Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Hari Anak Nasional 2026, Kemensos Gelar Tebus Ijazah hingga Khitanan Massa!

Hari Anak Nasional 2026, Kemensos Gelar Tebus Ijazah hingga Khitanan Massa

Waktu: 2026-07-29 17:13:00 Sumber: Meadow Rocket Penulis: Berita Dibaca: 938x

Kementerian Sosial melalui Sentra Terpadu Inten Soeweno Cibinong menggelar bakti sosial terpadu di Kota Bogor, Jawa Barat, dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan layanan sosial, kesehatan, hingga pendidikan bagi masyarakat yang membutuhkan.

Mengusung tema 'Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan', kegiatan ini digelar sebagai bentuk kepedulian Kemensos dalam memberikan layanan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, khususnya kelompok rentan.

Bakti sosial tersebut mencakup berbagai layanan, mulai dari penyaluran bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial , pemeriksaan kesehatan gratis dan edukasi, program tebus ijazah, operasi katarak, hingga khitanan massal. Kegiatan ini menjangkau sekitar 270 Penerima Manfaat dengan total nilai bantuan mencapai Rp549.019.000.

"Bakti Sosial Terpadu merupakan wujud nyata kepedulian negara terhadap masyarakat, khususnya kelompok rentan," kata Sekretaris Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial Kemensos, Hasim dalam keterangannya, Jumat .

Hasim mengatakan Kemensos terus berkomitmen memberikan pelayanan dan pendampingan bagi masyarakat yang membutuhkan. Menurutnya, upaya tersebut tidak hanya dilakukan melalui kegiatan bakti sosial, tetapi juga melalui berbagai program rehabilitasi sosial yang berjalan secara berkelanjutan.

Ia juga mengapresiasi pemerintah daerah serta berbagai pihak yang turut berkolaborasi dalam menyukseskan kegiatan tersebut.

"Sinergi antara Kementerian Sosial, Pemerintah Kota Bogor, fasilitas layanan kesehatan, dan berbagai mitra menjadi kunci dalam menghadirkan layanan sosial dan kesehatan yang bermanfaat bagi masyarakat," ujarnya.

Dalam penyaluran bantuan ATENSI, Kemensos berkolaborasi dengan Dinas Sosial Kota Bogor memberikan bantuan kepada 143 PM. Penerima bantuan tersebut terdiri dari 8 anak, 21 kelompok rentan, 26 korban penyalahgunaan NAPZA, 35 orang dengan HIV, 25 penyandang disabilitas, dan 28 lanjut usia.

Bantuan yang diberikan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing penerima, mulai dari paket nutrisi, perlengkapan kebersihan diri dan kebutuhan medis, hingga alat bantu mobilitas serta kesehatan.

Beberapa bantuan yang disalurkan meliputi 68 paket bantuan nutrisi, 74 paket perlengkapan kebersihan diri dan kebutuhan medis, 28 kursi roda dewasa, alat bantu dengar, tabung oksigen, kaki dan tangan palsu, korset penyangga, tongkat bantu jalan, serta 13 paket bantuan kewirausahaan untuk mendukung kemandirian ekonomi.

Selain penyaluran bantuan, Kemensos juga menghadirkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis dan edukasi melalui program STIS Go to Community kepada 103 PM di LKS PPDI dan LKS Candra Naya.

Layanan tersebut mencakup edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat , edukasi psikososial mengenai pencegahan kekerasan di ranah daring, serta terapi okupasi untuk meningkatkan kemampuan motorik halus.

Pada bidang pendidikan, Kemensos turut melaksanakan program Tebus Ijazah bagi 21 anak lulusan SMP dan SMK. Melalui program tersebut, seluruh tunggakan pendidikan telah dibayarkan sehingga seluruh ijazah berhasil ditebus dan diserahkan kepada masing-masing penerima manfaat.

Program tersebut diharapkan dapat membuka kembali kesempatan anak-anak untuk melanjutkan pendidikan maupun memasuki dunia kerja.

Sementara pada layanan kesehatan, Kemensos melaksanakan operasi katarak. Dari 42 orang yang mengikuti skrining kesehatan, sebanyak 21 orang dinyatakan lolos dan menjalani operasi katarak di Klinik Mata Dokter Hasni Ainun Habibie.

Selain itu, sebanyak 62 anak juga mengikuti layanan khitanan massal yang digelar di Rumah Sunat Estetika.

Seluruh rangkaian kegiatan terlaksana melalui kolaborasi antara Kementerian Sosial, Pemerintah Kota Bogor, Dinas Sosial Kota Bogor, fasilitas layanan kesehatan, serta berbagai mitra.

Melalui sinergi tersebut, Kemensos terus berupaya memperluas akses masyarakat terhadap layanan sosial, kesehatan, dan pendidikan, sekaligus meningkatkan kualitas hidup serta keberfungsian sosial para penerima manfaat.

(Editor: Wisata)

Konten Terkait
  • Gubsu Bobby Penuhi Janji Berkantor di Nias 3 Bulan, Dimulai Rabu Pekan Ini
  • Jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 17 Juli 2026, Berangkat dari Yogyakarta Pagi hingga Malam
  • Di Balik Laporan Ahmadinejad: Pertarungan Narasi Perang Iran
  • Polisi Bongkar Lab Narkoba Karisoprodol di Jaktim, 2 Pemasok Ditangkap
  • Sederet Masalah Ponpes Manjung Wonogiri: Dari Overkapasitas, Kasus Bullying hingga Pendiri Tersangka Pelecehan
  • Fans Argentina Ngamuk Usai Kalah di Final Piala Dunia, Bentrok dengan Polisi
  • Kebakaran TPA Cipayung Depok Padam, Petugas Lakukan Pendinginan
  • SD Negeri Sepi Peminat, Komisi X DPR Minta Tata Ulang Sebaran Sekolah
Konten Rekomendasi
  • Anggota DPR Usul Refocusing MBG: Prioritaskan Balita hingga SMP, Evaluasi Siswa SMA
  • KPK Geledah Rumah Dinas Bupati Sukoharjo dan 5 Lokasi Lainnya
  • Sego Wiwit yang Sulit Dijumpai, Kuliner Khas Yogya dan Simbol Syukur Petani
  • Lamine Yamal Rogoh Ratusan Miliar untuk Rumah Bekas Pique-Shakira
  • Kemendagri Ungkap Perbedaan Pinjaman Sukuk & Obligasi Daerah
  • Balap Liar Kuasai Jalan di Rawamangun Jaktim, Polisi Tingkatkan Patroli