Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Melihat Perjuangan Guru di Sukabumi, Lintasi Sungai Pakai Perahu Karet akibat Jembatan Putus!

Melihat Perjuangan Guru di Sukabumi, Lintasi Sungai Pakai Perahu Karet akibat Jembatan Putus

Waktu: 2026-09-12 19:03:34 Sumber: Meadow Rocket Penulis: Bisnis Dibaca: 610x

Guru dan murid di Sukabumi masih berjuang dengan susah payah untuk bisa sampai ke sekolah karena keterbatasan akses infrastruktur.

Sungai Cimandiri yang memiliki lebar sekitar 50 meter menjadi saksi bagaimana murid dan guru lalu lalang nyaris setiap hari menggunakan perahu karet demi sampai ke sekolah dan melaksanakan kewajibannya.

Jembatan tersebut merupakan akses penghubung wilayah Kecamatan Jampang Tengah dan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Herlina (46 tahun), guru di SDN Leuwidinding, mengaku bahwa ia bersama dengan beberapa rekan guru sudah sejak Desember 2025 lalu terpaksa melintas sungai menggunakan perahu karet untuk mencapai sekolah.

"Desember waktu libur itu infonya jembatan ini putus, setiap hari kami lewat sini karena ini akses jalan yang paling dekat," kata Herlina saat ditemui Kompas.com seusai ia melintas menggunakan perahu karet, Rabu (15/7/2026) siang.

Herlina melanjutkan, akses jembatan yang terputus itu merupakan jalan terdekat dirinya menuju ke sekolah.

Sebab, menurut Herlina, jika harus mengambil arah jalan lain, sangat jauh dan harus membayar ojek puluhan ribu.

"Kalau lewat pabrik semen juga bisa, tapi sangat jauh memutar dulu dan kalau naik ojek itu bayarnya Rp 60.000," ucap Herlina.

Herlina mengungkapkan bahwa saat melintas perahu karet tersebut dirinya selalu waswas dengan volume air sungai sebab jika dalam kondisi hujan, terkadang air sungai meluap.

Herlina juga berharap agar ada segera solusi pasti atas jembatan yang putus tersebut.

"Kalau untuk sekarang kan kemarau, jadi enggak terlalu khawatir, tapi kalau nanti musim hujan airnya meluap, ya jadi kami enggak bisa menyeberang dan khawatir naik airnya kalau ada hujan, itu khawatir enggak bisa lewat terpaksa memutar," tutur Herlina.

(Editor: Kesehatan)

Konten Terkait
  • Perdagangan Karbon Berpotensi Jadi Klaster Kejahatan Baru Sektor Kehutanan
  • Profil Timnas Argentina Jelang Final Piala Dunia 2026 Lawan Spanyol
  • Hotman: Febrie Tak Tahu Ada Renovasi untuk Tempat Uang di Rumah Sentul
  • Dinilai Lalai, Sopir Truk Galon Jadi Tersangka Kecelakaan yang Tewaskan 4 Orang di Sibolangit
  • Di Balik Gugurnya Serda Hengki, Kakak Kenang Cita-cita Jadi Tentara Sejak SMA
  • Taylor Swift dan Coldplay Pernah Konser di MetLife Stadium, Venue Final Piala Dunia
  • Promo Superindo Periode 17-19 Juli 2026, Telur Harga Spesial Mulai Rp 26.000
  • Cara Mengenali Emosi yang Sedang Dirasakan, Menurut Psikolog
Konten Rekomendasi
  • Statistik Inggris di Piala Dunia 2026: Ukir Sejarah Meski Tak Juara
  • Alasan Presiden UEFA Boikot Final Piala Dunia 2026
  • Bug yang Ditemukan Bocah SD Boyolali di Sistem NASA Bisa Jadi Celah Penipuan, Begini Penjelasannya
  • Kasus Dugaan Teror di Rumah Dinas Wabup Deli Serdang, Hasil Labfor Diumumkan Senin
  • 5 Berita Terpopuler Internasional Hari Ini
  • Diduga Gondol Motor Trail Honda CRF, Pria di Mamuju Kabur ke Hutan dan Tinggalkan Kendaraan Curian