Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Krisis Air Bersih Melanda 22 Desa di Banjar Kalsel, Sumur Warga Mulai Mengering!

Krisis Air Bersih Melanda 22 Desa di Banjar Kalsel, Sumur Warga Mulai Mengering

Waktu: 2026-07-29 17:13:26 Sumber: Meadow Rocket Penulis: Berita Dibaca: 395x

 Kekeringan mulai melanda Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, akibat musim kemarau yang semakin panjang.

Kondisi tersebut menyebabkan 22 desa di delapan kecamatan mengalami krisis air bersih.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banjar, Wasis Nugraha, mengatakan pihaknya terus mendistribusikan bantuan air bersih ke wilayah terdampak.

"Hingga pertengahan Juli 2026, kami telah mendistribusikan sebanyak 430 ribu liter air bersih," ujar Wasis kepada wartawan, Jumat (17/7/2026).

Menurut Wasis, krisis air bersih tidak hanya dipicu oleh musim kemarau, tetapi juga pencemaran Sungai Martapura akibat puluhan ton bangkai ikan.

Kondisi tersebut membuat warga enggan memanfaatkan air sungai karena khawatir kualitasnya tidak lagi layak digunakan.

"Memang ada sebagian krisis air bersih disebabkan kemarau tapi ada juga wilayah yang disebabkan pencemaran Sungai Martapura," ungkap Wasis.

Dampak terparah di desa pesisir

Berdasarkan data BPBD Banjar, kekeringan paling parah terjadi di desa-desa pesisir yang berada di Kecamatan Beruntung Baru.

Di wilayah tersebut, sumur-sumur warga mulai mengering, sementara kualitas air tanah menurun akibat intrusi air laut.

"Di Beruntung Baru itu sumur warga juga mulai kering, sementara air yang tersisa cenderung semakin asin sehingga tidak layak digunakan," tambah Wasis.

Untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat, BPBD Banjar telah menempatkan 82 tandon air di desa-desa yang terdampak krisis air bersih.

Langkah itu dilakukan agar kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi selama musim kemarau berlangsung.

"Kami berupaya memastikan warga yang terdampak kekeringan tetap memperoleh akses terhadap air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari," pungkas Wasis.

(Editor: Kesehatan)

Konten Terkait
  • 10 Twibbon Hari Anak Nasional 2026 Gratis, Cocok Dipakai di Medsos
  • Jelang Banyuwangi Ethno Carnival, Jumlah Wisatawan di Banyuwangi Membeludak
  • Pasar Rakyat-Budaya Jateng 2026 Mulai Dibuka, Tampilkan Ratusan Karya Seni
  • Kisah Cinta Kylian Mbappe yang Mengundang Penasaran
  • DWP Kemensos Dampingi 'Para Tersayang' di Jombang Lewat Program ATENSI
  • Momok Tahunan Banjir di Kuta-Seminyak, Pemkab Badung Bangun Drainase dan Tambah Pompa Air
  • Layanan Penyeberangan Perintis NTT Kembali Dibuka, Akses 3T Pulih
  • Terungkap 'Taufik Hidayat' Cikarang hingga Pelaku Ditangkap
Konten Rekomendasi
  • BI Ingin Perkuat Posisi Indonesia sebagai Produsen Kopi Terbesar Keempat Dunia
  • SDM Bersertifikat Minim, Sanitasi Indonesia Terendah di Asia Tenggara
  • Irak-Suriah Bangun Lagi Pipa Minyak, Siapkan Jalur Alternatif selain Selat Hormuz
  • 2 WN Vietnam Dideportasi Usai Buka Praktik Dokter Ilegal di Jaksel
  • PAM JAYA Gelar Gathering Pekerja, Perkuat Sinergi dan Harmonisasi Internal
  • Peringatan Hari Anak Nasional, Pramono Pesan Anak Harus Punya Waktu Bermain