Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Benarkah "Remote Working" Bisa Kurangi Emisi Karbon?!

Benarkah "Remote Working" Bisa Kurangi Emisi Karbon?

Waktu: 2026-09-12 18:58:29 Sumber: Meadow Rocket Penulis: Olahraga Dibaca: 986x

Bekerja dari jarak jauh seperti misalnya dari rumah atau coworking bisa mengurangi emisi karbon karena menghilangkan perjalanan ke kantor.

Namun, jika tidak berhati-hati, manfaat ini bisa hilang akibat biaya karbon dari penggunaan ruang rumah untuk bekerja.

Hal tersebut diungkapkan dalam sebuah studi di jurnal PLOS Climate yang dilakukan Jana Z'Rotz dari Universitas Ilmu Pengetahuan Terapan dan Seni Lucerne, Swiss, bersama rekan-rekannya.

Melansir Phys, Rabu (15/7/2026) sistem kerja jarak jauh menjadi makin populer dalam beberapa tahun terakhir dan sering dianggap sebagai cara untuk mengurangi emisi karbon dengan memotong perjalanan karyawan.

Akan tetapi ada juga pendapat bahwa manfaat ini bisa berbalik akibat meningkatnya penggunaan listrik dan air di area kerja rumah.

Dalam penelitian ini, Z'Rotz dan rekan-rekannya menggunakan survei untuk mengumpulkan data. Mereka menghitung perkiraan biaya karbon dari kebiasaan perjalanan ke kantor, penggunaan ruang kerja di rumah, serta penggunaan teknologi informasi dan komunikasi di kalangan pekerja jarak jauh.

Survei ini disebarkan secara online kepada para peserta di Swiss pada akhir tahun 2024. Peneliti menerima lebih dari 1.000 jawaban dari orang-orang yang telah bekerja secara jarak jauh dalam sebulan terakhir.

Perhitungan tim peneliti menunjukkan bahwa pekerja yang lebih sering bekerja dari jarak jauh menghasilkan lebih sedikit emisi dari perjalanan, sesuai dugaan.

Namun, manfaat ini sebagian besar hilang karena meningkatnya polusi karbon dari penggunaan rumah dan teknologi untuk bekerja, terutama ketika pekerja menggunakan ruang kantor terpisah di rumah mereka.

Oleh karena itu, bekerja dari jarak jauh tidak selalu memberikan dampak positif yang pasti terhadap pengurangan emisi kerja.

Hasil penelitian ini membuktikan bahwa bekerja dari jarak jauh tidak otomatis mengurangi emisi karbon. Perusahaan maupun perorangan yang ingin mengurangi jejak karbon mereka harus mempertimbangkan hal lain, seperti menggunakan ruang kerja rumah yang lebih kecil atau menggunakan tempat kerja jarak jauh bersama orang lain.

Para penulis mencatat bahwa hasil penelitian ini baru memberikan gambaran awal.

Penelitian ini masih menggunakan perkiraan emisi yang sederhana dan belum membandingkannya dengan kelompok pekerja yang selalu pergi ke kantor.

Mereka menyimpulkan bahwa penelitian di masa depan harus mengumpulkan data yang lebih luas untuk menemukan pilihan kerja yang paling ramah lingkungan sekaligus nyaman bagi pekerja.

"Di antara para pekerja jarak jauh, makin sering mereka bekerja dari rumah dan makin tersedianya ruang kantor khusus di rumah, makin tinggi pula polusi karbon yang dihasilkan dari penggunaan ruangan serta teknologi informasi dan komunikasi," tulis peneliti dalam studinya.

(Editor: Bisnis)

Konten Terkait
  • 12 Terdakwa Korupsi PUTR Batubara Divonis, Eks Kadis Dihukum 6 Tahun Penjara
  • Pesan Haru Lionel Messi Jelang Final Piala Dunia 2026
  • 56 Desa di Jabar Dilanda Kekeringan, Kabupaten Bogor Jadi Wilayah Terparah
  • Kritik Zlatan Ibrahimovic atas Kegagalan Inggris di Piala Dunia 2026
  • 6 Contoh Jawaban Inspirasi Baru dari Tindak Lanjut PMM
  • Analisis DNA Bantah Teori Pembunuhan dalam Keluarga Medici
  • Pengalaman Dedi Kurniawan Kuliah Kedokteran Gigi di Jerman: Buku Gratis, Rp 7 Juta per Semester
  • Jangan Anggap Sepele Gigi Susu Berlubang, Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak
Konten Rekomendasi
  • Setelah 18 Tahun, Mikha Tambayong Akhirnya Kolaborasi dengan Rayi Putra
  • Cara Daftar Sebagai Penerima Bansos 2026, Bisa Online Lewat HP
  • Efek Messi, Rekor Baru Industri Taruhan AS
  • Polisi Usut Penyebab KM Nurul Salsa Tenggelam, Pencarian Korban Masih Berlanjut
  • APINDO: ION, Solusi Percepat Digitalisasi UMKM
  • Penurunan Tanah Capai 16 cm Per Tahun, Bappeda Ungkap Ancaman Rob Pantura Jateng