Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Daya Tarik Pulau Kelor Labuan Bajo, Bukit hingga Pantai yang Indah!

Daya Tarik Pulau Kelor Labuan Bajo, Bukit hingga Pantai yang Indah

Waktu: 2026-07-29 17:09:13 Sumber: Meadow Rocket Penulis: Olahraga Dibaca: 377x

Pulau Kelor, salah satu destinasi wisata di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat.

Pulau ini merupakan pulau kecil dengan keunggulan panorama pemandangan alam berupa bentangan laut luas yang terlihat dari puncak bukitnya.

Selain itu, pesona pulau tak berpenghuni ini adalah dari keindahan pantai yang berpasir putih serta air laut yang bening.

Kawasan ini pun biasa dijadikan area snorkeling karena keindahan panorama bawah laut dan keanekaragaman hayati. Lokasi pulau ini berada tidak jauh dari Labuan Bajo.

Untuk mencapainya, butuh waktu kurang lebih 20 menit menggunakan speedboat atau 30 menit menggunakan kapal pinisi dari Pelabuhan Marina Labuan Bajo.

Salah seorang pemandu wisata dari Pemandu Geowisata Indonesia (PGWI), Alex Hatol mengatakan, Pulau Kelor selalu menjadi salah satu pilihan obyek wisata untuk perjalanan wisata setengah hari di Labuan Bajo.

Mereka sering membawa wisatawan asing maupun mancanegara ke lokasi ini.

"Pulau Kelor seperti Pulau Padar kecil. Wisatawan bisa menikmati pemandangan pantai dan pulau dari atas bukit tinggi," terang Alex kepada Kompas.com baru-baru ini.

Aktivitas wisata di Pulau Kelor

Biasanya, saat tiba di pulau, wisatawan langsung diajak trekking ke puncak Pulau Kelor. Butuh waktu sekitar 30 menit untuk sampai ke puncak.

"Dari puncak kelihatan pulau-pulau eksotis lain di sekitar Pulau Kelor. Sangat indah," imbuh Alex.

Setelah naik ke puncak, wisatawan biasanya dibawa ke area pesisir pantai. Di situ, biasa dijadikan spot berenang, berjemur, dan snorkeling.

Pesona Pulau Kelor di Labuan BajoKOMPAS.com/APOLONIA INERU BAHALI Pesona Pulau Kelor di Labuan Bajo

"Tamu-tamu akan berenang dan snorkeling dari arah pantai. Air lautnya jernih, pemandangan bawah lautnya juga bagus oleh terumbu karang dan biota laut," ucap dia.

Meski tanpa pemukiman warga, di obyek wisata ini juga terdapat beberapa pelaku UMKM yang menjual berbagai jenis suvenir khas Labuan Bajo.

Selain itu juga terdapat kantin-kantin yang menjual makanan dan minuman ringan.

(Editor: Bisnis)

Konten Terkait
  • Kisah Awal Pertemuan Messi dan Lamine Yamal Sebelum Final Piala Dunia 2026
  • Setahun Pakai Denza D9: Ada Catatan Soal Jok Belakang dan Jarak Tempuh
  • Kertajati Didorong Menjadi Pengungkit Ekonomi Kawasan Rebana
  • Kisah Olé Olé, Lagu Perayaan yang Tak Sengaja Bertemu Piala Dunia dan Kini Incar Timnas Indonesia
  • DPR Kawal Kasus Febrie Adriansyah, Minta Polri-Kejagung-TNI Solid
  • Pasar Kendaraan Listrik Diklaim Tumbuh, BYD Tambah Jaringan Diler di Jawa Barat
  • KPK Nyatakan Laporan Amplop Menhut Raja Juli Selesai: Case Closed
  • Ada 2 Juta Keluarga di Jabar Belum Memiliki Rumah, Sekda Jabar: 90.000 ada di Kota Bandung
Konten Rekomendasi
  • Mobil Oleng Tabrak 'Pantat' Truk di Tol Singosari-Surabaya, 5 Orang Tewas
  • Hobi Terasa Ringan, Pekerjaan Berat Dimulai? Penelitian Ungkap Penyebabnya
  • Kapasitas Menyusut 5,3 Juta Meter Kubik, Waduk Gondang Dikeruk demi Irigasi 10.588 Hektare Sawah
  • Jajal BYD M6 DM PHEV di Jalur Tanjakan Jabar, Ini Hasilnya
  • Iran Lanjutkan Pembicaraan dengan Mediator untuk Cegah Eskalasi
  • Tak Hanya Stasiun Besar, Turis Asing Kini Naik Kereta dari Stasiun Kecil