda Jateng," terangnya menjelaskan tahapan penyelidikan.

Kerugian Ditaksir Capai Rp 10 Miliar, Operasional Pabrik Mandek

Mengenai keberlangsungan operasional perusahaan ke depan, Marindra menjelaskan bahwa berdasarkan informasi resmi dari pihak manajemen, pabrik tersebut dipastikan tidak akan beroperasi untuk sementara waktu hingga batas tanggal yang belum ditentukan.

Langkah ini terpaksa diambil mengingat seluruh jaringan instalasi listrik di dalam kawasan industri itu mengalami kerusakan parah, di samping pihak manajemen yang harus menghormati jalannya proses penyelidikan dari kepolisian.

"Karyawan diliburkan dulu informasi dari owner," jelas Kapolsek Kebakkramat mengenai nasib para pekerja pascakebakaran.

Marindra mengungkapkan, ganasnya amukan si jago merah telah menghanguskan sedikitnya dua bangunan utama pabrik beserta seluruh stok bahan baku biji plastik untuk produksi sandal dan deretan mesin produksi modern di dalamnya. Akibat kerusakan masif tersebut, total kerugian materiil ditaksir menyentuh angka miliaran rupiah.

"Perkiraan kurang lebih Rp 5 miliar sampai Rp 10 miliar," ucapnya menutup pembicaraan.

(Editor: Otomotif)

Konten Terkait
  • Putusan MK Soal Izin Tambang Tak Boleh Penunjukan Langsung, Ketua PBNU: Bukan untuk Ormas
  • 5 Berita Terpopuler Internasional Hari Ini
  • PPh 0 Persen di PFII Tetap Kena Aturan Pajak Global? Ini Kata Anak Buah Purbaya
  • Sampah-sampah Dilalap Api dari Depok hingga Gunung Putri
  • Ngeri Kebakaran Maut di Bar di Bangkok hingga Muncul Semburan Api
  • Komisi I DPR-Kemhan Bahas Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi dari Italia
  • International Halal Market di CFD HI, Warga Cicipi Makanan Thailand-Malaysia
  • Petani di Kendari Diduga Perkosa Perempuan Disabilitas 4 Kali
Konten Rekomendasi
  • Prajurit Korban Ledakan Gudang Amunisi Madiun Dirujuk ke Surabaya
  • Kebakaran Sabana Labuan Bajo Meluas, Petugas Fokus Padamkan Api Dekat Hotel
  • Mendes Janji, Kopdes Merah Putih Tidak Matikan Bisnis Warung Kelontong
  • FDA Izinkan 20 Varian ZYN Dipasarkan dengan Klaim Risiko Rendah dari Rokok
  • Belajar Dulu sebelum Trading, Investor Asal Medan Ini Andalkan Edukasi Pasar Modal dari BNI Sekuritas
  • MPR RI Gelar Sarasehan Kedua Bahas Obligasi Daerah di Pekanbaru