Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Daftar Haji 2027 Diumumkan, ASN Diminta Bangun Komunikasi dengan Calon Jemaah!

Daftar Haji 2027 Diumumkan, ASN Diminta Bangun Komunikasi dengan Calon Jemaah

Waktu: 2026-09-12 19:02:39 Sumber: Meadow Rocket Penulis: Teknologi Dibaca: 297x

Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI telah mengumumkan daftar jemaah haji yang masuk dalam daftar tunggu (waiting list) dan akan berangkat pada musim haji 1448 Hijriah atau 2027 Masehi.

"Ini jemaah sudah kita umumkan. Sudah diumumkan semua, Bu. Yang waiting list yang akan berangkat 2027 kita umumkan," kata Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak, di Asrama Haji Kelas I Surabaya, dikutip dari siaran pers, Senin (20/7/2026).

Dahnil menuturkan, pengumuman daftar nama jemaah haji tahun 2027 sengaja dilakukan jauh-jauh hari untuk memberikan ruang waktu yang cukup panjang, baik bagi jemaah maupun tim internal Kemenhaj.

Oleh sebab itu, ia menginstruksikan kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) mulai dari tingkat Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil), petugas haji, hingga seluruh pihak yang terlibat dalam pengurusan haji untuk membangun kedekatan (engagement) dan komunikasi yang intens dengan jemaah haji.

"Pertama yang harus dipersiapkan itu adalah Bapak dan Ibu semuanya itu harus punya engagement yang kuat dengan jemaah. Itu yang ingin kita bangun. Mulai dari ASN, Kakanwil, nanti petugas haji, semua yang mengurus haji itu harus punya engagement yang kuat dengan jemaah," ujar dia.

Dahnil mengingatkan, Kemenhaj bukan sekadar bertindak sebagai agensi perjalanan (travel agent) atau Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) yang sekadar mengumpulkan orang lalu memberangkatkannya.

"Kemenhaj adalah institusi negara yang dibentuk oleh Presiden Prabowo Subianto yang mengemban amanah besar untuk membina, mengawal, dan memastikan transformasi nilai-nilai mulia terjadi selama proses ibadah haji berlangsung," tutur dia.

Wamenhaj meminta anak buahnya tidak hanya sekadar memberi pelayanan saja, tetapi harus mempunyai transformasi nilai.

"Nilai kebangsaan, nilai moral, nilai peradaban, nilai keadaban, yang kemudian kita rumuskan melalui 'Tri Sukses' itu: Sukses Ritual, Sukses Ekonomi, dan Sukses Peradaban dan Keadaban," kata dia.

(Editor: Kesehatan)

Konten Terkait
  • Kejagung Pastikan Telusuri Info Komisi III soal Bunker di Kasus Febrie
  • Unik, Mi Instan di Jepang Ini Bisa Dimasak Pakai Air Dingin
  • Memaki dan "Berdoa"
  • GOR Pondok Bambu Jaktim Gelar Nobar Final Piala Dunia 2026 Gratis, Sedia Makan hingga Hadiah Jersey
  • Kemensos-Bank Mandiri Dorong Pemberdayaan UMKM Desa Karanganyar Borobudur
  • Alami Disfungsi Saluran Eustachius, IU Batalkan Konser dan Rilis Album
  • Terima Ancaman dan Doxing Usai Komentari Mutasi Pegawai Kementerian PU, Dosen UGM Kirim Somasi
  • Mengelola Kenaikan Berat Badan akibat Efek Samping Obat Gangguan Mental 
Konten Rekomendasi
  • Pierluigi Collina Ungkap Sulitnya Pilih Wasit dan Jawab Kontroversi VAR
  • 16 Pasar Tradisional Surabaya Direvitalisasi, Anggaran Rp 20 Miliar
  • Legislator PDI-P: Cara Pelaksanaan MBG Terbaik adalah Pakai Dapur Sekolah
  • Pengalaman Dedi Kurniawan Kuliah Kedokteran Gigi di Jerman: Buku Gratis, Rp 7 Juta per Semester
  • Xi Jinping Tantang Dominasi AS, Ingin China Pimpin Tata Kelola AI Global
  • Kronologi Dugaan Pelecehan Seksual di Unesa, Korban Bertambah Jadi 26 Orang