Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Perkuat Pasar Bullion dan Industri Emas, Pemerintah Bentuk IBMA!

Perkuat Pasar Bullion dan Industri Emas, Pemerintah Bentuk IBMA

Waktu: 2026-09-12 18:59:02 Sumber: Meadow Rocket Penulis: Pendidikan Dibaca: 650x

"Kalau ekosistemnya kuat dan seluruh pelaku industri bisa bergerak bersama, nilai tambah yang dihasilkan sektor emas akan jauh lebih besar,” kata Dony dalam keterangannya, Jumat (17/7/2026).

“Ini bukan hanya soal perdagangan emas, tetapi bagaimana komoditas ini dapat menjadi salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi nasional," lanjut Dony.

Sejak layanan Bullion Bank diluncurkan, perkembangan industri emas nasional menunjukkan tren positif.

Hingga saat ini, Pegadaian telah mengelola sekitar 153 ton emas, sementara BSI mengelola sekitar 24 ton emas.

Peningkatan tersebut mencerminkan semakin tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan bullion sekaligus memperlihatkan besarnya potensi emas sebagai instrumen investasi dan sumber pertumbuhan ekonomi.

Pertumbuhan tersebut dinilai perlu diimbangi dengan tata kelola yang lebih kuat.

Karena itu, pembentukan IBMA diarahkan untuk menyusun standar industri, mempererat sinergi antarpelaku usaha, serta menciptakan pasar bullion yang lebih efisien dan berkelanjutan.

Dalam pertemuan tersebut, Dony bersama Pegadaian dan BSI membahas berbagai langkah strategis guna mempercepat pembentukan IBMA, termasuk penguatan tata kelola, standardisasi industri, dan kolaborasi antarlembaga yang terlibat dalam ekosistem emas nasional.

Pemerintah berharap sinergi antara BP BUMN, Danantara, Pegadaian, dan BSI mampu mempercepat hilirisasi industri emas, memperluas inovasi produk dan layanan berbasis emas, serta mengoptimalkan pemanfaatan aset emas nasional.

"Pembentukan IBMA diharapkan menjadi fondasi bagi pengembangan pasar bullion yang lebih modern, terintegrasi, dan kompetitif sehingga mampu memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pusat perdagangan bullion di kawasan Asia Tenggara," kata Dony.

Dia mengatakan, melalui sinergi BP BUMN, Danantara, Pegadaian, dan BSI, pembentukan IBMA diharapkan dapat mempercepat hilirisasi emas, memperluas pengembangan produk dan layanan berbasis emas, meningkatkan produktivitas aset emas nasional, serta memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pusat pasar bullion di Asia Tenggara.

“Ini menjadi bagian dari upaya pemerintah membangun industri emas yang semakin modern, inklusif, dan mampu memberikan manfaat yang lebih besar bagi perekonomian nasional,” tegas dia.

(Editor: Bisnis)

Konten Terkait
  • RUU Daerah Kepulauan Bakal Koreksi Pembangunan Berorientasi Daratan
  • Hamparan Sabana di Labuan Bajo Terbakar, Api Menyebar Capai 100 Hektar
  • Prabowo Perintahkan Gubernur Awasi Dapur MBG karena Banyak 'Penyusup', Bobby Nasution: Sangat Wajar
  • Pemprov Jabar Integrasikan Sekolah Maung dengan Dunia Industri
  • Menilik Maraknya Rasuah di Daerah
  • Dana Asing hingga MSCI Jadi Penentu Arah IHSG di Semester II-2026
  • Investasi Hilirisasi Tembus Rp 300,1 Triliun di Semester I 2026
  • Bangun Infrastruktur Digital, Emiten Hashim Adik Prabowo (WIFI) Dapat Pengakuan Global
Konten Rekomendasi
  • Penetapan Tersangka Febrie Adriansyah, Perlukah Izin Presiden? Ini Kata Pakar
  • Pasca-ledakan Gudang Amunisi Madiun, RSUD Caruban Dijaga Ketat dan Akses Publik Dibatasi
  • Prabowo Beri Waktu BGN Benahi Tata Kelola MBG dalam 1 Bulan
  • Hamparan Sabana di Labuan Bajo Terbakar, Api Menyebar Capai 100 Hektar
  • Viral Stadion Pakansari Penuh Asap dan Bising Knalpot, Ini Penyebabnya
  • FIFA Jual Rumput Lapangan Final Piala Dunia 2026, mulai Rp 8 Juta