Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Netflix Akuisisi Startup AI Milik Ben Affleck Rp 10,53 Triliun, Sang Aktor Jadi Penasihat Senior!

Netflix Akuisisi Startup AI Milik Ben Affleck Rp 10,53 Triliun, Sang Aktor Jadi Penasihat Senior

Waktu: 2026-07-29 18:11:13 Sumber: Meadow Rocket Penulis: Otomotif Dibaca: 867x

JAKARTA, KOMPAS.com – Netflix mengakuisisi perusahaan rintisan (startup) berbasis kecerdasan buatan (AI) milik aktor Ben Affleck, InterPositive, dengan nilai 587 juta dollar AS atau sekitar Rp 10,53 triliun (asumsi kurs Rp 17.942 per dollar AS).

Mengutip Variety, Jumat (18/7/2026), Netflix mengungkapkan dalam laporan Formulir 10-Q kepada Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat (SEC) bahwa proses akuisisi tersebut telah rampung pada Maret 2026.

InterPositive didirikan Affleck pada 2022 dengan fokus mengembangkan teknologi AI yang dirancang untuk membantu proses produksi film, sembari tetap menempatkan sineas sebagai pusat pengambilan keputusan kreatif.

Teknologi yang dikembangkan perusahaan itu memanfaatkan AI untuk mengolah rekaman harian selama proses syuting sehingga dapat mempercepat tahapan pascaproduksi. Fungsinya mencakup pencampuran gambar, pencahayaan ulang adegan, hingga penambahan efek visual tanpa mengandalkan pembuatan gambar generatif.

"Dari penemuan gambar bergerak hingga transisi ke digital, dari penangkapan gerakan hingga produksi virtual, teknologi telah berevolusi seiring dengan para seniman yang menggunakannya," ujar Affleck.

Sebagai bagian dari kesepakatan, seluruh tim InterPositive yang terdiri dari 16 insinyur, peneliti, dan tenaga kreatif bergabung dengan Netflix. Sementara itu, Ben Affleck akan berperan sebagai penasihat senior perusahaan.

Netflix dan InterPositive menyatakan akuisisi tersebut bertujuan mengembangkan teknologi AI secara bertanggung jawab untuk mendukung proses kreatif para pembuat film, bukan menggantikan mereka.

Co-CEO Netflix Ted Sarandos mengatakan perusahaan telah memanfaatkan AI dalam produksi serial dokumenter The American Experiment. Menurut dia, teknologi tersebut mampu menghasilkan rangkaian gambar dua kali lebih cepat dengan biaya sekitar separuh dibandingkan metode sebelumnya.

Meski demikian, Sarandos menegaskan Netflix tidak berniat menggantikan karya kreatif manusia dengan teknologi AI generatif. Ia menyebut AI diposisikan sebagai alat bantu untuk meningkatkan efisiensi proses produksi, bukan sebagai pengganti para kreator.

(Editor: Bisnis)

Konten Terkait
  • Kandang Ayam Besar di Dekat Perumahan, Bagaimana Aturannya?
  • Demam Piala Dunia 2026, Haaland dan Lionel Kini Jadi Nama Favorit Bayi
  • Diet Bebas Gluten Bikin Berat Badan Matt Damon Turun, Pakar: Bukan Karena Glutennya
  • Amerika Latin Bersatu Dukung Spanyol, Tuding Argentina Anak Emas FIFA
  • KSSK Lapor Kredit Perbankan Tumbuh 11,5 Persen, DPR Soroti Penyaluran ke UMKM
  • Prabowo Buka Kemungkinan Pangkas Anggaran TNI-Polri untuk atasi Kemiskinan
  • Ini Risiko Terburuk jika Komstir Motor Oblak Tak Segera Diperbaiki
  • Demo Tuntut Penurunan Plt Rektor UINSA, Mahasiswa Bakar Ban dan Jas Almamater
Konten Rekomendasi
  • Polisi Tegaskan Usut Tuntas Kasus Bocah Bekasi yang Tewas Dianiaya Ibu Tiri
  • Operasional Kopdes Merah Putih di Kaltara Terkendala Modal, Anggaran Desa Tidak Ada
  • Mendagri Usul Donatur Tiap Calon Kepala Daerah Dibuka ke Publik, Seperti di AS
  • Disdik Blitar Ungkap Alasan SD Negeri Kekurangan Siswa Baru
  • Ketegangan Memuncak, Iran Luncurkan Rudal Balistik ke Pangkalan AS di Saudi
  • Efek Messi, Rekor Baru Industri Taruhan AS